Love Exchange

Love Exchange
Episode 24 : Pangeran Kesatria dan Pita Merah


__ADS_3

Alkisah…


Pada suatu hari hiduplah seorang kesatria gagah berani. Selain seorang kesatria, ia juga adalah pangeran dari kerajaan Ensnard di sebuah pulau besar bernama Athesia. Sang kesatria ini bernama Pangeran Aglen Valterous. Sejak kecil sang pangeran sudah dididik untuk menjadi pemimpin perang pada masanya. Kini sang pangeran telah berumur dua puluh lima tahun, ia pun dinobatkan sebagai raja oleh ayahnya yang saat itu telah sakit parah.


“Kau akan meneruskan takhtaku ini, Nak.” desis ayahnya terbata-bata menahan rasa sakit. Sang pangeran yang amat sedih seakan-akan belum menerima ayahnya yang akan pergi.


“Tidak, Ayah. Bertahanlah! Sekarang belum waktunya!” teriaknya meneteskan air mata, tetapi ayahnya justru tersenyum kepada sang pangeran.


“Ayah ada satu permintaan, apa kau ingin mengabulkannya?” ujarnya.


“A—Apa pun akan ku lakukan demi Ayah.” balas sang pangeran.


“Ayah ingin melihat ratu yang akan mendampingimu, Nak.” pinta ayahnya. Namun, sang pangeran belum memiliki seorang istri karena ia terlalu sibuk berada di wilayah peperangan. Lantas sang pangeran dengan penuh rasa menyesal menggeleng-gelengkan kepalanya.

__ADS_1


“Tidak mungkin, Ayah. Kita sedang berperang.” ucap sang pangeran. Kemudian ayahnya tertidur tak sadarkan diri.


“Ayah? Ayah!”


Pada suatu ketika, sang pangeran dan prajurit-prajuritnya akan berperang dengan kerajaan Lunaris di perbatasan. Tetapi tiba-tiba ia melihat seorang perempuan cantik dengan pita  merah di kepalanya berada di tengah-tengah wilayah peperangan.


“Hey! Pergi dari sini! Kalau tidak kau bisa mati.” teriak sang pangeran mengingatkan wanita tersebut dengan keras.


“Tidak! Aku tidak akan pergi sebelum kalian berdamai satu sama lain!” lontar perempuan tersebut melirih sedih.


“Aku sudah cukup melihat banyak kematian dari orang-orang tak berdosa karena keegoisan kalian!” jelas perempuan tersebut. “Apa kau sudah gila? Inilah yang disebut dengan peperangan.” kata sang pangeran.


“Jika kalian tidak menghentikan perang, perang yang akan menghentikan kalian!” kata wanita tersebut seraya menatap tajam kepada sang pangeran.

__ADS_1


Pangeran pun tampak bingung dengan perkataan perempuan tersebut. Namun, tak peduli apa kata perempuan tersebut, perang pun terjadi antara dua kerajaan yang tengah memperebutkan wilayah kekuasaan. Akan tetapi, sang pangeran tak biasanya seperti ini ketika perang sedang berlangsung. Sang pangeran terbayang akan wajah cantik perempuan yang muncul di hadapannya.


Karena sang pangeran tak fokus menghadapi perang, ia pun terkena sabetan pedang dari lawannya, sehingga membuat sang pangeran tak berdaya. Namun, seorang prajurit menyelamatkan sang pangeran ketika ia akan tertusuk oleh pedang lawan.


“Pangeran! Cepat pergi dari sini!” teriak salah satu prajurit yang menyelamatkan sang pangeran, lalu prajurit tersebut tewas tertusuk pedang di dadanya. Seketika itu, pangeran pun melarikan diri untuk mengobati lukanya yang terkena sabetan pedang tersebut. Ketika sang pangeran berlari, ia terjatuh dari bukit terjal dan akhirnya sang pangeran terperosok menuju sungai tak sadarkan diri.


Tiga hari kemudian, sang pangeran sudah sadarkan diri. Namun, sang pangeran tampak bingung ketika ia berada di tempat yang asing baginya. Tak ada seorang pun yang ada di tempat tersebut, tapi ia berpikir bagaimana bisa ia berada di tempat tersebut kalau seseorang tidak membawanya.


“Di mana aku sekarang?” tanya batinnya keheranan. Kemudian ia melihat sekeliling dan tampak kayu reyot yang bisa saja saat itu juga roboh menimpah dirinya.


Lantas sang pangeran bangkit dari tempat tidur tersebut, namun lukanya tak mengizinkan ia untuk beranjak. Sang pangeran semakin bingung, karena tiba-tiba lukanya tertempel dedaunan obat yang diikat dengan pita berwarna merah. Seketika ia teringat dengan pita merah yang penah dilihatnya.


“Sepertinya aku pernah melihat seseorang mengenakan pita ini. Tapi siapa?”

__ADS_1


Bersambung~


Sekiranya jika cerita ini seru dan menarik, mohon berkenan untuk setia mendukung dan sebar luaskan ke pembaca lainnya :)


__ADS_2