Love Exchange

Love Exchange
Episode 27 : Lepas Alkisah


__ADS_3

Sorak-sorai dan siul pujian mengemparkan satu teater. Tepuk tangan mengiringi salam terakhir kami kepada penonton. Dengan bangga dan senang kami kembali ke belakang panggung. Sementara itu Milard dan dua kecoak terpukau dengan penampilan kami.


“Luar biasa. Aku tidak menyangkanya!” lontar Freda senang.


“Tidak kusangka alien ini bisa melakukan apa saja.” tutur Hart terperangah. Sedangkan Milard tidak dapat mengungkapkan kata-kata.


Aku dan lainnya berada di ruang peserta merapihkan segala sesuatu yang telah digunakan tadi. Saat itu juga Emery datang menghampiriku dengan wajahnya yang sangat senang.


“Terima kasih banyak, Adelard.” tutur Emery pelan sambil tersenyum berseri-seri. “Maaf kalau aku tadi ada kesalahan.” balasku kepadanya. “Tidak apa-apa, justru malah lebih bagus.” cakapnya. “Aku menyukainya.” Namun suara menggaung keras di dalam ruangan sehingga aku tidak mendengar jelas ucapannya barusan.


“Tunggu, tunggu. Apa yang ia katakan barusan? Suka? Suka apa? Siapa?” Aku menjadi salah tingkah akibat salah tangkap dari perkataannya. Emery yang melihatku menjadi kebingungan atas apa yang sedang ku lakukan. Dengan rasa gelisah ia bertanya kepadaku.


“Kau tidak apa-apa?” tanya Emery khawatir.


“Ti—Tidak apa-apa.” jawabku gugup. “Syukurlah jika kau suka.” imbuhku kepadanya. Wajahnya kembali memerah dan salah tingkah sepertiku. Aku hanya bisa tersenyum melihatnya.


Kemudian kami membereskan perlengkapan dan property, lalu menyaksikan pertunjukkan selanjutnya sembari menunggu waktu pengumuman pemenang lomba tiba. Kami juga terkesan dengan penampilan dari masing-masing tim. Tak jarang juga kami terbawa suasana sehingga rasa senang, sedih, lucu, dan sebagainya bergulir satu  demi satu.

__ADS_1


Suatu ketika Emery tidak tahan menahan tangis dan akhirnya mengucurkan air mata. Aku dengan sigap memberikannya tisu, tetapi Emery langsung memalingkan wajahnya dariku. Lantas aku heran sekaligus khawatir terhadap dirinya.


“Ada sesuatu yang salah?” tanyaku.


“T—Tidak! Aku tidak apa-apa.” sahutnya tersedu-sedu kelabakan. Aku yang tidak mengerti kemudian menyaksikan kembali pertunjukkan tersebut.


Setelah semua pertujukkan selesai akhirnya inilah waktu yang dinanti-nantikan. Situasi menjadi lebih tegang dari sebelumnya. Tidak ada tanda-tanda untuk kemenangan kami, karena semua pertunjukkan sama hebatnya dengan pertunjukkan kami. Pembacaan pemenang dibacakan dari peringkat terbawah. Jantungku semakin berdegup kencang ketika tinggal dua urutan teratas yang tersisa.


“Semoga kita juara satu.” ucap salah satu anggota kami. Kami hanya bisa berdoa sambil menggenggap tangan satu sama lain. Pembawa acara itu pun melanjutkan bacaan pemenangnya.


“SMA Rhyodena! Dengan demikian juara pertamanya ialah SMA Snitheria!”


Saat itu suasana menjadi sangat riuh akan tepuk tangan dan sorak-sorai. Aku menjadi terharu bahagia mendengarnya. Kami pun saling berpelukan. Lalu Emery bersorak senang.


“Klub drama SMA Snitheria. Hip-hip—”


“Hore!” cetus kami serentak dengan keras.

__ADS_1


Sementara itu Freda, Hart, dan Milard berjalan ke stasiun kembali untuk pulang. Selama melangkahkan kaki mereka membahas kemenanganku. Suara pembicaraan orang-orang terdengar oleh mereka dengan jelas.


“Orang-orang membahas sang pangeran.” ucap Freda terkesan.


“Pangeran Alien?” celetuk Hart lagi-lagi menyindirku tanpa sepengetahuanku.


“Kau masih saja menjelekkan orang lain. Kau iri, ya?” tutur Milard sedikit jengkel kepada Hart.


“Tenanglah… Itu panggilanku kepadanya.” jawab Hart cengengesan. Milard hanya dapat menghela napas atas perkataan Hart itu.


Langit jingga dan mentari merah menjadi penutup hari yang besar ini. Sore ini diwarnai dengan rasa bahagia oleh semua orang-orang. Aku pun teringat akan kewajibanku yang sebenarnya.


“Esok akan ku gunakan waktu sebaik mungkin untuk olimpiade.” gumamku dalam hati dengan semangat yang membara.


Bersambung~


Sekiranya jika cerita ini seru dan menarik, mohon berkenan untuk setia mendukung dan sebar luaskan ke pembaca lainnya :)

__ADS_1


__ADS_2