Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
175. BABY SISTER BARU


__ADS_3

1 minggu kemudian, Daniel dan Chintia berencana mencari baby sister untuk menjaga Erlan. Sebenarnya Chintia menolak keinginan Daniel karena Chintia merasa dirinya bisa menjaga anaknya sendiri di masa masa cuti kuliahnya. Tetapi Daniel tetap bersikukuh ingin mencari baby sister agar Chintia tidak kelelahan saat menjaga Erlan keika dirinya bekerja. Selain itu, alasan Daniel mencari baby sister juga karena dirumah dirinya tidak mau anaknya Erlan menganggu kuliah Hesti dan merepotkan Nenek Ira.


Tak menunggu waktu lama, suruhan Daniel berhasil membawakan baby sister untuk anaknya. Suruhan Daniel bernama Jonan menjelaskan latar belakang kehidupan baby sister yang dibawanya.


"Pak, calon baby sister bapak bernama Halimah usianya 41 tahun. Bu Halimah hidup bersama suami dan satu anaknya. alasan Bu Halimah bersedia menjadi baby sister di keluarga Kusuma karena butuh biaya suaminya yang mengidap leukimia," ucap Jovan


"Baiklah, aku ingin mengenal Bu Halimah. tolong besok kamu bawa Bu Halimah dihadapanku," jawab Daniel


"Baik Pak," saut Jonan


"Silahkah, kamu boleh meninggalkan ruangan," jawab Daniel


"Iya Pak," saut Jonan


Daniel merasa lega akhirnya bisa mendapat baby sister untuk anaknya. Dengan bahagia, Daniel langsung menghampiri istrinya di kamar. Namun, sesampainya di kamar Chintia terlihat senyum senyum sendiri menatap ponselnya seperti sedang melakukan video call.


"Chintia, apa kamu sedang video call siapa senyum senyum?" tanya Daniel


"Ini Mas, bapak dan ibuk di kampung, mereka ikut bahagia Mas atas kelahiran anak kita. ini Mas silahkan bicara sama ibuk dan Bapak," jawab Chintia

__ADS_1


Daniel bicara kepada kedua mertuanya di ponsel. Daniel dan kedua mertuanya akrab dam penuh tawa saat saling bicara di video vall. Hingga perbincangan antara menantu dan mertua selesai dengan ucapan salam.


Setelah mendapat video call dari mertuanya, Daniel memeluk istrinya karena dirnya sangat bersyukur. Terakhir kali bertemu dengan ayah Chintia masih buruk. Ayah Chintia tidak menerima Daniel sebagi menantunya. Tetapi sekarang Daniel lega sekali karena ayah Chintia akhirnya menerima dirinya sebagai menantu.


"Alhamdulillah Chin, bapak sudah mau menerima Mas, Mas bersyur dan Mas senang sekali hari ini," ucap Daniel


"Iya Mas, aku juga. akhirnya bapak menerima kita," jawab Chintia


Daniel saat itu kembali mencium Chintia, tak lupa Daniel juga mencium pipi Erlan. Sungguh, Daniel merasa dirinya memiliki kebahagiaan yang lengkap.


"Chintia, Mas bahagia sekali keluarga kita lengkap.semoga selamanya kita selalu bahagia. baik nanti ada suka maupun duka kita harus menghadapinya bersama sama," ucap Daniel


"Oh iya, Mas mau kasih tahu kamu besok sudah ada baby sister untuk Erlan, namanya Bu Halimah. kata Jonan, Bu Halimah hidup bersama anak dan suaminya. besok kita akan berkenalan," ucap Daniel


"Iya Mas," jawab Chintia


----------


Esok hari, Jonan mengajak Bu Halimah masuk kedalam rumah untuk mengenalkan majikanya. Sesampainya didalam rumah, Bu Halimah di ruang tamu sudah dihadapkan oleh Daniel, Chintia, Galih, Hesti dan Nenek Irah. Bu Halimah saat itu duduk di kursi dengan gugup memperkenalkan dirinya.

__ADS_1


"Tuan, Nyonya, perkenalkan nama saya Halimah, saya memiliki anak dan suami dirumah. saya berserdia menjadi baby sister karena suami saya memerlukan biaya untuk melawan penyakit leukmia," ucap Halimah


"Iya Bu, perkenalkan saya Daniel, lalu disamping saya ada istri saya Chintia dan anak kami Erlan, di sebelah istru saya itu adik ipar saya Hesti, dan sebelahnya kakak saya Galih, dan terakhir yang ada didepan saya itu adalah nenek saya," jawab Daniel


"Iya Tuan, Nyonya. terima kasih sudah menerima saya disini," saut Halimah


"Iya Bu, mulai sekarang ibu bisa bekerja disini mulai jam pagi sampai dengan jam sore. jadi jam kerja ibu pukul 07.00-17.00, untuk gaji perbulanya 5 juta. sebelumnya Jonan sudah mengatakanya pada Ibu, nanti akan ada bonus tambahan jika ibu bekerja dengan baik" ucap Daniel


"Terima kasih Tuan, saya bersedia bekerja disini," jawab Halimah


"Iya Bu, sekarang kalau boleh, kami semua ingin tahu kehidupan ibu di kampung, keluarga ibu dan pekerjaan ibu sebelumnya. biar keluarga kita bisa mengenal ibu," ucap Nenek irah


"Iya Nyonya, saya akan menceritakanya," jawab Halimah


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2