Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
202. PERTANYAAN IHSAN


__ADS_3

"Kau mirip sekali Putra, dia adiknya Galih yang dibawa pergi mantan istriku," saut Pak Hendro


Galih dan Daniel hanya terdiam mendengarkan ucapan Pak Hendro. Namun disaat yang bersamaan, Ihsan dan dokter ternyata sudah masuk dalam ruangan. Dan secara tak sengaja pula Ihsan mendengar kalimat terakhir ucapan Pak Hendro.


"Maksud bapak?" tanya Ihsan


Degg...


Pak Hendro, Galih dan Daniel sontak terkejut saat Ihsan mendengar pembicaraanya. Semua hanya terdiam tak menjawan pertanyaan Ihsan. Tidak ada yang bernisiatif membuka suaranya hingga kondisi ruangan nampak hening. Beruntung, dokter yang ikut masuk bersama Ihsan mulai membuka suara.


"Maaf, saya harus memeriksa kondisi pasien," ucap Dokter


"Baik Dok," jawab Galih


Galih, Daniel dan Ihsan keluar dari ruangan menuunggu dokter memeriksa Pak Hendro. Galih dan Daniel saat itu masih bungkam perihal perbincangan tadi kepada Ihsan. Begitu juga Ihsan yang memilih diam tidak bertanya apapun pada Galih dan Daniel. Karena dalam pikiran Ihsan sekarang hanya ayahnya yang bisa menjelaskan semua ini.


"Sebaiknya aku menanyakan hal tadi kepada bapak. apakah artinya ucapan bapak tadi? apa bapak pernah menikah? dan punya anak?dan apa hubunganya dengan Pak Galih dan Pak Daniel," batin Ihsan


Dibalik diamnya Ihsan, sungguh membuat Galih dan Daniel merasa tidak enak hati. Ingin sekali mengatakan kebenaran tapi Galih dan Daniel belum siap. Galih yang melihat diamnya Ihsan saat itu mencoba mengalihkan perhatian.


"Ihsan, ayo kita pergi ke kantin sama sama," ucap Galih

__ADS_1


"Maaf Pak, saya disini saja," jawab Ihsan


"Kamu tidak lapar?" tanya Galih


"Emm..iya saya belum lapar," jawab Ihsan


"Kruyuk...Kruyuk.."(bunyi perut Ihsan)


Perut Ihsan kali ini tak bersahabat dengan ucapan Ihsan. Sebenarnya Ihsan sejak dari pagi hanya makan satu buah pir karena tidak sempat ke kantin. Belakangan ini semenjak Pak Hendro dirawat di rumah sakit pola makan Ihsan sungguh berantahkan. Bahkan pernah hampir seharian dirinya tak makan. Terkadang dirinya makan saja harus dipaksa oleh ibunya dan juga Fiona yang kadang mampir menjenguk


"Sebaiknya kamu isi perutmu yang demo itu," ucap Galih


"Kalian berdua duluan saja, saya mau menjaga bapak," jawab Ihsan


Saat dalam ruangan tadi memang Daniel mulutnya tak berhenti mengunyah buah pir dan jeruk yang dikupaskan Ihsan. Ihsan tadi mengupas 8 buah pir dan 4 buah jeruk. Dan sebagian besar semua buah ludes dimakan Daniel. Sementara Galih hanya makan sedikit karena tidak begitu suka buah buahan.


Mendengar ucapan Daniel yang kekenyangan makan buah. Galih sontak meledek Daniel yang memiliki porsi makan banyak.


"Nah bagus deh kalau kamu kenyang Nil, edisi tamu menjenguk kelaparan, haha," sindir Galih


"Lha, kaya kamu gak ikut makan aja," jawab Daniel

__ADS_1


"Lambungku ada satu kalau kamu ada empat. penampungan kamu ada banyak. ada rumen, retikulum, omasum, abomasum. makanya apa aja semua kamu lahap, haha.." saut Galih


"Dih ngaco. kamu tuh sapi. efek binimu jurusan biologi otakmu jadi gesrek. lambung sapi sampai apal," ucap Daniel


Semua tertawa mendengar gurauan Daniel. Ihsan yang tadi hanya diam saja ikut tertawa kecil. Ihsan tidak menyangka kedua atasanya bisa bergurai dan bercanda. Padahal selama beberapa bulan mengenal Daniel dan Galih, Ihsan tak pernah melihat wajah tertawa lepas Daniel dan Galih.


Setelah cukup tertawa, Galih saat itu langsung mengajak Ihsan ke kantin.


"Ya sudah San, sekarang kita ke kantin makan siang. kita tinggalkan tamu kelaparan ini disini," ucap Galih


"Udah deh, sono pergi. selalu deh kamu ah," jawab Daniel


Galih dan Ihsan pergi ke kantin dengan tawa kecil meninggalkan Daniel. Setelah kepergian Galih dan Ihsan, Daniel memikirkan dibalik diamnya Ihsan tadi.


"Apa Ihsan sudah dengar ya tadi? tapi sepertinya dia dengar. jika dia tidak dengar tidak mungkin dia bertanya tadi. dia tipe orang yang selalu ingin menemukan jawaban. aku harap Galih bisa menghadapinya," batin Daniel


---------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


nb : maaf atas keterlambatanya, author sedang sibuk tugas akhir. terima kasih semuanya


__ADS_2