Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
104. BUKTI DAN KEBENARAN


__ADS_3

Degg


Bu Hartatik terkejut nendengar ucapan seseorang ingin sanggup membayar uang 300 juta dan akan melaporkan balik ke pihak kepolisian. Bu Hartatik yang masih tidak kenal dengan seseorang itu langsung menegurnya.


"Hei, siapa kamu? jangan coba coba melawan saya," jawab Bu Hartatik


"Untuk tahu siapa saya, coba Ibu bertanya pada anak Ibu," saut orang itu


Bu Hartatik langsung menatap Zaka kemudian bertanya identitas pria yang barusan mengancamnya.


"Zaka, siapa orang itu? dia mengancam keluarga kita," ucap Bu Hartatik


Zaka melihat seseorang yang barusan megancamnya adalah tamu penting pesta pertunanganya. Tamu penting itu adalah Galih seorang pengusaha muda yang namanya melejit di dunia bisnis. Sebenarnya Zaka tidak mengenal dekat Galih, dirinya mengetahui seseorang itu Galih karena cerita dari teman temanya.


Tapi walaupun Zaka mengetahui identitas Galih, Zaka berusaha menutupinya dari Ibunya. Karena Zaka tahu sepertinya memang Galih tidak menyukainya.


"Aku tidak tahu Bu," jawab Zaka


Bu Hartatik kembali menyorot tatapanya kearah Galih. Dengan rasa percaya diri Bu Hartatik menantang Galih.


"Anak saya Zaka tidak mengenal anda.barusan anda bilang bersedia kan bayar 300 juta ke saya? saya tidak mau tahu bayar uang 300 juta sekarang juga," ucap Bu Hartatik


"Bahkan permintaan mendadak anda itu dengan sekejab aku akan kabulkan. sekarang bawa cek ini tulis nominal uang yang anda inginkan," jawab Galih


Bu Hartatik melongo melihat cek yang diberikan Galih. Cek yang dipegangya asli dan tidak palsu. Bu Hartatik semakin penasaran dengan identitas Galih kembali menanyainya.

__ADS_1


"Siapa sebenarnya dirimu? mengapa kamu menganggu acara pesta pertunangan anak saya?" tanya Bu Hartatik


"Tidak penting Ibu tahu siapa saya. yang jelas disini saya membantu teman saya yang memperjuangkan cintanya kepada istrinya." jawab Galih


"Maksudmu si preman brandalan itu?" tanya Bu Hartatik


"Jaga bicara anda," jawab Galih


"Mengapa? apa kamu kaget mengetahui temanmu itu adalah ternyata preman brandalan?," tanya Bu Haratatik


"Saya tahu itu buat apa saya kaget. justru sekarang ibu akan kaget dengan fakta fakta yang kami berikan," jawab Galih


"Fakta apa maksudmu?" tanya Bu Hartatik


Bu Hartatik semakin geram dengan Galih saat pertanyaanya terus dilemparkan. Bu Hartatik tidak peduli dengan ucapan Galih yang menurutnya ngelantur. Justru Bu Hartatik malah menuduh Galih yang bukan bukan .


"Kamu pasti mau jadi pahlawan kesiangan kan? diam diam kamu pasti menyukai Chintia. Iya kan? Tidak usah munafik membela preman brandalan itu. saya tahu tujuan kamu bukan membantu preman brandalan itu," ucap Bu Hartatik


"Terus apa tujuan saya menurut Ibu?" tanya Galih


"Yah, walaupun saya tidak mengenalmu tapi saya paham betul kalau kamu pasti berasal dari kalangan pengusaha dari penampilanmu. saya sudah menebak kalau kamu memiliki banyak wanita. kamu sering bergonta ganti pasanga untuk mengencaninya. menidurinya dan bahkan saya yakin kamu pernah melakukan itu. saya menjadi meragukan keperjakaanmu." jawab Bu Hartatik


Daniel yang mendengar Galih terus disindir oleh Bu Hartatik merasa tidak terima. Tanpa berpikir panjang Daniel langsung menegur Bu Hartatik.


"Asal Bu Hartatik tahu semua ucapan Ibu seharusnya Ibu tanyakan kepada anak Ibu," saut Daniel

__ADS_1


"Mengapa? kamu pikir anak saya sepertimu brandalan yang tidak tahu diri?" tanya Bu Hartatik


"Percaya atau tidak anak Ibu memang bukan preman seperti saya dulu.Tapi disini istri saya hampir menjadi korban tindakan pelecehan yang dilakukan anak Ibu," jawab Daniel


"Apa maksudmu? kamu menuduh anak saya? itu pencemaran nama baik. saya akan menuntutmu," saut Bu Hartatik


Prok..Prok..Prok...(Galih bertepuk tangan)


"Apa? Ibu mau menuntut? justru sekarang saya membawa sepupu saya disini untuk memenjarakan Ibu dan juga anak Ibu," ucap Galih


"Hah? kamu tidak bisa memenjarakan saya dan anak saya. karena kami justru yang menjadi korban. preman brandalan itu pernah memukuli anak saya. dan bahkan anak perempuan saya bercerita di hari ulangtahunya juga diancam sama preman brandalan itu. sekarang preman brandalan itu menghancurkan pesta pertunangan anak saya," jawab Bu Hartatik


"Asal Ibu tahu, pasangan suami istri yang sedang bergandengan itu justru yang menjadi korban, dia adalah Daniel dan Chintia," ucap Galih


"Omong kosong, jangan memutar balikan fakta," jawab Bu Hartatik


"Baiklah, jika ibu masih bersihkeras hari ini juga dihadapan Ibu dan mertua saya. saya akan membuktikan semuanya. dan saya berharap dengan bukti dan kebenaran yang saya ucapan menjadi jalan saya mendapat restu dari mertua saya," saut Daniel


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2