
malam pun sudah larut, keluarga imma pamit pulang. meski jawaban imma dan Raka belum memuaskan bagi keluarga Ranu, tapi mereka harus mengizinkan keluarga imma pulang..
ibunya Ranu : oya pak, soal emas tunangan itu saya akan ambil ke rumah bapak..
ayah imma : ibu tidak usah ke rumah saya, biar saya saja yang mengantarkan emas itu ke rumah ibu.
ibunya Ranu : ya sudah terserah bapa saja.
keluarga imma pulang, di susul dengan Raka yang mengbawa motor seorang diri.
di sepanjang jalan imma hanya diam, tidak menyangka sedikitpun kalo akhir hubungan nya dengan Ranu akan seperti ini.
kebahagiaan yang dia impikan, hancur seketika. .
setelah sampai di pinggir jalan depan konter Raka, imma memberhentikan motornya, dan Raka yang dari tadi berada di belakang motor imma pun berhenti.
dengan wajah sembabnya, imma mengucapkan terima kasih kepada Raka dan pamit pulang.
Raka saat itu menatap wajah imma dengan perasaan bersalah, " kalo saja teh imma tidak mengenalku, mungkin semua ini tidak akan terjadi , saya minta maaf teh ".. sambil menungkup kedua tangannya.
melihat itu imma hanya menangis, dan memegang tangan Raka lalu pergi meninggalkan Raka .
orang tua imma sudah sampai di rumah, lalu beberapa menit imma pun datang dengan sepupunya..
ayah imma langsung menanyakan emas tunangan imma..
tapi imma tidak mau memberikan emas itu, karena jauh di lubuk hatina, dia masih mengharapkan hubungannya dengan Ranu bisa di perbaiki..
ayah imma yang saat itu melihat anak perempuannya bersedih, hatinya rapuh.. dia lalu pergi ke kamarnya.
ibu imma menyuruh sepupu imma untuk mengajak imma ke kamarnya, lalu imma dan sepupunya pergi ke kamar imma..
di dalam kamar imma hanya terdiam, sambil memandangi foto foto dia dan Ranu. .
sepupu imma pun membuka fb miliknya di ponselnya, tak berapa lama membuka fb, sepupunya langsung lari ke arah imma..
sepupu imma : de, lihat postingan a Ranu. dia mempermalukan de imma, tak tanggung tanggung a Ranu pun mempermalukan nama kedua orang tua de imma, lihat de baca ini..
imma pun membaca postingan Ranu dan adiknya, Ranu dan adiknya menuliskan kalo keluarga imma dan Raka adalah pengecut, sesudah di sidang langsung pada kabur..
imma saat itu juga menghapus air matanya, wajahnya yang sedih berubah menjadi kemarahan.
dia langsung mengetuk pintu kamar orang tuanya, dan memberikan emas dan uang tunangannya untuk di serahkan kepada orang tua Ranu.
imma pun kembali ke kamarnya, dan sholat . .
orang tua imma hanya melihat anaknya itu..
sesudah sholat, imma mengajak sepupu perempuannya itu tidur .
ke esokan harinya ayah imma pergi ke orang tua Ranu untuk memberikan emas pertunangan yang sudah beberapa hari ibu Ranu minta..
di kediaman imma, ibunya imma menunggu kepulangan suaminya dengan perasaan cemas.
imma saat itu masih berada di kamarnya.. .
__ADS_1
lalu ayah imma pulang, deNgan wajah datar.. .
mamanya imma : gimana pa? sudah bapa berikan emasnya?
ayah imma : sudah bu, semua sudah beres. teteh dan Ranu sudah tidak punya hubungan apa-apa lagi.
mamanya imma menghela nafas panjang, mungkin sesudah semua ini berakhir, beban pikiran anaknya akan berkurang.
tiba-tiba imma keluar dari dalam kamarnya, dia tidak menanyakan perihal emas itu.
dia langsung ke dapur untuk makan, di susul oleh sepupunya..
melihat semua itu, orang tua imma sedikit lega.
anaknya sudah mau makan...
hari hari pun berlalu, Ranu sibuk dengan memposting hinaanya kepada keluarga imma, sedangkan imma menyibukan diri dengan kuliah dan kerjanya.
setelah kejadian itu, imma sudah tidak pernah bertemu Raka lagi, pernah beberapa kali Raka menelpon no imma, tapi tak pernah imma jawab.
sudah beberapa bulan dari kejadian itu, kabar Ranu sudah memiliki pacar pun terngiang di telinga imma, tapi imma sudah tidak mau berurusan lagi dengan Ranu..
hari itu imma bersiap untuk pergi kuliah, karena belum memiliki SIM C, imma pergi kuliah dengan naik bus.
saat itu kondisi imma lagi kurang sehat, tapi imma memaksakan diri untuk pergi kuliah..
sampailah dia di kost'n, dia pun beristirahat..
besok harinya dia mulai ke kampus, dan menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswi..
tak terasa sudah hari minggu, dia pun membereskan barang bawaannya. minggu ini imma tidak ada jadwal ngampus, karena dosennya gak ada.
seperti biasa dia menunggu bus lagi di dekat lampu merah,
sudah lama imma menunggu bus tapi tak kunjung ada..
tiba-tiba ponsel imma berdering, ternyata itu dari Raka.
imma langsung mengangkat telponnya, karena imma merasa bersalah, sesudah kejadian itu dia tidak pernah mengangkat telpon dari Raka.
imma : assalamu'alaikum a..
Raka dhea : wa'alakumsalam, alhamdulillah teteh mau menjawab telpon dari saya (terdengar suara Raka yang senang karena imma mau menjawab telponnya ) ..
imma : maaf a, saya baru mengangkat telpon aa sekarang. karena.... (Raka memotong pembicaraan imma)
Raka dhea : gpp teh, saya sekarang senang teteh sudah mau bicara lagi dengan saya. saya ganggu tidak teh?
imma : enggak koq a, kebetulan saya lagi nunggu mobil mau pulang ke kampung.
Raka dhea : apa? tth lagi ada di garut kota? nunggu bus di tempat waktu kita ketemu dulu bukan teh? (Raka terus bertanya)
imma : iya a,
Raka dhea : teteh tunggu di sana ya, jangan kemana mana. saya akan ke sana sekarang.
__ADS_1
imma : ga usah a, (belum juga selesai bicara, Raka sudah menutup sambungan telponnya)
imma pun melewati bus yang mau ia tumpangi, karena imma tidak enak sama Raka.
15menit kemudian Raka datang dengan memakai celana katun selutut dan jaket kulit hitamnya..
imma tersenyum ke arah Raka, dan Raka pun mengajak imma naik motornya..
dengan sedikit bingung, imma pun naik motor Raka dan mereka pergi dari pemberhentian bus tadi.
rupanya Raka mengajak imma ke tempat ngopi, mereka pun masuk dan Raka memesankan imma minuman.
Raka dhea : teh kita ngopi dulu ya, saya yang traktir.
imma : tapi a, saya kan mau pulang.
Raka dhea : sudah, itu urusan nanti saja teh. kita ngopi aja dulu.
minuman pun datang, imma yang dari tadi melihat sekeliling cafe, di kagetkan oleh deheman Raka.
Raka dhea : ehem.. jadi teh, maaf nih saya lancang bertanya, setelah kejadian waktu itu, hubungan tteh dan pacar teteh sekarang sudah kembali baik? saya harap begitu teh, karena jujur setelah kejadian itu saya tidak tenang. hari-hari saya memikirkan teteh.
imma pun hampur saja tersedak minumannya, setelah mendengar kata kata Raka yang memikirkan dia.
Raka dhea : eh maksud saya, saya memikirkan nasib hubungan teteh dan pacar teteh.. hehe
imma pun tersenyum, dan terdiam.
Raka melihat imma terdiam, merasa tidak enak takutnya yang Raka tanyakan, membuat imma sedih atau tersinggung. pas Raka mau minta maaf, tiba tiba imma menjawab pertanyaan Raka tadi..
imma : hubungan saya dan dia sudah selesai a..
(sambil menatap kosong ke depan)
Raka yang mendengar itu kaget, wanita sebaik imma harus menerima kesedihan seperti itu.. .
imma : sudahlah a, jangan bahas itu lagi. saya sudah melupakan semua itu..
Raka dhea akhirnya mengalihkan pembicaraan, karena dia tidak mau kalo wanita yang di hadapannya bersedih.
Raka dhea : teh, gimana kalo pulangnya nanti sore bareng saya, kebetulan saya juga pulang.
imma : duh, kalo sore kelamaan a.
Raka dhea : gak akan lama teh, saya harus ke kampus lagi nanti pukul 14:00 wib.
imma : ya sudah a, saya pulang saja sekarang a.
Raka dhea : udah teh bareng saya saja, sekarang kita main aja dulu . mumpung lagi di kota nih.
mau saya ajakin keliling kota garut? hehe
imma : gak ah a, makasih.
Raka dhea : ayolah teh, saya ajak teteh ke darajat, mau?
__ADS_1
mendengar kata darajat membuat imma tidak bisa menolak, karena imma belum pernah pergi ke sana. dia hanya mendengar dari cerita teman2 kampusnya , kalo darajat itu pemandangannya indah..
imma pun mengiyakan ajakan Raka, dan mereka pun pergi ke darajat..