Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
158. CERITA RATIH


__ADS_3

Ratih sambil terisak tangisnya menceritakan hal yang sebenarnya terjadi kepada Danie dan Galih.


"Aku minta maaf, aku saat SMA kelas XI dipaksa menikah dengan Mas Galih. awalnya aku tidak mau tapi ibu memaksaku. namun aku sadar kalau ternyata ibuku memiliki dendam dengan ibu Olivia. Sebenarnya aku tidak selingkuh, itu akal akalan ibuku saja karena ingin menghancurkan keluarga kalian," ucap Ratih


"Lalu, apa maksudmu dulu membunuh Fira teman kita sekelas dulu? apakah Fira ada salah denganmu?" tanya Daniel


"Aku akan menjawab itu setelah aku menceritakanya secara runtut," jawab Ratih


"Baiklah lanjutkan," saut Daniel


"Aku dan Mas Galih hanya bertahan dua bulan saat itu, akhirnya aku tetap setia dengan pendirianku mengejar cinta kamu Nil. aku mengatakan pada ibu kalau aku mencintaimu dulu. Entah mengapa ibuku sangat mendukungku saat itu," ucap Ratih


"Maksudmu kepergian Fira karena ibumu? di cctv terlihat jelas kamu mendekati mobil Fira saat itu" tanya Daniel


"Iya benar, ibuku menyuruh orang untuk membuat mobil Fira lepas kendali nanti. aku memang mencintaimu tapi aku tidak mau menyakiti Fira. Hingga akhirnya aku ingin menyelamatkan Fira. Namun naas, sebelum aku menyelamatkan Fira, Fira sudah naik mobil dan lalu kecelakaan.makanya di cctv yang kamu dapat aku terlihat seperti pelaku pembunuhan, nyatanya aku ingin menyelamatkan Fira," jawab Ratih


Daniel merasa bersalah dulu merampok rumah Ratih ternyata kebenaranya bukan Ratih pelakunya.


"Maaf, aku tidak tahu yang sebenarnya dulu," ucap Galih

__ADS_1


"Tidak apa apa, kematian ibu Olivia dan Pak Yazid juga karena ibuku. dendam ibuku sangat besar dengan ibu Olivia. Dan sebenarnya aku menghianatimu dulu hanya karena ingin melindungimu dari keluargaku. saat itu aku tahu kalau kamu adalah adikya Mas Galih. ibu kalian sama," jawab Ratih


"Sebenarnya apa dendam ibumu pada ibuku?" tanya Galih


"Ibuku merasa Ibu Olivia selalu mengambil hak yang seharusnya dimilikinya, seperti ibu Olivia selalu merebut pria yang dicintainya. Baik Pak Purnama atau pun Pak Yazid dua pria itu dicintai ibuku. Bahkan ibu sudah menikah dengan ayah masih saja melirik banyak pria tajir,"ucap Ratih


Menemukan peluang untuk mencari jawaban dari teka teki di pikiranya. Galih akhirnya kompak bertanya nama ibu dari Ratih.


"Siapa sebenarnya nama ibumu?" tanya Galih


"Sebelum aku lahir ibuku memiliki nama Paula, namun setelah menikah dengan ayah karena merasa sial dengan namanya ibuku berganti nama menjadi Maulina," jawab Ratih


"Iya ibuku masih hidup, hanya saja cuma ayah kandungku yang terkena serangan jantung lalu meninggal saat itu," jawab Ratih menangi


"Sekali lagi aku minta maaf, kamu boleh menuntutku atas kematian ayahmu," saut Daniel


"Tidak apa apa, aku sudah memaafkanmu," jawab Ratih


Galih tiba tiba saat itu teringat dengan Pak Hasan dan Ibu Jauza. Bahkan Pak Hasan mengatakan kalau dirinya memiliki anak bernama Ratih.

__ADS_1


"Ratih, beberapa hari kemarin saat aku rapat. aku bertemu dengan Pak Hasan dan Ibu Jauza, apakah kamu mengenalnya?" tanya Galih


"Aku lelah dengan ibuku, aku memutuskan untuk kabur dan bebas dari ibuku. Ibuku berganti nama lagi jadi Jauza saat menikah dengan ayah Hasan. Alasanya mengubah nama tentu biar tidak ada orang yang tahu kalau Maulina masih hidup," jawab Ratih


"Jadi Ibu Jauza itu ibumu?" tanya Galih


"Iya, dia ibu Maulina yang kamu kenal. walau sebenarnya nama aslinya Paula. Heran deh, gampang banget ibu ganti nama mentang mentang punya orang dalam," jawab Ratih


"Baiklah, sekarang apakah kamu tahu dimana ayahku Purnama sekarang?" tanya Galih


"Aku tidak tahu, aku permisi. kalian bisa mencarinya sendiri. aku sudah menceritakan semuanya." jawab Ratih


Ratih berlari meninggalkan Daniel dan Galih. Daniel dan Galih merasa penasaran saat Ratih terlihat panik ditanya tentang keberadaan Purnama. Mereka berdua saat itu sepakat untuk tetap menyelidiki Ratih.


---------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2