Menikah Dengan Preman

Menikah Dengan Preman
173. ALIRAN KEJAWEN


__ADS_3

Esok hari, Daniel tetap saja memaksa Chintia tidak boleh keluar dari kamar setelah jalan pagi.


"Hari ini Mas ada meeting dan terpaksa harus ke kantor. kamu jangan beranjak dari tempat tidur," ucap Daniel


"Iya Mas," jawab Chintia


"Ingat? Mas mengawasimu," saut Daniel


Chintia mengangguk paham mendengar ucapan Daniel. Daniel kemudian keluar dari kamarnya tiba tiba terkejut dengan kedatangan Nenek Irah.


"Eh nenek, aku kaget nenek datang tiba tiba," ucap Daniel


"Nenek mau ketemu sama Chintia," jawab Nenek Irah


"Eh, tapi nenek mengapa bawa itu?" tanya Daniel


Daniel saat itu melihat Nenek Irah membawa kain pel dan ember berisi pembersih lantai. Tanpa ragu, Nenek Irah menjelaskan tujuan membawa barang tersebut.


"Hari ini nenek ingin Chintia ngepel lantai," jawab Nenek Irah


"Apa? Nek, Chintia gak boleh lelah, dia harus istirahat," saut Daniel


"Chintia harus melakukan ini agar persalinanya lacar," jawab Nenek Irah


Nenek Irah kemudian menatap Chintia


"Chintia, ayo ikut nenek ngepel lantai, ini harus kamu lakukan agar lancar pas mau lahiran," ucap Nenek Irah


"Baiklah Nek," jawab Chintia

__ADS_1


Chintia beranjak turun dari ranjangnya tapi dicegah oleh Daniel.


"Tunggu, diamlah disitu," ucap Daniel


Chintia langsung terdiam tak beranjak dari ranjangnya. Sementara Daniel mencoba membujuk Nenek Irah agar membatalkam keinginanya.


"Nek, maaf ya nek, mengepel lantai itu melelahkan, nenek tahu sendiri kan? wanita hamil gak boleh aktivitas berat berat," ucap Daniel


"Kamu itu jangan ngukung istrimu berbaring di kamar terus, itu akan mempersulit proses lahiranya. percayakan sama nenek. kamu anak muda harus belajar tentang adat, budaya dan sejarah," jawab Nenek Irah


"Ok baiklah Nek, tapi aku benar benar gak ngerti hubungan mengepel lantai dengan proses lahiran," saut Daniel


Nenek Irah saat itu mencubut lengan kekar Daniel. Dan tentunya Daniel mengerang kesakitan.


"Auh...sakit Nek. kok aku di cubit sih," keluh Daniel


"Gak kamu, gak Galih, gak Hesti, gak Chintia semua sama aja, kalian terlalu dimanjakan oleh kemajuan teknologi. sehingga tidak pernah tahu tentang sejarah, adat dan budaya," jawab Nenek Irah


"Wanita hamil dalam budaya jawa dianjurkan untuk mengepel lantai dengan kondisi merangkak atau sujud agar posisi bayi di kandungan bisa turun ke bawah dan tidak sungsang atau melintang saat mau melahirkan. kalau nanti sungsang atau melintang pas lahiran, susah buat lahiran normal," jawab Nenek Irah.


"Baiklah, aku nurut saja sama nenek, kalau gitu Daniel mau berangkat dulu ke kantor," ucap Daniel


"Iya hati hati ya," saut Nenek Irah


"Iya Nek, assalamualaikum," ucap Daniel


"Waalaikumsalam," jawab Chintia dan Nenek Irah


Setelah kepergian Daniel, Nenek Irah mulai memuntun Chintia mengepel lantai dengan posisi merangkak atau sujud. Jujur saja, Chintia merasa malas melakukanya karena dirinya tidak sepenuhnya percaya. Tapi apapun yang dikatakan Nenek Irah tidak ada yang bisa membatahnya.

__ADS_1


20 menit mengepel lantai, Nenek Irah menyuruh Chintia menyudahinya.


"Sudah, sekarang kamu duduk saja dikursi," ucap Nenek Irah


"Iya Nek," jawab Chintia


"Baiklah sekarang nenek ambilkan ramuan manjur guna memperlancar persalinanmu satu bulan kedepaan," saut Nenek Irah


"Nek, Chintia gak boleh minum ramuan sembarangan pesan dokter," ucap Chintia


"Turuti aja, ini ramuan sudah kebukti," jawab Nenek Irah


Tak lama kemudian, Nenek Irah membawakan ramuan untuk Chintia.


"Nek, ini ramuan apa?" tanya Chintia


"itu rendaman rumput fatimah," jawab Nenek Irah


"Buat apa ini, Nek?" saut Chintia


"Karena kamu sudah hamil tua 34 minggu dan hanya menghitung beberapa minggu saja, satu minggu sekali dan jelang kelahiran kamu harus meminum itu, biar otot rahimu kuat pas menjalankan persalinan,dan mempercepat kontraksi," saut Nenek Irah


"Baik Nek," jawab ChintIa


Chintia meneguk satu gelas ramuan yang diberikan Nenek Irah.


--------------


@@@@@

__ADS_1


Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!


Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga


__ADS_2