
Kami berempat hanya bisa terdiam tanpa kata sambil menatap Pria itu. Tapi, Pria itu tiba-tiba berbalik dan membelakangi kedua makam itu. "Aku tidak akan bercerita di depan makamnya, kita harus mencari tempat yang tidak akan didatangi oleh Tuan kalian."
"Kita bisa berbincang di salah satu kamar kami, Tuan. Karna, Tuan Marcel tidak mungkin masuk ke kamar kami jika hanya untuk mencari kami. Ia selalu memanggil kami melalui telpon," timpal Vernon.
"Terserah! kamar siapapun itu, yang penting hal ini harus segera kita selesaikan," ucap Pria itu.
"Baiklah, akan saya antar ke kamar saya. Kita bisa berbincang disana, dan menyuruh pelayan untuk menjaganya di depan kamar saya, mari," cetus ku.
Kami pun melangkah keluar dari ruangan itu dan kembali melewati lorong yang tadi kita lewati. Selama perjalanan, aku yakin, bukan hanya aku yang bertanya-tanya mengenai apa yang dikatakan oleh Tuan Grissham. Memang aneh, karna Pria yang tidak pernah melangkahkan kakinya keluar dari perdesaan yang Ia beli untuk bersembunyi dengan keluarganya. Tiba-tiba saja datang dengan menggunakan pakaian biasa dan tanpa membawa apapun ditangannya, dan entah bagaimana perjalanan yang Ia tempuh selama menuju kemari.
Setelah sampai, aku langsung mempersilahkan mereka berempat untuk duduk dan tak lupa untuk menyuruh pelayan menyiapkan teh dan berapa cemilan untuk disajikan.
Saat aku baru saja duduk, Andre sudah melontarkan pertanyaan kepada Tuan Grissham. "Masalah besar apa yang anda maksud, Tuan?"
"Seperti yang kalian tau, aku adalah orang yang mengatur kestabilan Dunia, dan aku selalu tau siapa yang berniat menghancurkan kestabilan itu tanpa perintah dari ku," ucapnya yang masih membuat ku bingung.
"Maksud anda? ada seseorang bergerak di luar lingkaran yang anda buat?" tanya Andre.
"Ya... ada salah satu pemimpin Mafia yang keluar dari lingkaran yang telah ku buat."
Mendengar jawabannya, aku benar-benar sangat terkejut, begitupun dengan yang lainnya. "Mafia? pemimpin Mafia? bagaimana bisa salah satu pemimpin Mafia berani bergerak tanpa sepengetahuan Tuan Marcel!?" tanyaku.
"Benar, Tuan. Para pemimpin Mafia sudah menandatangi surat kuasa yang saya buat, dan mereka juga sudah melakukan sumpah untuk selalu bergerak dibawah kaki Tuan Marcel. Sangat mustahil untuk mereka bergerak tanpa sepengetahuan Tuan Marcel," timpal Andre.
__ADS_1
"Bukan sangat mustahil, lebih tepatnya hanya 78% untuk bergerak dibawah Tuan kalian. dan lagi, kalian taukan. Mafia selalu bergerak sesuka hati mereka, tanpa mengingat sumpah yang terikat dengan mereka."
"Tapi, Tuan. Walaupun hanya 78%, tanda-tanda pergerakan mereka pasti selalu diketahui oleh Jordan dan para bawahan Pribadi Tuan Marcel. Walaupun itu hanya sebuah pemberontakan kecil, pasti kami akan segera tau akan hal itu," cetus Agnella.
*Benar, Mafia Itali yang dipimpin oleh Tuan Marcel, tidak mungkin melakukan kesalahan dalam informasi sekecil apapun itu,* batin ku.
"Bodoh! coba pikirkan, pemimpin Mafia mana yang setara dengan Tuan kalian?" Mendengar perkataan Pria itu, kami berempat langsung menengok dan menatap satu sama lain.
"Sampai saat ini, ada 2 pemimpin yang kekuatannya setara dengan Tuan Marcl. Tapi, tentu saja Tuan Marcel yang lebih berkuasa dari mereka," jawab ku.
"Aku bukan bertanya siapa yang lebih berkuasa, aku bertanya siapa pemimpin Mafia yang setara dengan Tuan kalian."
"Ada dua pemimpin, salah satunya adalah pemimpin Mafia Taiwan dari keluarga Lin. dan satu lagi..." Agnella yang tiba-tiba berhenti berbicara, entah apa yang sedang ada dalam pikirannya. Tapi, Andre langsung menyutinya. "Yang kedua adalah, pemimpin Mafia Amerika dari keluarga Henry."
"Benar, salah satu merekalah orang yang sudah berani keluar dari lingkaran milikku!" ucap Tuan Grissham.
"Anda ingin kemana, Tuan?" tanya ku bingung.
"Aku butuh ruangan untukku beristirahat, apa ada ruangan kosong untukku?"
"Tentu saja ada, Tuan. Mari saya anda," ajak Vernon. Mereka berdua pun melangkah pergi dan keluar dari kamar ku, dan sekarang hanya tinggal aku dan sepasang suami istri di samping ku.
Aku menengok kearah mereka dan bertanya. "Apa kalian memikirkan hal yang sama seperti ku?"
__ADS_1
"Jangan bilang kau mencurigai Keluarga Tuan Henry?" tuduhnya.
"Tidak! aku mana mungkin mencurigai keluarga Henry. Ada Mark yang sekarang menjadi calon menantunya, dan lagi. Hubungan Bella dan Nyonya sangat baik, tidak mungkin Bella mengkhianati temannya sendiri," elak ku.
"Tapi, jika bukan keluarga Henry, lalu siapa? keluarga Lin?" cetus Andre.
Aku dan Agnella tak bisa berkata apapun, karna tidak satupun dari kedua keluarga itu pantas untuk di curigai. Satu sisi keluarga Lin yang tergolong sangat setia pada pemimpin yang lebih berkuasa (Tuan Marcel), dan satu sisi keluarga yang memiliki hubungan pertemanan dengan calon penerus keluarga dan juga pernikahan dengan bawahan Pribadi Tuan Marcel.
Kami bertiga hanya bisa menghela nafas panjang, lalu bersender di sandaran sofa.
"Ini tugas mu, Jordan. Aku bukan bagian dari penyelidikan ini, tapi kenapa aku juga yang merasa lelah dengan masalah ini?" ucap Agnella.
"Walaupun tugas mu hanya membantu Nyonya, tapi yang tau mengenai Tuan Grissham kita berempat. Jadi, kita harus menyelesaikan tugas ini bersama-sama tanpa terkecuali," balas ku.
"Padahal, aku pikir aku bisa beristirahat panjang setelah kembali dari tugas pribadi yang diberikan Tuan. Tapi ternyata, haah~" keluh Andre.
"Aku benar-benar berharap, masalah ini bisa terselesaikan dengan baik dan cepat. dan aku berharap, masalah ini bukanlah masalah besar, seperti yang dipikirkan Tuan Grissham." saat mengatakan itu, Andre dan Agnella tiba-tiba menengok kearah ku dengan wajah yang heran.
"Ya, ya, ya.... aku tau masalah ini, masalah besar. Jangan memandang ku seolah-olah aku bodoh, dong~" keluh ku.
"Ya, kau memang bodoh~" ejek Andre.
BERSAMBUNG
__ADS_1
*Ada yang bisa nebak siapa dibalik masalah besar ini? apa Keluarga Lin yang tidak pernah muncul dalam cerita ini, atau keluarga Henry yang sudah berkali-kali muncul dengan Bella sebagai perwakilannya?
Jawab di kolom komentar ⬇️*