Mafia Boy Secret

Mafia Boy Secret
S2. Mengetahui Yang Sebenarnya


__ADS_3

Jordan dan Andre pun datang bersama dengan Resepsionis yang membantu Marcel tadi. Marcel yang melihat kedua Pria itu berlari kearahnya, Ia langsung menghampiri Pria itu, dan bertanya. "Kenapa lama sekali!!?"


"Maaf, Tuan. Kami terlebih dulu mengurusi para bawahan Anda dan kendaraan yang masih terparkir di tengah jalan," jawab Jordan.


"Dimana Nyonya, Tuan? dan dimana Vernon, Hendra, dan Agnella?" cetus Andre.


Marcel tak menjawab pertanyaan Andre, Ia hanya menatap kearah ruang operasi yang masih tertutup rapat itu. Tapi, karna Andre mengkhawatirkan Istirnya. Ia sekali lagi bertanya dimana keberadaan Agnella sekarang.


"Maaf jika saya lancang, sekarang Nyonya Agnella sedang berada di ruang ICU," timpal sang resepsionis.


Mendengar itu, Andre langsung menengok dan menatap wanita itu dengan raut wajah yang sangat terkejut.


"Sekarang dimana dia!!? antarkan aku kesana sekarang!!?" geram Andre yang mencengkram kedua bahu wanita itu dengan kuat.


"Andre!! kau akan melukainya! tenanglah!!" Jordan berusaha menarik Andre agar Ia melepaskan wanita itu yang terlihat kesakitan dengan cengkraman Andre.


Tapi Andre sangat kuat, Jordan sampai tak kuasa untuk menariknya. Marcel yang melihat itu, Ia langsung berkata. "Andre, lepaskan wanita itu."


Mendengar perkataan Marcel, Andre tentu saja tak mengabaikannya. Ia langsung menengok kearah Marcel dan menatap Tuannya dengan mata yang berkaca-kaca.


Marcel mendekati Andre dan menariknya ke dalam pelukannya, lalu berkata. "Tidak apa, Nella pasti baik-baik saja. Dia wanita yang sangat kuat, sama seperti mu." sambil mengelus punggung Andre.

__ADS_1


Tanpa Marcel sadari, kata-katanya itu malah membuat Andre menangis. Ia yang mendengar jelas suara Isak tangisan Andre, Ia hanya bisa diam dan terus mengelus punggung Andre.


Setelah cukup lama menangis, Andre pun melepaskan pelukan Marcel dan menghapus air matanya dengan sapu tangan, lalu mengatakan. "Aku akan membunuh orang itu!!"


"Bagaimana kita akan membunuhnya jika kita saja tidak tau siapa di balik penyerangan ini, dan lagi kita tidak bisa mendapatkan informasi pada orang yang belum sadar," ucap Jordan.


*Apa aku memberitahu mereka saja?* batin Marcel.


"Sebenarnya, aku mencurigai seseorang," cetus Marcel yang membuat Andre dan Jordan sontak menatapnya.


"Siapa, Tuan?" tanya kedua Pria itu.


"Tadi dokter yang mengoperasi Carmelia mengatakan, kalau ada luka goresan di lengan kiri Carmelia, dan goresan itu tertulis nama Bryan."


"Tapi, Tuan. Mana mungkin seorang pembunuh meninggalkan jejak dengan sengaja, dan lagi—"


"Tidak, goresan itu bukan di buat oleh pembunuh," potong Marcel.


"Maksud anda?" tanya Jordan.


"Luka goresan itu di buat oleh Carmelia sendiri, walaupun belum pasti. Tapi jika di lihat dari sifat Carmelia, pasti Ia berani melakukan apapun agar kita bisa menemukan seseorang yang menyerangnya."

__ADS_1


"Tapi, Tuan. Kita tidak bisa asal mencurigai seseorang, karna yang kita curiga itu adalah bawahan pribadi pemimpin Taiwan—" perkataan Jordan tiba-tiba terpotong karna Andre yang menyenggol lengannya.


"Apa maksud mu!!? Bawahan pribadi keluarga Lin? bagaimana bisa? kenapa aku tidak pernah melihatnya!!?" sahut Marcel.


*A-aku akan mati di tangan Tuan Grissham sekarang,* batin Jordan.


*Dasar bodoh! bisa-bisa dia asal bicara!* batin Andre.


"Hei!! jawab!! kenapa kalian diam saja!!?" geram Marcel.


"Tu-tuan, maafkan kami. Sebenarnya kami sudah pernah berurusan dengan Bryan, tapi itu sudah berlalu beberapa bulan yang lalu."


"Apalagi ini!!? apa kalian sekarang sedang bercanda!!? kalau iya, ini benar-benar tidak lucu!!"


"Saya akan menjelaskannya, Tuan. Tapi tolong, jangan menghukum kami karna telah merahasian masalah ini dari anda," timpal Andre.


"Baiklah, aku berjanji. Sekarang jelaskan semuanya."


Sebelum mereka berdua menjelaskannya, mereka lebih dulu mengajak Marcel untuk duduk di kursi yang ada di depan ruang operasi itu, dan menyuruh resepsionis itu untuk pergi. Lalu mereka pun mulai menjelaskan semuanya, mulai dari alasan Grissham datang dan juga memberitahukan siapa sebenarnya Grissham, sampai hingga mereka menyelesaikan misi untuk menggagalkan misi Bryan.


"Jadi selama ini kalian menyembunyikan hal besar ini dari ku? Haah... benar-benar menyebalkan!" ucap Marcel setelah mendengar penjelasan kedua Pria itu.

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2