
Chintia melihat jam sudah menunjukan pukul 23.00. Sebenarnya Chintia menunggu Daniel masuk dalam kamar, akan tetapi Daniel masih belum masuk juga dalam kamar. Chintia yang merasa hatinya tidak tenang langsung beranjak dari ranjangnya berjalan menuju balkon.
Sesampainya di balkon Chintia melihat Daniel menatap langit malam yang dihiasi bulan dan bintang. Cuaca diluar sangat dingin, Chintia heran bagaimana Daniel bisa betah menikmati udara dingin di balkon dengan kaos tipisnya. Chintia yang memakai piyama saja baru beberapa menit sudah mulai kedinginan. Chintia yang merasa kedinginan mengajak Daniel masuk.
"Mas, ayo masuk dalam kamar," ucap Chintia
"Tidurlah dulu, Mas masih ingin disini," jawab Daniel tanpa menoleh
"Mas, udara sangat dingin.Mas bisa sakit nanti," ucap Chintia
"Mas tidak apa apa, masuk dulu saja dalam kamar. Mas disini butuh waktu untuk menenangkan diri untuk mengendalikan perasaan Mas. Mas tidak mau kebablasan karena kamu masih belum siap," jawab Daniel tanpa menoleh
Mendegar ucapan Daniel, Chintia menyadari kalau dirinya salah karena menolak permintaan Daniel. Chintia merasa tidak seharusnya seorang istri menolak permitaan suaminya untuk melayaninya. Daniel sudah menjadi suami yang baik untuk Chintia.Jad buat apa Chintia merasa belum siap dan takut. Chintia berpikir permintaan Daniel adalah permintaan yang wajar karena memang Daniel meminta haknya sebagai seorang suami. Lagian memang seharusnya suami istri menjalankan kewajiban itu.
Chintia yang masih berada di balkon menghampiri Daniel lalu memeluknya dari belakang. Peluan Chintia dari belakang tentu membuat Daniel terkejut.
"Chintia, apa yang kamu lakukan? ada apa ini?" tanya Daniel
"Mas, aku minta maaf yang tadi," jawab Chintia
Daniel kemudian menoleh kearah Chintia lalu memegang tangan Chintia yang dingin. Merasakan tangan Chintia yang dingin tentu membuat Daniel khawatir.
"Chintia, tanganmu sangat dingin. sekarang masuklah," ucap Daniel
__ADS_1
"Aku hanya ingin bersamamu Mas," jawab Chintia
"Ya sudah, kita masuk kedalam lalu tidur," saut Daniel
Daniel dan Chintia masuk kedalam kamar lalu berbaring diatas ranjang. Namun walaupun sudah berbaring diatas ranjang Daniel merasa tidak mengantuk. Entah apa yang dipikiran Daniel sehingga membuatnya tidak mengantuk.
Chintia saat itu sebenarnya juga belum tertidur. Chintia hanya pura pura tidur dengan menyembunyikan tubuhnya dalam selimut. Entah apa yang direncanakan Chintia tiba tiba tangan dan kaki Chintia merangkul tubuh Daniel layaknya memeluk guling raksasa. Daniel saat itu sangat terkejut dengan ulah Chintia.
"Chintia..." ucap Daniel
"Hmm..." jawab Chintia
"Kalau kamu tidak siap jangan menyiksa Mas," saut Daniel
"Mas, mohon jangan melakukan ini, Mas pria normal," jawab Daniel
Benar saja, Daniel merasa tersiksa dengan perlakuan Chintia. Tubuh Daniel berkeringat dan tentunya sesuatu yang ada di ************ Daniel mengeras dan berdiri tegak. Chintia yang merasakan raut wajah terksiksa dari Daniel sontak merangkak menaiki tubuh Daniel lalu mencium pipi Daniel.
"Cup" (Chintia mencium pipi Daniel)
Daniel semakin tersiksa dengan ulah Chintia. Dengan terpaksa Daniel memohon pada Chintia agar tidak menyiksanya.
"Chintia, Mas mohon jika kamu belum siap jangan lakukan ini, Mas tidak mau kebablasan dan kamu menyesal," ucap Daniel
__ADS_1
"Mas, aku memutuskan bersedia, aku sudah siap," jawab Chintia
"Kamu yakin dengan keputusanmu?" tanya Daniel
"Yakin Mas," jawab Chintia
"Tolong jujur sama Mas , apakah kamu merasa terpaksa ingin melakukan ini?" tanya Daniel
"Aku tidak terpaksa Mas, aku sudah siap. aku baru menyadari kalau aku salah menolak permintaan Mas tadi," jawab Chintia
"Baiklah, Mas akan memulainya. kamu sudah siap?" tanya Daniel
"Aku siap Mas, tapi bimbing aku untuk menjalankan kewajibanku ini. aku benar benar tidak tahu harus melakukan apa dan memulainya bagaimana,"jawab Chintia
"Itu pasti, Mas akan membimbingmu melakukanya. sebentar lagi kita akan menjadi suami istri yang seutuhnya," saut Daniel
"Iya Mas," jawab Chintia
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga