Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
32. PERTEMUAN DANIEL DAN ZAKA


__ADS_3

Tepat pukul 04.00 shubuh. Daniel masih berjaga di pos perumahan. Daniel terlihat letih karena dirinya tidak tidur malam hari. Sebenarnya jam kerja Daniel sudah selesai, tapi dirinya menunggu temanya datang untuk menggantikanya.


15 menit kemudian, teman satpam Daniel yang bernama Rozak datang ke pos. Sesampainya di pos, Rozak meminta maaf pada Daniel karena dirinya telat.


"Pak Daniel saya telat 15 menit. saya minta maaf Pak," ucap Rozak


"Iya, tidak apa apa Pak Rozak. sekarang saya balik dulu Pak, assalamualaikum," jawab Daniel


"Waalaikumsalam," saut Rozak


Daniel bergegas meninggalkan pos perumahan lalu berangkat menuju kontrakan. Di perjalanan, Daniel selalu terbayang bayang wajah Chintia yang cantik dan imut. Seketika dirinya mengingat kejadian saat mendekap tubuh mungil Chintia dan juga mandi bersama. Senyum sumringah menghiasi wajah Daniel saat perjalanan pulang ke kontrakan.


Saat perjalanan pulang, Daniel tiba tiba mendapat serangan seseorang bermasker hitam dari belakang. Beruntung, karena Daniel adalah mantan preman, dirinya mampu menangkis tangan seseorang yang menyerangnya. Daniel mengunci tangan lawanya lalu melepas masker hitam yang menutupi wajah orang yang menyerangnya. Saat dibukanya Daniel terkejut melihat wajah orang yang menyerangnya.


"Zaka..." ucap Daniel


Daniel sadar dengan siapa yang dilawanya sontak melepaskan tanganya. Saat tanganya terlepas, Zaka tanpa ragu lansung menonjok pipi kiri Daniel


"Buk" (tonjokan Zaka pada Daniel)


"Hei, belum puas ya kamu ternyata? kamu pasti mau nyiksa Chintia kan? kamu juga pasti sekap Chintia kan?" sindir Zaka


"Maaf, aku mencintai Chintia. jadi aku tidak akan menyakitinya," jawab Daniel

__ADS_1


"Dasar Munafik !" saut Zaka menendang perut Daniel


"Bruk" (Daniel terjatuh tak berdaya)


Zaka mendekatkan wajahnya kearah Daniel, lalu mengatakan keinginanya hidup bersama Chintia.


"Ingat baik baik, sampai kapan pun aku tidak akan pernah membiarkan Chintia hidup bahagia bersamamu. Chintia harus jadi miliku. aku punya segalanya untuk membahagiakan Chintia. lepaskan Chintia !" tegas Zaka


"Tidak akan !" jawab Daniel


"Mau tidak mau aku akan merebut Chintia darimu. dia akan bahagia hidup bersamaku," saut Zaka


"Chintia adalah Istriku !" teriak Daniel sembari menendang kepala Zaka


Daniel menghampiri Zaka lalu menarik kaos Zaka. Daniel merasa geram dengan Zaka yang ingin merebut Chintia darinya. Daniel tahu kalau Zaka adalah anak pemilik kontrakan yang dihuninya bersama Chintia. Daniel berusaha sabar menghadapi Zaka, tapi kesabaranya sudah habis. Daniel tidak terima Zaka berambisi ingin memisahkan dirinya dengan Chintia. Dengan tegas, Daniel memperingatkan Zaka agar menjauhi Chintia.


"Aku peringatkan sekali lagi kepadamu, jauhi dan jangan ganggu istriku. kamu memang anak pemilik kontrakan yang kami huni. tapi bukan berarti kamu berhak merebut Chintia dariku !" tegas Daniel


"Aku berhak mendapatkan cinta dari Chintia !" teriak Zaka


"Chintia Istriku, dia miliku. tidak ada seorang pun yang berhak mendapatkan cinta dari istriku," jawab Daniel menonjok kepala Zaka


Daniel meninggalkan Zaka dengan kondisi tergeletak di jalanan. Daniel melanjutkan perjalananya menuju kontrakan. Sungguh, setelah kejadian tadi, Daniel takut sekali Zaka merebut Chintia darinya. Daniel juga tidak ingin Chintia meninggalkanya. Daniel berharap Chintia mencintainya sebelum mencintai Zaka.

__ADS_1


Sesampainya di kontrakan, Daniel menggunakan kunci cadangan untuk membuka pintu kontrakan. Setelah pintu terbuka, Daniel masuk kedalam kamar. Di dalam kamar, terlihat Chintia tidur terlentang diranjangnya. Posisi tidur Chintia membuat bagian bawah Daniel menegang, ingin sekali dirinya memasukan miliknya kedalam miliknya Chintia. Namun dirinya harus bersabar menunggu Chintia mencintainya.


"Chintia, aku akan selalu menunggu cintamu. kamu adalah miliku. tidak akan kubiarkan Zaka merebut cintamu dariku. Chintia. aku mencintaimu, aku berjanji pasti bisa membahagiakanmu." batin Daniel


Daniel mengecup lembut kening Chintia, kemudian merebahkan tubuhnya dan tidur disamping Chintia. Daniel juga meposisikan tidurnya memeluk Chintia seperti guling.


Visual Tokoh


1. Daniel



2. Zaka



--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga

__ADS_1


__ADS_2