Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
93. RENCANA 1


__ADS_3

Daniel dan Galih mulai berpencar untuk menjalankan rencananya.


Daniel memulai langkahnya mencari Martin dan Gerry di gedung tua tidak berpenghuni. Hubungan Daniel dengan Martin dan Gerry memang tidak bersahabat. Terakhir bertemu, Daniel bertengkar dengan Martin dan Gerry saat kejadian Chintia diculik. Sebenarnya. Daniel malas bertemu dengan dua sahabatnya yang telah tega menyakiti istrinya. Namun Daniel terpaksa menemui Martin dan Gerry demi agar rencananya membatalkan pesta pertunangan Zaka dan Chintia berhasil.


---- Di Gedung Tua ----


18 menit kemudian, Mobil taksi yang ditumpangi Daniel sudah sampai di gedung tua. Daniel saat itu langsung mendobrak pintu gedung menjumpai Martin dan Gerry yang sedang bermain kartu. Martin dan Gerry terkejut dengan kedatangan Daniel langsung menanyainya.


"Hei Nil, apa kabar? apakah kamu ingin bergabung lagi sama kami?" tanya Gerry


"Sudah kuduga kamu pasti membutuhkan kita Nil," saut Martin


"Aku ingin membawa kalian ke suatu tempat." jawan Daniel


"Hah? kamu ingin kami gabung jadi satpam? sorry ya kami ini miliader," tanya Gerry


"Aku ingin mengajukan penawaran ke kalian. jika kalian ikut akan ku pastikan kalian tidak mendekam di penjara. tapi jika kalian tidak ikut kalian berdua akan tahu akibatnya, " jawab Daniel


"Hah, kamu pikir kami berdua bodoh? kamu ngandalin cctv hotel itu? coba saja kalau berani. karena aku dan Martin sudah menyuruh operator cctv untuk menghapus cctv nya. Dan kami melihatnya sendiri. Haha..." saut Gerry


"Kalian yakin? kalian memang bodoh karena tidak tahu yang sebenarnya. uang sogokanmu pada operator tidak ada apa apanya dibanding bonus operator di bulan ini," jawab Daniel


Gerry dan Martin saling menatap heran ekspresi tenang dari Daniel. Justru mereka berdua yang panik karena keheranan.


"Apa maksudmu?" ucap Martin


"Kalian mengenal Galih?" tanya Daniel


"Iya, dia pengusaha terkenal di berita yang beredar. apa maksudmu menanyakan itu?" tanya balik Martin

__ADS_1


"Dia yang membantuku menggagalkan misi Tuan muda kalian. asal kalian tahu selain pengusaha terkenal dia adalah pemilik hotel itu. Kalian pikir 100 juta cukup? bahkan bonus operator itu menjadi 300 juta setelah menyimpan cadangan cctv kamar itu," jawab Daniel


"Kamu pasti berbohong untuk menipu kami," saut Gerry


"Baiklah, kalau kalian tidak mau ikut denganku, aku akan menghubungi Galih," jawab Daniel


Daniel menujukan layar ponselnya bergambar foto profil Galih kepada Martin dan Gerry. Martin dan Gerry saat itu mulai emosi kepada Daniel. Tanpa berpikir panjang, Gerry dan Martin menyerang Daniel dengan pukulanya. Namun bukan Daniel namanya jika membiarkan langsung pukulan lawanya mendarat ke wajahnya. Daniel saat itu refleks menghindari serangan Gerry dan Martin yang bersamaan. Daniel kemudian menyimpan ponselnya di saku celana, kemudian dirinya maju untuk menyerang Gerry dan Martin. Satu tendangan kaki pertamanya mendarat di perut Gerry


"Buk..." (Daniel menendang perut Gerry)


"Aargh..." teriak Gerry


Tendangan pertama Daniel membuat Gerry terpental dalam kondisi terduduk. Gerry berusaha untuk berdiri namun dirinya masih lemas. Melihat Gerry yang lemah, Daniel menepuk tanganya dan menyindir kemampuan Gerry bertarung.


"Dari dulu kamu memang lemah Gerry," ucap Daniel


"Aku tidak lemah," saut Gerry


"Sudah kubilang aku tidak lemah, aku akan menghabisimu," saut Gerry


"Kamu mau menghabisiku. maafkan aku jika aku harus melakukan ini. aku masih ingat betul dirimu hampir menodai istriku..." jawab Daniel


Tanpa ragu, Daniel menghampiri Gerry kemudian langsung menendang tubuh Gerrry yang lemas. Tendangan kuat dari Daniel membuat Gerry kembali terpental dan pingsan. Melihat Gerry pingsan, Martin tidak terima Daniel melukai Gerry. Martin yang saat itu berada di belakang Daniel tiba tiba menendang punggung Daniel.


"Buk..."( Martin menendang punggung Daniel)


Daniel sedikit terpental terkena tendangan Martin. Daniel saat itu masih bisa bangkit.


"Kamu rupanya ingin aku bernasib sama dengan Gerry. tapi aku tidak selemah Gerrry," ucap Daniel

__ADS_1


Daniel mengumpulkan tenaganya sejenak untuk menyerang Martin. Namun karena Martin sudah lebih siap bertarung tanpa ragu dirinya berlari maju mendekati Daniel dan menyerang


"Hiyakk..." teriak Martin


"Buk..." (Martin menonjok wajah Daniel)


Daniel meringis kesakitan ujung bibirnya mengeluarkan darah segar. Namun, Daniel tidak menyerah begitu saja. Daniel menggenggam tanganya erat kemudian gantian dipukulah wajah Martin dengan tanganya.


"Buk..."(Daniel menonjok Martin)


Martin yang saat itu tidak terima mendapat tonjokan meladeni serangan Daniel hingga terjadilah aksi perkelahian antar mereka.


"Buk...Buk...Buk..."(Daniel dan Martin bertarung)


Perkelahian antara Daniel dan Martin berlansung 10 menit. Di serangan terakhirnya, Daniel menonjok kuat dagu Martin hingga dua gigi bawah Martin copot dan berdarah. Martin saat itu langsung terpental didekat Gerry dengan keadaan wajahnya yang babak belur dan tentunya mulutnya berdarah karena giginya copot. Martin seketika pandanganya menjadi buram menatap Daniel. Hingga akhirnya Martin mengikuti jejak Gerry pingsan di tempat.


Setelah membuat Gerry dan Martin pingsan, Daniel langsung mengikat tangan Gerry dan Martin dengan tali tampar yang ada di gudang tua. Daniel saat itu juga merampas ponsel Gerry dan Martin yang nantinya digunakan sebagai barang bukti. Namun disela sela dirinya merampas ponsel Gerry dan Martin, pandangan Daniel tertuju pada suatu benda yang terletak tidak jauh dari tempat Gerry dan Martin pingsan.


"Hah? Benda apa itu?" ucap Daniel


Daniel penasaran dengan benda itu sontak ingin melihatnya dari dekat. Daniel berjalan mendekati benda itu dan saat posisi Daniel lebih dekat dengan benda itu terlihatlah pemandangan jelas dari benda itu. Daniel tersenyum sinis melihat benda itu. Menurutnya benda itu akan membantunya melancarkan misinya membatalkan pertunangan Chintia dan Zaka


"Akhirnya aku mendapatkan petunjuk. Bersiaplah, kalian semua akan mendapat balasan dari permainan yang kalian mulai," batin Daniel


--------------


@@@@@


Yuk dukung author dengan rate, like, coment dan vote novel ini !!!!

__ADS_1


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


nb : penasaran ya benda apa? tunggu next eps🤗


__ADS_2