Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
212. MINTA TURUN JABATAN


__ADS_3

---- Haidar Group ----


Di kantor, seperti biasanya Daniel dan Galih disibukan dengan tumpukan berkas. Namun disela sela pekerjaanya, Ihsan saat itu masuk ke dalam ruangan Daniel lalu mengatakan sesuatu.


Tok..Tok..Tok..(Ihsan mengetik pintu)


"Silahkan masuk," ucap Daniel


"Permisi, Pak Daniel," ucap Ihsan


"Iya ada apa, San?" tanya Daniel


"Pak, sebelumnya saya mohon maaf. saya ingin membicarakan sesuatu pad Bapak," jawab Ihsan


Daniel saat itu menatap Ihsan menduga kalau Ihsan akan mengatakan kebenaran tentang rahasia besar Pak Hendro. Daniel sangat semangat ingin mendegar Ihsan menganggapnya sebagai kakak. Tanpa berpikir panjang, Daniel dengan santai menanggapi ucapan Ihsan.


"Tanyakan saja apa yang ingin kamu tanyakan. aku sudah siap mendengarnya," ucap Daniel


"Pak, saya merasa tidak nyaman bekerja disini jadi..." jawab Ihsan terpotong


"Apa maksudmu? tidak nyaman? apa ada seseorang yang menghinamu? atau apa ada masalah lain?" tanya Daniel kaget


"Bukan seperti itu Pak, saya hanya merasa tidak nyaman saja di bagian ini. kalau bapak mengizinkan, saya menginginkan posisi pekerjaan lain dibawah bagian saya ini. karena saya ingin mulai dari nol untuk mengetahui kemampuan saya," jawab Ihsan bohong


"Maksudmu kamu minta turun jabatan?" tanya Daniel


"Iya Pak, kalau bapak mengizinkan," jawab Ihsan


Daniel saat itu heran dengan permintaan Ihsan yang mendadak ingin turun jabatan. Menurut Daniel, alasan Ihsan tak bisa diterima dengan logika.

__ADS_1


"Setiap orang sangat senang jika naik jabatan dan dapat gaji besar. Tapi dia adiku sendiri meminta turun jabatan karena alasan seperti itu.aku yakin pasti ada maksud dibalik semua ini. aku harus menyelidikinya," batin Daniel


Daniel saat itu mengangguk menyetujui permintaam Ihsan.


"Pak Daniel setuju atas keinginan saya?" tanya Ihsan


"Iya, tapi aku masih ragu dengan alasanmu itu, tapi jika itu keputusanmu tak masalah. aku menerimanya," jawab Daniel


"Baik Pak, saya bisa bekerja di bagian mana, Pak?" tanya Ihsan


Saat Ihsan menanyakan hal itu. Daniel terdiam sejenak tak menjawab pertanyaan Ihsan. Daniel paham dengan kemampuan dan latar belakang pendidikan Ihsan di bidang bahasa. Sehingga menurut Daniel semua bagian pekerjan diperusahaan kecuali asisten penerjemah tidak cocok.


"Ihsan, sebaiknya kamu pertimbangkan keinginanmu itu," ucap Daniel


"Ada apa, Pak?" tanya Ihsan


"Maaf aku bukan bermaksud merendahkanmu. kita memang sama sama lulusan SMA dan bersyukur bisa bekerja di perusahaan Galih. tapi kita berbeda, aku memang sejak dari remaja selalu menggeluti ekonomi bisnis. sementara kamu hanya lulus SMA pakef C menggeluti bahasa. jadi tidak ada bagian yang cocok untukmu kecuali posisi ini," jawab Daniel


Degg


Mendengar ucapan Ihsan, tentu Daniel sangat tidak setuju memperkerjakan saudaranya sebagai bawahan.


"Aku tidak menyetujuinya, kamu harus tetap bekerja sebagai asistenku," ucap Daniel


"Pak, tapi saya merasa tidak nyaman berada di posisi ini," jawab Ihsan bohong


"Iya, kalau kamu tidak nyaman, akan aku buat bagaimana caranya dirimu nyaman bekerja di posisimu sekarang," saut Daniel


"Pak, tapi bapak tadi menerimanya. ini tak adil, apa salah pekerjaan office boy atau satpam?" tanya Ihsan

__ADS_1


"Maaf Pak, aku terpaksa melakukanya." batin Ihsan


Daniel semakin geram dengan permintaan Ihssn. Pekerjaan menjadi office boy atau satpam itu memang tidak salah. Tapi Daniel sungguh tak rela memperkerjakan adiknya sebagai bawahan di perusahaan keluarga. Tanpa ragu, Daniel saat itu memaksa Ihsan untuk meladeni pertanyaanya.


"Ihsan, jangan membuatku marah, apa maksud semua ini?" tanya Daniel


"Maksud bapak?" jawab Ihsan sok polos


"Apa tujuanmu sekarang?" tanya Daniel


"Tujuan? yang pasti ingin hidup bahagia," jawab Ihsan


"Ada apa denganmu hari ini? dan juga keluargamu?" tanya Daniel


"Kami semua baik baik saja Pak," jawab Ihsan


"Aku merasa hari ini ada dua kejadian tiba tiba , pertama ibu kamu mengundurkan diri, lalu dirimu tiba tiba minta turun jabatan. ada apa semua ini? kalian ingin menghindariku?" tanya Daniel


"Tidak pak, bukan seperti itu," jawab Ihsan


"Lalu apa kamu tahu sesuatu tentang hubunganku dengan ayahmu?" tanya Daniel


Degg


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2