Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
53. DOSEN KIMIA KILLER


__ADS_3

15 menit kemudian, jam kimia dasar dimulai. Niken, Rosa, dan Maria berharap jam kimia dasar kosong. Namun harapanya pupus sudah saat Bu Erda datang dengan tepat waktu. Bu Erda adalah dosen kimia yang paling disiplin. Mahasiswa disana turun temurun menobatkan Bu Erda sebagai dosen kimia paling killer. Bahkan mahasiswa disana takut telat jika ada jam dari Bu Erda.


Tepat pukul 13.00, Bu Erda sudah duduk menyapa dan mengabsen mahasiswanya. Hari ini Bu Erda ingin mereview materi pertemuan kemarin tentang sifat kecenderungan periodik unsur.


"Pertemuan kemarin kita sudah membahas tentang kecenderungan jari jari atom, energi ionisasi, afinitas elektron, dan keelektronegatifan pada suatu golongan dan periode. apakah benar?" ucap Bu Erda


"Iya Bu... benar," jawab semua mahasiswa


"Sebelum Ibu lanjut materi berikutnya. Ibu ingin Niken, Rosa dan Maria maju kedepan menjelaskan kecenderungan Sifat Keperiodikan Unsur," ucap Bu Erda


Degg


Niken, Rosa, dan Maria terkejut namanya dipanggil oleh Bu Erda. Mereka bertiga nampak gugup dan saling berbisik.


"Heh, gimana nih? aku lupa?" bisik Rosa


"Aku juga lupa. masa kita ngawur sih?" tanya Niken lirih


"Eh, buset deh. kalian jurusan kimia masa gak ngerti gituan? aku sih ngerti dikit, tapi karena gak belajar jadi agak lupa," saut Maria lirih


"Iya udah, kamu aja sana yang maju duluan," ucap Niken panik


"Iya Ria, tolong selamatin kita," saut Rosa


Bu Erda yanh melihat tiga mahasiswanumya terus berbisik langsung menegurnya menyuruh maju kedepan.


"Niken, Rosa, Maria, silahkan maju kedepan !" tegas Bu Erda


Dengan terpaksa mau tidak mau mereka bertiga harus maju menjelaskan tentang reviem materi pertemuan kemarin. Saat di depan kelas Bu Erda menyuruh Maria terlebih dulu menjelaskan tentang sifat keperiodikan unsur dalam SPU sub jari jari atom.


"Selamat siang saya akan menjelaskan tentang sifat keperiodikan unsur untuk jari jari atom. untuk dari atas kebawah makin besar sementara kiri ke kanan semakin kecil." ucap Maria

__ADS_1


Bu Erda merasa tidak puas dengan penjelasan Maria. Sebenarnya penjelasan Maria sudah benar tapi menurut Bu Erda jawaban Maria masih hafalan seperti siswa kelas 10 SMA.


"Maria, mengapa kecederunganya tadi atas bawah dan kiri kanan bisa semakin besar dan bisa semakin kecil?" tanya Bu Erda


"Hehe...saya lupa, Bu?" jawab Maria


"Iya sudah, kamu boleh duduk. baca lagi bukumu," saut Bu Erda


"Iya Bu," ucap Maria


Maria dengan girang meninggalkan dua sahabatnya yang masih terkapar di depan. Bu Erda yang merasa jawaban Maria belum lengkap manawari mahasiswanya yang duduk angkat tangan untuk menjelaskan.


"Untuk pertanyaan Ibu tadi ada yang mau jawab? silahkan angkat tangan," ucap Bu Erda


Chintia mengangkat tanganya isyarat dirinya mau menjawab pertanyaan Bu Erda.


"Saya Bu," ucap Chintia


"Iya silahkan Chintia," jawab Bu Erda


Jawaban Chintia yang lengkap disambut tepuk tangan dari seluruh mahasiswa di kelas dan pujian dari Bu Erda. Setelah itu Bu Erda memberi pertanyaan pada Niken dan Rosa.


"Untuk Niken bisa dijelaskan tentang energi ionisasi dan untuk Rosa tentang afinitas elektron, nanti keelektroneatifanya belakangan saya tunjuk lagi," ucap Bu Erda


Niken dan Rosa benar benar kikuk tidak bisa menjawab pertanyaan dari Bu Erda. Mereka berdua hanya berdiam diri dan menunduk. Bu Erda yang merasa Niken dan Rosa tidak segera menjawab pertanyaan sontak menyuruhnya mengambil tabel periodik.


"Baiklah, kalau kalian belum bisa jawab karena lupa, sekarang ambil tabel sistem periodik unsur kalian !" tegas Bu Erda


Niken beranjak mengambil tabel SPU nya sementara Rosa terdiam karena tabelnya sudah dirobek Niken. Bu Erda melihat Rosa tidak membawa tabel periodk sontak menegurnya.


"Rosa, mana tabel sistem periodikmu?" tanya Bu Erda marah

__ADS_1


"Dirobek Niken Bu," jawab Rosa


"Niken, mengapa kamu robek tabel periodik milik Rosa?" tanya Bu Erda marah


"Tidak sengaja," jawab Niken murung


"Ok, jelaskan jawabanmu tentang pertanyaan saya tadi," tegas Bu Erda


Niken dan Rosa tak bergeming dari posisinya karena memang tidak hafal. Bu Erda yang terlihat kesal menunggu langsung menyuruh Niken dan Rosa duduk.


"Baiklah, kalian berdua boleh duduk.belajar lagi dan dibuka bukunya. pertemuan berikutnya Ibu akan tetap menunjui kalian karena hari ini kalian tidak bisa menjawab," ucap Bu Erda


"Iya Bu," jawab Niken dan Rosa


Niken dan Rosa dengan wajah kikuknya menahan malu kembali menuju tempat duduknya di belakang. Setelah Niken dan Rosa duduk, Bu Erda menyuruh mahasiswanya angkat tangan untuk menjawab pertanyaanya. Dan lagi lagi Chintia kembali mengacungkan tanganya lalu menjawab pertanyaan dari Bu Erda.


"Silahkan Chintia," ucap Bu Erda


"Afinitas elektron adalah energi yang yang dilepaskan ketika suatu atom menerima elektron. Kecenderungan afinitas elektron dalam satu golongan (dari atas ke bawah) adalah dengan semakin bertambahnya nomor atom, maka afinitas elektron akan semakin kecil. Hal ini karena semakin besar jari-jari atom dari atas ke bawah. Sehingga atom akan semakin mudah untuk menerima elektron.Kecenderungan afinitas elektron jika dalam satu periode (dari kiri ke kanan) adalah dengan semakin bertambahnya nomor atom, maka afinitas elektron akan semakin besar. Hal ini karena dari kiri ke kanan jari-jari atom semakin kecil dari kiri ke kanan sehingga atom semakin sulit untuk menerima elektron. Harga afinitas elektron biasanya dinyatakan dengan tanda negatif karena pada proses tersebut dilepaskan energi. Jika harga afinitas elektron makin negatif, berarti afinitas elektron semakin besar." ucap Chintia


"Berikutnya, Energi ionisasi adalah energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluarnya. Kecenderungan energi ionisasi dalam satu golongan (dari atas ke bawah) adalah dengan semakin bertambahnya nomor atom, maka energi ionisasi akan semakin kecil. Hal ini karena semakin besar jari-jari atom dari atas ke bawah. Sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin lemah maka atom akan semakin mudah untuk melepas elektron. Kecenderungan energi ionisasi jika dalam satu periode (dari kiri ke kanan) adalah dengan semakin bertambahnya nomor atom, maka energi ionisasi akan semakin besar. Hal ini karena dari kiri ke kanan jari-jari atom semakin kecil dari kiri ke kanan sehingga gaya tarik inti terhadap elektron terluar semakin kuat maka atom semakin sulit untuk melepas elektron. Jika energi ionisasi kecil maka atom mudah melepaskan elektron. Sebaliknya jika energi ionisasi besar maka atom sukar melepaskan elektron." lanjut Chintia


"Terakhir, Keelektronegatifan adalah kemampuan atau kecenderungan suatu atom untuk menangkap elektron dari atom lain dalam senyawanya. Semakin mudah atom menarik pasangan elektron ikatan maka akan semakin besar keelektronegatifan suatu atom karena gaya tarik elektron dari atom semakin kuat. Oleh karena itu, kecenderungan kelektronegatifan atom akan sama dengan afinitas elektron. Dalam satu periode (dari kiri ke kanan), kelektronegatifan akan semakin besar. Jika dalam satu golongan (dari atas ke bawah), kelektronegatifan akan semakin kecil." lanjut Chintia


Jawaban Chintia yang jelas dan rinci disambut sorakan dan tepukan mahasiswa di kelas serta pujian dari Bu Erda. Sementara Niken dan Rosa hanya bisa menatap Chintia dengan kesal.


-----------


@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment, rate dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Like, Coment, Rate dan Vote kalian sungguh berharga


nb : baca novel sambil belajar kimia, semoga bermanfaat. untuk pejuang daring mapel kimia semangat ya....🤗


__ADS_2