
Daniel dan Chintia sangat menikmati pemandangan yang ada di Taman Situ Lembang. Mereka berdua betah dan tidak bosan berkeliling walau hanya sekedar jalan kaki dan bergandengan. Saat berkeliling, Chintia melihat wahana permainan ayunan. Melihat ayunan, Chintia lansung mengajak Daniel bermain ayunan.
"Mas, disana ada ayunan. kita main ayunan yuk, Mas?" ucap Chintia
"Kamu nggak malu main ayunan? itu ayunan permainan anak anak lho," tanya Daniel
"Mengapa harus malu? main ayunan kan mengasyikan," jawab Chintia
"Tapi sekarang masih ramai. ada banyak anak kecil.kita nunggu sepi aja," ucap Daniel
"Ah, aku tidak mau. mumpung ayunanya nganggur, kita pakai saja," saut Chintia
"Kamu suka main ayunan?" tanya Daniel
"Suka banget Mas. ayo kita main ayunan," jawab Chintia
Daniel tersenyum melihat Chintia yang bertingkah seperti anak kecil. Dalam kencan pertamanya besama Chintia bukan suasana romantis yang didapat. Melainkan, suasana rengekan gadis kecil yang minta bermain ayunan. Bagi Daniel sekarang, Chintia masuk kategori gadis kecil yang imut dan menggemaskan. Karena Chintia menurutnya masuk dalaam kategori imut dan menggemanskan. Daniel memanggil Chintia dengan sebutan Princes Imut.
"Princes Imut, kita main ayunanya sebentar saja, ya?" ucap Daniel
"Mas, kok panggil aku Princes Imut?" tanya Chintia
"Karena kamu adalah gadis kecil Mas yang cantik, imut, lucu, menggemaskan kaya marmut," jawab Daniel
__ADS_1
"Ok, kalau gitu sekarang Princes Imutnya mau main ayunan." ucap Chintia
Daniel dengan pasrah membuntuti Chintia berlari menuju kearah tempat ayunan. Saat sampai di tempat ayunan, Chintia langsung duduk kemudian mengayunkam ayunanya dan berteriak.
"Yuhu...menyenangkan sekali," teriak Chintia
Melihat Chintia asyik sendiri bermain ayunan, Daniel hanya berdiri di dekat ayunan menunggu Chintia bosan bermain ayunan. Daniel seperti ayah yang menemani anaknya bermain ayunan. Mereka berdua tidak terlihat seperti suami istri. Bahkan bisa dikatakan merekaa berdua seakan akan menyamar menjadi ayah dan anak. Terbukti, terdapat pengujung yang menemani anaknya perosotan menghampiri Daniel lalu mengajak bicara.
"Pak, lagi nungguin anaknya bermain ayunan? Ibunya dimana, Pak" tanya Pengunjung
"Maaf Bu, saya menemani istri saya," jawab Daniel
"Wah, saya minta maaf Pak karena lancang. istri Bapak mirip anak saya yang sekarang lagi kelas IX SMP." saut Pengunjung
"Iya Bu, tidak apa apa. istri saya sekarang sudah kuliah semester satu." jawab Daniel
"Iya Bu, terima kasih. anak Ibu juga ganteng," jawab Daniel
"Terima kasih Pak, kalau gitu saya permisi ajak anak saya pulang," ucap Pengunjung
"Iya Bu, terima kasih juga," jawab Daniel
Pengujung yang mengajak bicara sama Daniel beranjak pergi dari wahana permainan.
__ADS_1
Tidak terasa sudah hampir satu jam Chintia bermain ayunan. Chintia yang saat itu merasa bosan mengajak Daniel mencari makan.
"Mas, aku sudah selesai bermain. sekarang ayo kita cari makan. aku mulai lapar," ucap Chintia
"Princes Imut mau makan apa?" tanya Daniel
"Mas, jangan terus terusan panggil aku Princes Imut," jawab Chintia
"Mengapa? kamu memang cantik dan imut. apa kamu tidak dengar tadi ada pengunjung mengira kita ayah dan anak," ucap Daniel
"Tapi aku agak risih. Mas panggil aku Chintia aja, " jawab Chintia
"Ok, khusus hari ini saja Mas panggil kamu Princes Imut. Karena ini kencan pertama kita," ucap Daniel
"Baiklah, terserah kamu aja Mas. sekarang ayo kita cari mie ayam," jawab Chintia
"Iya ayo," saiut Daniel
Daniel dan Chintia kemudian besama sama melanjutkan perjalananya keliling taman untuk mencari mie ayam.
-----------
@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga