
Sore hari, setelah kuliahnya selesai Chintia berjalan kaki pulang menuju kontrakan. Sebenarnya Hesti dan Melati mengajaknya ketemuan di kafe, tapi Chintia menolaknya karena ada urusan. Dan tentunya urusan itu adalah bekerja sebagai guru bimbel, tak mungkin Chintia mengatakan pada dua sahabatnya itu.
Dalam perjalanan pulang, Chintia tidak sadar jika Hesti dan Melati membuntutinya. Hesti dan Melati membuntuti Chintia dengan berjalan kaki. Hesti sengaja meninggalkan mobilnya di kos temanya dekat kampus, karena jelas jika Hesti membuntuti Chintia dengan mobil, Chintia akan tahu jika dibuntuti.
Hesti dan Melati mengira kontrakan Chintia dekat dengan kampus. Namun mereka berdua salah besar. Mereka berdua sudah berjalan jauh tapi tetap saja belum sampai. Melati yang kakinya kelelahan langsung mengeluh menyalahkan Hesti.
"Hes, kakiku pegal. semua ini gara gara kamu tahu nggak? kapan nih nyampeknya," rengek Melati
"Ah...kamu kok nyalahin aku sih, Mel? kita berdua kan sudah sepakat jalan kaki membuntuti Chintia, kakiku juga capek Mel," jawab Hesti
"Semua ini karena idemu. seharusnya kita bawa mobil," ucap Melati
"Eh Mel, kalau kita bawa mobil yang ada kita ketahuan sama Chintia. kalau sampai ketahuan namanya keciduk. kalau sudah keciduk ya gagal deh rencana kita," saut Hesti
"Tapi aku capek," ucap Melati
"Udah deh, kita sama sama capek. ayo kita lanjutin perjalanan kita. lihat noh, Chintia udah kaya kancil jauh ninggalin kita. jangan mengeluh terus, aku keluarin kamu dari duo detektif kalau ngeluh terus," jawab Hesti
"Hah? Duo detektif? emang kita penyanyi buat duo?" ucap Melati
"Kalau duo penyanyi yang ada kita konser di kamar mandi Mel," jawab Hesti
"Gak apa apa dong, nanti di youtube video kita jadi viral dan nama kita melejit. terus kita trending bisa nyaingin Duo Serigala dan Duo Anggrek." saut Melati
"Mel, lama lama bicara sama kamu aku merasa kaya bicara dengan Ibu Ibu di toples khong guan yang tanganya gak pegel pegel pegang teko," ucap Hesti
"Lha, hubunganya apa?" jawab Melati
"Kamu gak pegel apa ngoceh mulu? Sudahlah, jangan banyak omong, ayo kita jalan," saut Hesti
__ADS_1
Hesti dan Melati melanjutkan perjalananya membuntuti Chintia. 10 menit kemudian, Hesti dan Melati melihat Chintia membuka pintu kontrakanya. Dari jauh, Hesti dan Melati terkejut ada seorang laki laki yang menyalami tangan Chintia.
"Hes, apa kamu lihat? itu laki laki kan? yang ada di kontrakan Chintia?" tanya Melati
"Iya bener, Chintia apa punya saudara laki laki?" tanya balik Hesti
"Chintia kan anak tunggal, terus siapa ya laki laki itu?" ucap Melati
"Apa jangan jangan itu pacar Chintia?" duga Hesti
"Jangan suudzon deh, kontrakan Chintia kan di gang perumahan, coba kita tanya tanya sama tetangganya sekitar sini," ucap Melati
"Wah, ide bagus. ayo kita ke rumah ijo sebelah kontrakan Chintia aja," jawab Hesti
"Ok, lets go," saut Melati
Hesti dan Melati berjalan menuju rumah di samping Chintia. Saat sampai di depan pintu, Hesti dan Melati saling menyenggol dan menyuruh memulau mengetok pintu.
"Kok aku? kamu aja," jawab Melati
"Kamu aja aku malu," saut Hesti
"Yang punya ide kan kamu Hes, ayolah pertanggungjawabkan idemu," jawab Melati
"Gantian dong, yang kasih ide kan aku? kamu yang njalanin," saut Hesti
"Ya udah deh, ehem..." ucap Melati
Dok...Dok...Dok (Melati mengetuk pintu)
__ADS_1
"Permisi, assalamualaikum," ucap Melati
Tidak lama kemudan pemilik rumah membukakan pintu dan menjawan salam dari Melati.
Ceklek (pintu rumah terbuka)
"Waalaikumsalam," jawab Pemilik Rumah
"Ada apa ya mbaknya ke rumah saya?" lanjut Pemilik Rumah
"Ini saya mau bertanya, penghuni rumah sebelah Ibu itu apa benar rumahnya Chintia?" tanya Melati
"Oh, saya kurang tahu namanya. itu rumah kontrakan Ibu Hartatik. tapi memang ada mahasiswa yang baru baru ini tinggal disitu," jawab Pemilik Rumah
Hesti dan Melati yakin yang dimaksud mahasiswa yang tinggal di kontrakan bu hartatik adalah Chintia.Tanpa ragu, Melati bertanya lagi tentang penghuni kontrakan Chintia.
"Bu, kalau boleh tahu mahasiswa itu sendirian atau ada temanya Bu?" tanya Melati
"Oh, kalau tidak salah
sama suaminya. mahasiswa di kontrakan bu Hartatik sepertinya sudah menikah," jawab Pemilik Rumah
"Apa ? menikah?" jawab Hesti dan Melati bersamaan
"Iya, tapi saya gak tahu pasti itu kabar bener apa tidak. kalian berdua temanya ya? " tanya Pemilik Rumah
"Iya bu, kami berdua temanya, terima kasih bu informasinya," jawab Melati
"Iya sama sama, kalian nggak mampir dulu?" saut Pemilik Rumah
__ADS_1
"Oh, tidak usah repot repot Bu, kalau gitu kami berdua pamit dulu sudah mau maghrib, assalamualaikum," ucap Melati
"Waalaikumsalam," jawab Pemilk Rumah