
Setelah lelah mengikuti hari pertama kuliah, Chintia berinisiatif untuk pergi pulang ke kontrakan. Namun saat Chintia hendak keluar dari gerbang kampus tidak sengaja ada klakson mobil yang mengagetkan dirinya.
"Tin...Tin..."(bunyi klakson mobil)
"Hei? siapa kamu? keluar nggak?" tegas Chintia
Jendela kaca mobil itu terbuka seketika Chintia tertunduk malu melihat seseorang di dalam mobil tersebut. Di dalam mobil ternyata ada Hesti dan Melati. Hesti dan Melati tertawa melihat ekspresi kaget dari Chintia. Chintia merasa kesal dengan Hesti dan Melati sontak menegurnya.
"Tertawa terus sana sampai puas. tega ya kalian ngerjain aku," ucap Chintia
"Iya deh ,kita berhenti tertawa. maafin kita ya Chin? jangan cemberut gitu dong," jawab Hesti
"Iya Chin, maafin kita ye? kita ada niatan ngajakin kamu ke kafe. kamu mau ya?" bujuk Melati
Chintia melihat jam sudah menunjukan pukul 15.00 WIB. Karena jadwal mengajar bimbelnya pukul masih tiga jam lagi, Chintia memutuskan untuk ikut ke kafe bersama kedua temanya.
"Ok deh, aku maafin aku ikut kalian ke kafe. tapi sebelum maghrib, aku harus balik," jawab Chintia
"Yah, bentar banget. rencananya kita juga mau ngajakin kamu belanja. hari ini aku yang traktir kamu deh," saut Hesti
"Iya nih Chin, ada apa sih emang?" tanya Melati
Chintia merasa tidak mungkin menceritakan kehidupanya kepada Hesti dan Melati. Chintia tidak ingin sahabatnya merasa terbebani memikirkan dirinya. Apalagi kemungkinan terburuknya kedua sahabatnya bisa jadi bercerita tentang kehidupanya kepada orang tuanya dikampung. Chintia masih belum siap menceritakan kehidupanya selama di jakarta. Terpaksa Chintia merahasiakan cerita pelik kehidupanya dengan mencari alasan lain
"Maaf nih, teman kosku sudah menunggu, nanti dia khawatir nyariin aku," jawab Chintia bohong
__ADS_1
"Kalau kita ajak teman kosmu itu ke Mall gimana?" saut Melati
"Eh, Iya bener aku setuju. kita pingin kenalan sama teman kosmu," ucap Hesti
Chintia semakin tersudut dengan ucapan sahabatnya. Chintia bingung harus bagaimana cara mencari alasan yang tepat untuk kedua sahabatnya. Terpaksa Chintia lagi lagi harus membohongi kedua sahabatnya.
"Teman kosku kerja kalau sore hari. dia barusan ngirim pesan ke aku kalau dia tidak bawa kunci kos. aku minta maaf," jawab Chintia bohong
"Baiklah, untuk kali ini gak apa apa deh, kita ke kafe sebentar," saut Hesti
"Iya Chin ,mari masuk dalam mobil," ajak Melati
"Ok, aku masuk," jawab Chintia sembari masuk mobil
Setelah Chintia masuk mobil, Melati mengemudikan mobilnya menuju kafe yang dituju.
15 menit kemudian, mobil yang dikemudikan Melati telah sampai di halaman parkir kafe. Melati, Hesti dan Chintia beranjak turun dari mobil kemudian mencari tempat duduk bersama dan memesan makanan.
Di sela sela menyatap makananya Chintia, Melati dan Hesti saling bercerita tentang masa masa sekolahnya dulu dan kesan masuk di hari pertama kuliah. Hingga akhirnya obrolan cerita menjurus tentang cinta.
"Eh, pacar kamu gimana Mel reaksinya pas tahu kamu kuliah di jakarta?" tanya Hesti
"Pacarku support aku kok, kalau pacarmu gimana Hes?" tanya balik Melati
"Aku baru putus. pacarku egois dia nggak mau aku kuliah di jakarta. terpaksa dong aku putusin dia. aku kan ingin ngejar cita citaku," jawab Hesti
__ADS_1
"Wah, yang sabar Hes, masih banyak kok cowok yang lebih baik diluar sana," saut Melati
"Iya Mel, kalau kamu apa kabar Chin? masa kamu belum mau pacaran. kita udah bertahun tahun kenal sama kamu tidak pernah lihat kamu jalan sama cowok," ucap Hesti
"Iya nih, kamu itu cantik Chin, pasti banyak cowok yang ngejar ngejar," saut Melati
Degg...
Chintia terkejut saat kedua sahabatnya bertanya padanya tentang kisah cintanya. Chintia tidak mungkin menceritakan kalau dirinya sudah menikah. Apalagi pernikahanya dilandasi dengan kesalapahaman. Akhirmya Chintia memutuskan untuk menyembunyikan identitas pernikahan.
"Aku belum mikir kesana. aku fokus belajar dulu," jawab Chintia
"Haduh...kamu polos banget sih Chin," ucap Melati
"Chin, sumpah aku gemes banget sama kepolosanmu," jawab Hesti
"Jangan aneh aneh, ayo lanjutin makan," ucap Chintia
"Maafkan aku Hesti, Melati. aku harus membohongi kalian. aku belum siap cerita tentang kehidupanku kepada kalian selama di jakarta." batin Chintia
-----------
@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga