
--- Rumah Galih ---
Sore hari seperti biasa selesai pulang dari kuliah, Chintia dan Hesti berkutat di dapur menyiapkan makan malam. Hari ini, Chintia dan Hesti ingin mencoba memasak masakan asia timur. Masakan asia timur yang akan dibuat Chintia dan Hesti adalah :
- Dorayaki(Jepang)
- Mochi (Jepang)
- Dimsum (Hongkong)
- Tteokbokki(Korea)
- Kimbab(Korea)
- Kwetiau(China)
Tapi sebelum meereka memasaknya, mereka terlebih dahulu beediskusi apakah makanan asia timur yang akan dibuat disukai oleh Nenek Irah atau tidak.
"Hes, menurutmu Nenek apa suka masakan asia timur yang kita buat?" tanya Chintia
"Harusnya sih suka, kita kan sering memakanya juga di restoran chinese food milik keluarga Maria," jawab Hesti
"Iya sih Hes, dan kita udah persiapkan ini udah jauh jauh hari sampek minta diajarin cara masaknya sama Maria. tapi aku takut masakan kita gak disukai nenek dan suami kita," ucap Chintia
"Bagaimana kalau kita tanya saja? soalnya kamu tahu sendiri kan Nenek kaya gimana kalau ada masakan asing," jawab Hesti
"Eh iya aku ingat, pas aku hamil ngidam kimchi, nenek mengatakan kimchi itu makanan aneh dan beracun. aku sungguh bingung menghadapi nenek waktu itu," ucap Chintia
"Iya, dan parahnya kamu tidak.memakanya dan aku yang mengahbiskanya. dan parahnya kasihan banget Mas Daniel kamu paksda makan itu kimchi, haha..." jawab Hesti
"Haha...iya bener Hes, sekarang ayo kita ke kamar Nenek," ucap Chintia
__ADS_1
"Ok, ayo," jawab Hesti
Hesti dan Chintia bersama sama berjalan menuju kamar Nenek Irah. Sesampainya di kamar Nenek Irah, Chintia dan Hesti melihat Nenek irah terlihat murung, wajahnya sembab seperti habis menangis. Pemandanga langka tidak seperti biasaya Nenek Irah terlihat diam dan banyak melamun.
Hesti dan Chintia saat itu saling menatap kemudian bersama sama masuk kedalam kamar Nenek Irah.
"Nek," panggil Chintia dan Hesti
"Eh kalian disini," jawab Nenek Irah
"Nek, apa ada sesuatu yang nenek pikirkan?" tanya Hesti
"Oh, tidak ada. nenek hanya lelah saja," jawab Nenek Irah
Chintia dan Hesti terdiam dan meragukan jawaban Nenek Irah. Chintia dan Hesti merasa ada suatu hal yang disembunyikan.
"Nek, beneran nenek gak ada yang dipikirkan?nenek cerita saja pada kami berdua," tanya Hesti
"Iya Nek, jangan dipendam," saut Chintia
"Iya ini Nek, kami berdua ingin menanyakan sesuatu untuk menu makan malam yang akan kami buat," ucap Hesti
"Kalian mau memasak apa?" tanya Nenek Irah
"Kami berdua ingin memasak masakan asia timur Nek, dan ini sebenarnya sudah lama persiapanya," jawab Hesti
"Asia Timur?" tanya Nenek Irah
"Iya Nek, hari ini kita rencananya mau memasak Dorayaki, Mochi, Dimsum, Tteokbokki, Kimbab dan Kwetiau. insyallah rasanya enak Nek, kami berdua pernah memakanya dan belajar memasaknya sama teman," jawab Chintia
"Haduh, susah sekali namanya. bahkan Nenek tidak tahu itu makananya seperti apa," saut Nenek Irah
__ADS_1
Chintia dan Hesti saat itu sedikit kecewa karena Nenek Irah seperti tidak menginginkan masakan asis timur. Chintia dan Hesti pasrah, terpaksa mereka berdua akan memasak masakan seperti biasanya.
"Oh baiklah Nek, kami berdua akan memasak menu makan malam seperti biasanya. apa nenek ingin menginginkan sesuatu di menu makan malam nanti?" tanya Chintia
"Kalian boleh membuat makanan yang namanya aneh itu," jawab Nenek Irah
"Eh, maksud Nenek? nenek ingin masakan yang kami berdua rekomendasikan tadi?" tanya Chintia
"Iya tidak apa apa, kalian adalah cucu menantu nenek yang pintar. nenek yakin masakan kalian akan enak. jadi nenek sudah tidak meragukan kalian lagi. kalian bebas memasak apapun," jawab Nenek Irah
"Wah, nenek beneran ingin menu makan malam yang kami berdua rekomendasikan," ucap Chintia
"Iya, udah sana cepat. masakan kalian pasti enak. masaklah makanan itu. jangan sampai nenek berubah pikiran," jawab Nenek Irah
"Siap Nek," saut Chintia dan Hesti
Chintia dan Hesti keluar dari kamar Nenek Irah lalu menuju dapur dengan perasaan bahagia. Sesampainya di dapur saat itu Chintia dan Hesti langsung mengutatakan kesenanganya.
"Hes, hari ini aku senang sekali akhirnya kita diizinkan nenek masak makanan asia timur," ucap Chintia
"Bener Chin, tapi aku merasa nenek tidak seperti biasanya," jawab Hesti
"Iya Hes, kayaknya ada suatu hal yang disembunyikan oleh nenek. dan tumben loh nenek banyak muji muji kita masalah masakan," saut Chintia
"Iya aku juga merasa begitu, nanti kita coba tanya suami kita pas pulang nanti. sekarang ayo kita mulai masak," jawab Hesti
"Ok laksanakan," saut Chintia
--------------
@@@@@
__ADS_1
Yuk dukung author dengan like, coment dan vote novel ini !!!!
Rate, Like, Coment dan Vote kalian sungguh berharga