
Setelah mendapat informasi keberadaan Niken, Daniel langsung bergegas memesan taksi untuk pergi ke ancol. Saat didalam taksi, Daniel mendapat telepon dari Galih. Tanpa ragu, Daniel mengangkat telepon dari Galih.
📞"Hallo Lih," ucap Daniel
📞 "Hallo Nil, posisimu sekarang dimana?" tanya Galih
📞 "Aku mau mencari Niken di Ancol, aku sudah menemukan bukti kejahatanya," jawab Daniel
📞 "Bagus Nil, laporanku sudah di proses oleh sepupuku yang bekerja di kepolisian. kita hanya bisa berdoa agar semua dapat berjalam tepat waktu," saut Galih
📞 "Iya Lih, sekarang sebentar lagi aku sampai di ancol," jawab Daniel
📞"Baiklah, aku tutup dulu teleponya, aku akan menututimu disana, assalamualaikum," saut Galih
📞"Waalaikumsalam," jawab Daniel
Tut...Tut...
20 menit kemudian, Daniel sudah sampai di ancol. Dan kebetulan disaat yang bersamaan Galih juga baru sampai di ancol.
Sesampainya di pintu masuk ancol, Daniel keluar dari taksi kemudian berpindah masuk kedalam mobil Galih. Di pintu masuk, harga tiket masuk ke gerbang Ancol ini adalah sekitar Rp. 25.000 per orang. Sedangkan untuk para pengunjung yang datang dengan membawa kendaraan maka akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp. 25.000 untuk mobil sedangkan Rp. 15.000 untuk motor.
Saat memasuki gerbang ancol, Daniel dan Galih kebingungan mencari keberadaan Niken dan teman temanya. Daniel dan Galih akhirnya memutuskan untuk menyusuri berbagai wisata di ancol. Awalnya Daniel menolak karena setiap memasuki wisata ancol akan memerlukan biaya. Tapi Galih tetap bersikukuh menyusuri semua wisata di ancol. Dan urusan biaya Galih yang akan menanggungnya.
Tempat pertama kali yang dikunjungi adalah Pantai Ancol. Kebetulan saat memasuki wilayah Pantai Ancol tidak dikenai biaya. Di Pantai Ancol, Daniel dan Galih melihat kerumunan gadis memakai topi ulang tahun sedang makan ramai ramai. Daniel saat itu mencurigai terdapat Niken disana.
__ADS_1
"Galih, sepertinya aku memiliki keyakinan Niken berada di kerumunan gadis itu," ucap Daniel
"Apakah kamu menemukan petunjuk?" tanya Galih
"Iya, Chintia tadi memberi pesan kepadaku kalau Niken menghadiri pesta ulang tahun temanya di ancol," jawab Daniel
"Baiklah, kamu pakailah kaca mata hitamku. sepertinya kamu akan dikenali Niken jika tidak memakai kaca mata hitam," ucap Galih
"Iya, kamu benar," jawan Daniel
Galih saat itu memberikan kacamata hitamnya kepada Daniel. Daniel menerima kaca mata hitam dari Galih lalu memakainya. Setelah memakai kaca mata, Daniel menghampiri para gadis yang sedang ada di pesta. Dan benar saja, apa yang dikatakan Galih memang memang terbukti. Daniel disana menjadi pusat perhatian para gadis yang berkumpul. Termasuk Niken yang nyatanya tiba tiba kepincut dengan penampilan baru Daniel
"Hai brother, siapa namamu? kenalin namaku Niken," tanya Niken
"Saya Zidan," jawab Daniel bohong
"Wah, nama yang indah. apakah kamu sendirian disini?" tanya Niken
"Saya bersama teman saya Galih. saya sedang mencari teman untuk saya ajak makan malam," jawab Daniel
"Kalau aku yang jadi teman makan malam kamu gimana? aku bosan keluargaku gak ada dirumah," ucap Niken
"Kena kau," batin Daniel
"Ok baiklah, aku akan mengajakmu ke suatu tempat," jawan Daniel
__ADS_1
"Wah Zidan, aku senang sekali," saut Niken
Niken tiba tiba sontak memeluk Daniel yang dianggapnya Zidan. Daniel hanya tersenyum sinis melihat Niken yang terperangkap jebakanya. Berbeda dengan saat memeluk Chintia dirinya merasa hangat. Daniel merasa risih dan jijik saat Niken memeluknya. Tanpa ragu, Daniel melepaskan paksa pelukan Niken sontak membuat Niken terkejut.
"Eh Zidan, maafkan aku. aku terlalu senang," ucap Niken
"Iya tidak apa apa. jangan diulangi," jawab Zidan
"Zidan, saat melihatmu jantungku berdebar. aku sepertinya mulai mencintaimu sejak pandangan pertama. apakah kamu mau menjadikan aku pacarmu?" ucap Niken
"Gih, menjijikan banget wanita ini, nggak kakaknya gak adeknya kelakuanya sama saja.malah ini si adeknya lebih parah. Sangat langka peristiwa cewek nembak cowok duluan." batin Zidan
"Aku lapar, ayo kita ke tempat makan sekarang," ucap Zidan
"Tapi bagaima jawabanmu, apakah kamu menerimaku menjadi pacarmu, Zidan?" tanya Niken
"Aku tidak bisa berpikir karena sekarang aku lapar, aku mau mengisi perutku" jawab Zidan
"Iya baiklah, ayo kita cari makan," saut Niken
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga
__ADS_1