Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
30. BEKERJA MALAM


__ADS_3

Sore hari Daniel bersiap berangkat kerja di hari pertamanya. Tidak ingin telat di hari pertamanya bekerja, Daniel bergegas berangkat pergi walaupun jam masih menunjukan pukul 16.15 WIB. Namun baru saja beberapa langkah berjalan, tiba tiba Chintia memanggilnya dari belakang.


"Mas," sapa Chintia


"Iya, ada apa?" tanya Daniel menoleh ke Chintia


Chintia menghampiri Daniel lalu memberikan kotak makan.


"Ini Mas, aku bawain kotak makan. jangan sampai telat makan Mas, semoga hari pertamamu sukses. aku mendoakanmu." ucap Chintia


"Terima kasih, kamu nanti apa juga berangkat bekerja?" tanya Daniel


"Iya Mas, nanti habis maghrib aku berangkat," jawab Chintia


"Nanti pas pulang hubungi Mas ya? biar kamu aman," saut Daniel


"Iya Mas," jawan Chintia


Chintia teringat dirinya belum bertukar nomer handpone denga Daniel. Tanpa ragu Chintia mengatakan kalau dirinya tidak punya nomor Daniel.


"Mas, aku belum punya nomormu," ucap Chintia


"Eh iya, haduh bagaimana sih, kita seminggu lebih nikah belum tukar nomer," jawab Daniel tertawa kecil


"Iya Mas, sebenarnya aku sadarnya juga beru kemarin. aku kemarin mau menghubungimu Mas, pas nggak pulang pulang. tapi aku tidak punya nomormu Mas," saut Chintia


Daniel terkejut, ternyata benar dugaanya kalau Chintia kemarin mengkhawatirkanya hingga tertidur di ruang tamu. Daniel merasa tidak enak dengan Chintia langsung minta maaf.


"Aku minta maaf ya? aku jadi ngrasa menjadi suami tidak bertanggung jawab. kamu juga sekarang bekerja malam," ucap Daniel


"Mas, jangan seperti ini aku juga salah. jadi kita sama sama salah. kalau urusan aku bekerja selain dapat upah aku juga bisa mengasah kemampuanku menjadi guru. apalagi sebentar lagi mulai masuk kuliah," jawab Chintia


"Hmm...iya kamu benar, sekarang berapa nomor ponselmu?" tanya Daniel

__ADS_1


"0878xxxxx." jawab Chintia


"Ok, udah aku wa. di save ya? jangan lupa pas pulang hubungi Mas," saut Daniel


"Iya Mas," jawab Chintia


Daniel kemudian berpamitan dengan Chinta lalu melanjutkan perjalananya berangkat bekerja.


-------


Malam hari, Daniel yang sedang menjaga pos satpam melihat jam sudah menunjukan pukul 20.00. Daniel masih belum juga mendapat kabar dari Chintia. Tanpa berpikir panjang Daniel memberi pesan wa pada Chintia.


📩 "Chintia, udah pulang?"


📩 "Sudah sampai mana?"


📩 "Kamu baik baik saja?"


📩"Chintia..."


(pesan Daniel pada Chintia)


Tidak ada balasan dari Chintia, pesanya masih centang satu menandakan ponsel Chintia tidak aktif.


15 menit menunggu. Daniel belum mendapat balasan Chintia. Hingga akhirnya Daniel memutuskan untuk menelpon Chintia.


Tut...Tut...


📞"Hallo assalamualaikum Chin," ucap Daniel


📞 "Waalaikumsalam Mas," jawab Chintia


📞 "Kamu dimana? Sudah pulang?" tanya Daniel

__ADS_1


📞"Mas, maaf ini baru bubar telat 15 menit. aku baru pegang ponsel. tadi aku mau kirim pesan tapi Mas sudah telpon aku duluan," jawab Chintia


📞"Baiklah, hati hati ya, aku tunggu di pos perumahan." saut Daniel


📞"Iya Mas," jawab Chintia


Daniel mengucap salam di akhir pembicaraan kemudin menutup sambungan teleponya.


Daniel merasa tenang akhirinya Chintia sudah perjalanan pulang ke kontrakan. Daniel menunggu Chintia di pos perumahan agar dirinya bisa mengantar Chintia ke kontrakan. Pos Perumahan yang ditempati Daniel bekerja jaraknya dekat dengan kontrakan Chintia.


20 menit kemudian, Daniel dari jauh melihat Chintia sudah berjalan akan menuju ke pos perumahan.Daniel berlari menghampiri Chintia lalu menuntunya ke pos perumahan. Chintia merasa Daniel berlebihan berlari menghampirinya padahal hanya berjarak kurang dari 100 meter.


"Mas, seharusnya mas tidak usah lari menghampiriku. aku kan bisa menghampirimu Mas, bentar lagi ini nyampek pos." ucap Chintia


"Tidak apa apa, aku cuma khawatir sama kamu," jawab Daniel


"Mas, aku sudah gede jangan berlebihan. aku langsung ke kontrakan aja ya, Mas?" bujuk Chintia


"Kamu sudah makan?" tanya Daniel


"Belum Mas, nanti sampai kontrakan aja aku makanya," jawab Chintia


"Kamu harus makan bersamaku sekarang," saut Daniel


Daniel menuntun Chintia berjalan di pos perumahan tempatnya bekerja. Sesampainya di pos, Daniel mendudukan Chintia dikursi, lalu mengajaknya makan.


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2