
Ratih yang sudah melihat kepergian Bu Jauza dan Fiona langsung bergegas naik taksi menemui Gilang dan Daniel.
30 menit kemudian, Ratih sampai di rumah Daniel dan Galih. Ratih berjalan masuk dalam rumah lalu menemui Galih dan Daniel di ruang tamu.
"Ini rekaman percakapanku sama mama," ucap Ratih
"Baiklah, terima kasih ya," jawab Galih
"Sama sama, emm...sebelum kalian mendengar fakta dari rekaman itu, aku meminta maaf jika aku dulu menganggu dan mengusik kalian di masa lalu, aku ikhlas dan kalian tahu aku sudah tidak punya siapa siapa selain mamaku. tapi kalian jangan khawatir aku akan pergi jauh," ucap Ratih
"Kami semua berharap yang terbaik untuk diri kamu," jawab Galih
"Baiklah aku akan pergi, semoga kalian bahagia," ucap Ratih
Ratih berbalik hendak berjalan pintu terkejut melihat Fiona berdiri di depan pintu. Fiona berlari memeluk Ratih yang sudah dianggapnya kakak sendiri.
"Kakak, mengapa kakak pergi, ayo ikut aku sama papa," ucap Fiona
"Fi, maaf kakak gak bisa. kalian orang baik, aku gak pantas ada di keluarga kalian, aku berdoa yang terbaik aja untuk kalian, aku pergi..." jawab Ratih
Ratih melepas pelukan Fiona lalu berlari pergi keluar rumah Galih. Fiona hanya diam terisak tangis mematung menatap kepergian Ratih. Fiona merasa serba salah, mungkin Ratih berusaha tersenyum menyembunyikan rasa sedihnya harus merelakan ibunya akan dipenjara.
Hesti dan Chintia yang melihat Fiona menangis berusaha menenangkan Fiona.
"Fi, Kak Ratih perlu waktu, kita biarkan saja dia menyendiri dulu," ucap Hesti
"Hesti, aku ingin menghibur Kak Ratih, mungkin kita bahagia wanita jahat itu tertangkap. tapi Kak Ratih, dia berusaha tegar didepan kita, padalan dia sedih. bagaimana pun juga wanita jahat itu ibunya," jawab Fiona
"Fi, kamu yang tenang. benar kata Hesti. Ratih perlu waktu. biarkan Ratih menenangkan dirinya dulu," saut Galih
__ADS_1
Akhirnya Fiona lebih tenang saat teman temanya menenangkanya.
---------
Setelah suasana tenang, Hesti dan Chintia mengantar Fiona ke kamar. Sementara Galih dan Daniel mulai beraksi. Mereka berdua menyelidiki kasus korupsi yang melanda Gunadharma Group. Galih saat itu bersama tim suruhanya berhasil menemukan aliran dana tak wajar yang masuk di rekening atas nama Gunadharma Hasan.
"Nil, apakah kamu yakin Pak Hasan melakukam korupsi?" tanya Galih
"Aku juga berpikiran seperti itu, sebaiknya kita tanyakan dulu di divisi keuangan tentang rekening Pak Hasan," jawab Daniel
"Bagus, tapi kita harus tetap waspada," saut Galih
"Baiklah aku akan mengecek aliran dana kita yang masuk di Gunadharma Group," jawab Daniel
Daniel menelpon bagian divisi keuangan untuk meminta rincian dana.
📞"Halo Audy," ucap Daniel
📞"Tolong kirimkan rincian dana Haidar Group yang masuk di Gunadharma Group," ucap Daniep
📞"Baik Pak, segera saya kirim," jawab Audy
Tut..Tut...
5 menit kemudian Audy mengirim rincian dana Haidar Group yang masuk di rekening Gunadharma Group. Daniel melihat dan memahami rincian tersebut lalu menemukan jawabanya.
"Aliran dana kita normal normal saja Kak masuk di Gunadharma Group, kita harus mengecek bagian divisi keuangan Gunadharma Group," ucap Daniel
"Baiklah. aku akan mengajak Pak Hasan makan malam hari ini, kita butuh Fiona juga disini," jawab Galih
__ADS_1
"Iya, tapi Fiona masih terpukul dengan kepergian Ratih," saut Daniel
"Iya, sebaiknya aku suruh Hesti yang beritahu ini, dan kali ini kolaborasi Hesti dan Chintia akan diperlukan disini," jawab Galih
"Mengapa meraka terlibat?" tanya Daniel
"Dengan lancarnya strategi dari Chintia dan Hesti pas makan malam nanti, aku yakin strategi kita akan langsung berjalan dan wanita itu akan masuk perangkap kita," jawab Galih
Galih menceritakan rencananya yang melibatkan Chintia dan Hesti kepada Daniel. Daniel mengangguk paham langsung menghubungi Pak Hasan agar ikut makan malam.
📞 "Hallo, assalamualaikum Pak," ucap Daniel
📞 "Waalaikumsalam Pak Daniel, ada apa bapak menelepon saya?" tanya Pak Hasan
📞"Ada sesuatu hal yang mau saya sampaikan terkait penyidikan kasus korupsi dari suruhan perusahaan bapak, saya mau mengudang bapak makan malam," jawab Daniel.
📞"Iya baik, saya bersedia," ucap Pak Hasan
📞 "Fiona sekarang sudah ada di rumah kami, bapak tidak perlu khawatir," jawab Daniel
📞"Iya baiklah, sekarang saya tutup dulu, assalamualaikum," ucap Pak Hasan
📞 "Waalaikumsalam," saut Daniel
Tut..Tut...
--------------
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga