
Pagi hari, dari dalam kamar terdengar suara ketukan pintu yang keras tanpa henti.
"Dok...Dok...Dok...Dok...Dok..."(bunyi ketukan pintu)
Daniel dan Chintia yang tertidur pulas langsung terbangun mendengar suara ketukan pintu yang keras dari luar. Chintia merasa takut, dirinya merasa tidak punya masalah dengan seseorang. Chintia sontak memegang lengan kekar Daniel lalu mengatakan kalau dirinya tidak punya masalah dengan seseorang.
"Mas, aku takut, diluar ada yang ngetuk pintu sangat keras. aku tidak punya masalah Mas sama orang. aku tidak tahu apa apa," ucap Chintia panik
"Jangan takut, biar aku yang membuka pintunya," jawab Daniel
Daniel beranjak dari ranjangnya tiba tiba terkejut lengany tertahan dengan tarikan tangan Chintia.
"Chintia, ada apa?" tanya Daniel
"Aku mau ikut keluar, aku penasaran dengan orang yang ada diluar," jawab Chintia
"Baiklah, ayo gandeng tanganku," saut Daniel
Daniel menggandeng tangan Chintia kemudian berjalan menuju pintu kontrakan. Sesampainya di depan pintu kontrakan, Daniel membuka pintunya seketika terkejut dengan tamu yang datang ke kontrakanya
"Bu Hartatik," ucap Daniel
"Iya, kamu pasti tahu kan alasan saya kesini?" tanya Bu Hartatik
"Maaf Bu, sebelumnya saya tidak tahu alasan mengapa Ibu mengetuk pintu dengan keras," saut Chintia
__ADS_1
"Oh, preman di sampingmu ini tidak cerita sama kamu? saya sungguh menyesal merestui hubungan kalian dulu," ucap Bu Hartatik
Chintia menoleh kearah Daniel langsung bertanya maksud dari perkataan Bu Hartatik.
"Mas, apa kamu melakukan sesuatu yang membuat Bu Hartatik marah?" tanya Chintia
"Iya, aku berkelahi dengan Zaka tadi," jawab Daniel
"Apa? berkelahi? apa yang membuat kalian saling berkelahi?" tanya Chintia panik
"Preman di sampingmu itu yang sekarang menjadi suamimu merasa irih dengan Zaka. preman itu ingin Zaka lenyap karena menganggap Zaka selingkuh denganmu !" saut Bu Hartatik
Chintia tidak percaya dengan apa yang dilakukan Daniel kepada Zaka. Terlebih lagi, Daniel menuduh Zaka selingkuh denganya. Chintia tahu Daniel mencintainya tapi tuduhan selingkuh itu membuatnya sakit hati. Chintia menatap kearah Daniel dengan mata berkaca kaca langsung bertanya.
"Mas, apa benar kamu menuduh Mas Zaka selingkuh denganku?" tanya Chintia
"Mas Zaka memang pernah menyatakan cintanya padaku. tapi apakah Mas Zaka seburuk itu? dan apakah Mas Daniel menuduh Mas Zaka selingkuh denganku?" batin Chintia
Chintia hanya terdiam dirinya menangis jika memang benar Daniel menuduhnya selingkuh. Daniel yang melihat Chintia menangis langsung menghapus air mata Chintia di pipinya lalu menenangkanya.
"Chintia, kamu harus percaya denganku. aku tidak menuduhnya selingkuh. dan juga dia yang menyerangku duluan," ucap Daniel
"Eh preman, mending ceraikan saja Chintia. intropeksi jadi orang. kamu itu gak pantes bersanding dengan gadis sebaik Chintia," saut Bu Hartatik
"Cukup Bu, tolong tinggalkan kami berdua. kami akan menyelesaikan masalah ini," jawab Daniel
__ADS_1
"Ok, saya pergi," saut Bu Hartatik
"Chintia, suamimu itu bukan orang baik baik dan suamimu itu preman. Zaka kena tonjok sama suamimu itu. Zaka itu orang baik, kamu sudah mengenalnya kan? Ibu harap kamu bijak dalam mengambil keputusan." lanjut Bu Hartatik
Bu Hartatik lalu pergi meninggalkan kontrakan Chintia.
Chintia hanya bisa menangis dirinya bingung entah siapa yang harus dipercayainya. Di satu sisi Daniel adalah suaminya dan di satu sisi lainya Bu Hartatik sudah dirinya anggap sebagai keluarga.
Daniel yang melihat Chintia menangis ikut sedih merasakanya. Daniel memegang bahu Chintia dengan kedua tanganya kemudian mengajak bicara.
"Chintia, apakah kamu percaya denganku?" tanya Daniel
"Aku bingung Mas, aku tidak tahu harus mempercayaimu atau Bu Hartatik," jawab Chintia
"Baiklah, aku tidak menuntutmu harus percaya kepadaku. hubungan kita sudah berjalan seminggu lebih dan kamu masih belum mencintaiku. aku memberi kebebasan kepadamu untuk memilih." ucap Daniel
"Memilih apa mas?" tanya Chintia
"Jika kamu ingin lepas dariku aku ikhlas.aku tidak ingin menekanmu. kamu berhak menentukan hidupmu." ucap Daniel lirih
--------------
@@@@@
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
__ADS_1
Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga