
Esok hari, seperti biasa Bu Halimah datang ke kediaman Kusuma pukul 07.00 pagi. Sesampainya di kediaman Kusuma, Bu Halimah saat itu menemui Chintia di kamar. Tanpa berpikir panjang, Bu Halimah dengan berat hati menyampaikan keinginanya pada Chintia.
"Nona, saya ingin mengatakan sesuatu pada Nona," ucal Bu Halimah
"Iya Mpok, ada apa?" tanya Chintia
"Saya mau izin pamit undur diri menjadi baby sister Tuan muda Erlan," jawab Bu Halimah
"Loh...ada apa Mpok? apa terjadi sesuatu sama Mpok?" tanya Chintia
"Tidak apa apa Nona, saya hanya ingin fokus menjaga suami saya di rumah sakit," jawab Bu Halimah
"Mpok, kalau kami ada salah katakan saja gak usah sungkan," ucap Chintia
"Tidak ada Nona, alasan saya undur diri hanya itu saja," jawab Bu Halimah
"Hmm...kalau itu sudah keputusan Mpok Halimah, saya gak bisa berbuat apa apa. tapi saya mohon hari ini saja ya Mpok Halimah bekerja. saya belum siapkan pengganti Mpok soalnya," ucap Chintia
"Iya Nona, terima kasih, maaf jika saya mengambil keputusan ini," jawab Bu Halimah
"Iya Mpok, tidak apa apa. saya memakluminya. sekarang Mpok tolong suapi Erlan makan," ucap Chintia
"Iya Nona," jawab Bu Halimah
Chintia pergi meninggalkan kamar lalu berjalan bergabung ikut sarapan. Di meja makan semua keluarga berkumpul untuk menyantap menu sarapan. Namun sebelum memulai aktivitas sarapan, Chintia bicara kepada Daniel terkait undur dirnya Bu Halimah.
__ADS_1
"Mas, hari ini kita harus mencari baby sister baru untuk Erlan. hari ini hari terakhir Mpok Halimah bekerja," ucap Chintia
"Loh, kok Mpok Halimah berhenti kerja? apakah kamu memecatnya?" tanya Daniel
"Nggak Mas, Mpok Halimah ingin mengundurkan diri karena ingin fokus menjaga suaminya," jawab Chintia
"Bukanya sudah ada perawat yang kita sewa untuk menjaga suami Bu Halimah, Nil?" saut Galih
"Kalau urusan itu aku tidak tahu. mungkin Mas Daniel dan Mas Galih yang lebih tahu. aku tidak bisa menghalangi permintaan undur diri Mpok Halimah," jawab Chintia
"Ya sudah, nanti Mas akan carikan baby sister baru untuk Erlan. sekarang kita sarapan dulu," ucap Daniel
"Iya Mas," jawab Chintia
15 menit kemudian, setelah sarapan Galih dan Daniel berangkat ke kantor. Semetara Chintia dan Hesti bersama sama berangkat ke kampus. Di rumah hanya tinggalah Nenek Irah sendirian.
"Mpok Halimah..." ucap Nenek Irah
"Eh, iya Nyonya besar. ada yang bisa saya bantu?" jawab Bu Halimah
"Mengapa Mpok Halimah mendadak sekali memutuskan ingin undur diri?" tanya balik Nenek Irah
"Saya sudah menjelaskanya pada Nona Chintia alasan saya mengundurkan diri. alasan saya mengundurkan diri hanya ingin fokus menjaga suami," jawab Bu Halimah
"Bukanya keluargaku sudah menyewakan perawat untuk menjaga suamimu? ada apa dengan dirimu? kamu kerja juga sampai sore sehingga setiap hari dirimu masih bisa bertemu suamimu," tanya Nenek Irah
__ADS_1
Bu Halimah saat itu bingung bagaimana menjawab pertanyaan Nenek Irah. Bu Halimah saat itu berpikir sejenak dan tak lama kemudian menemukan jawaban dari pertanyaan Nenek Irah.
"Gak ada apa apa Nyonya. saya ini sudah berumur sekarang gampang lelah. saya harus lebih bisa menjaga kesehatan saya agar bisa mengurusi keluarga. dan menurut saya ini keputusan yang tepat. Tuan dan Nona bisa mencari baby sister yang lebih bugar fisiknya," jawab Bu Halimah
"Oh gitu, atau misal keluargamu tinggal disini juga boleh untuk mempermudah pekerjaanmu. anggap saja kami ini keluarga," ucap Nenek Irah
"Terima kasih untuk tawaranya Nyonya, tapi maaf keputusan saya sudah bulat. saya dan keluarga sudah memiliki rumah sendiri walau tak sebesar rumah ini," jawab Bu Halimah
"Kamu sunggug keras kepala sekali," ucap Nene Irah
"Maaf Nyonya," jawab Bu Halimah
"Baiklah kalau itu sudah keputusanmu. saya tidak bisa berbuat apa apa. tapi sungguh kami akan kehilangan sosok dirimu. khusunya Erlan. hari ini nikmatilah hari terakhirmu bekerja. uang pesangon nanti sore akan diberikan," ucap Nenek Irah
"Baik Nyonya, terima kasih,"jawab Bu Halimah
"Saya pamit ke kamar ya," ucap Nenek Irah
"Iya Nyonya," jawab Bu Halimah
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga