
sepulang dari konter, imma langsung ke kamar.
cuaca mendung, imma hanya menghabiskan waktu dengan menonton drakor.
lagi asyiknya dia nonton, tiba-tiba dreettt... suara ponsel imma bunyi..
di lihatnya pesan tersebut, ternyata pesan dari Ranu. isi pesan tersebut, Ranu menyuruh imma mengaktifkan fb.
imma sebenarnya males buka fb hari ini, karena imma sudah bosan dengan pertanyaan pertanyaan Ranu yang selalu over hingga tak jarang berakhir dengan pertengkaran.
imma tidak mau, kalo hubungannya dengan Ranu hancur gara-gara kecurigaan yang berlebihan Ranu.
imma ingin sekali hubungannya seperti dulu.
akhirnya imma menuruti kemauan Ranu, ia buka fbnya . awal melihat fbnya, dia sudah di suguhi oleh banyak sekali pertanyaan dari Ranu, soal kmna saja hari ini, sedang ngapain, lagi di mana? sama siapa tadi keluar? ketemu cowok gak?
aaah pokoknya membuat imma bingung harus jawab yang mana dulu..
imma hanya membalas yang penting saja menurut imma..
belum lagi imma harus melihat cuitan cuitan sindiran dari adik bungsu Ranu, yang selalu bikin imma naik darah..
imma hanya bisa beristighfar untuk menahan kemarahannya, tiba tiba imma mengalihkan penglihatannya ke akun Ranu.
di sama ia melihat akun wanita yang dulu chat sama Ranu, selalu ng'like postingan Ranu. bahkan tak jarang ia mengomentari status Ranu,. imma mulai curiga dengan wanita itu, kalo wanita itu tidak mempunyai perasaan sama Ranu, mana mungkin ia stalking Ranu.
akhirnya imma offline, dia memikirkan wanita itu dan mulai tidak enak hati..
berlebih lagi dengan perubahan sikap" keluarga Ranu sendiri..
selang beberapa lama, imma tertidur...
pagi pun datang, mentari masih malu malu untuk menunjukan sinarnya..
seperti biasa orang tua imma sudah bngun..
tiba-tiba....
tok..tok..tok..
" teh bangun. sholat subuh ! " sahut ibunya imma.
" iya ma, " jawab imma, sambil membuka sekimutnya dan ke toilet.
beberapa menit kemudian, imma keluar dari kamarnya dan pergi ke dapur menemui ibunya.
imma : lagi masak apa mah?
mamanya imma : mama lagi bikin susu buat bapa, teteh mau?
imma : gak mah, nanti saja teteh bikin sendiri..
mamanya imma : ya sudah, mama nganterin susu dulu ke bapa.
ayahnya imma sedang duduk sambil membaca buku di ruang tv..
pa, ini susunya. kata ibu imma sambil menyimpan gelas di meja.
__ADS_1
ayah imma : makasih mah, anak - anak sudah bangun?
mamamya imma : teteh sudah bangun, anak cwok belum kayaknya pa.
ayah imma : bangunkan mereka, suruh sholat mah.
mamanya imma : iya pa, sambil menuju kamar anak laki-lakinya.
imma masih di dapur, sedang membantu ibunya memasak. dia suka sekali memasak, meski ibunya tak pernah menyuruh, tapi dia selalu ingin membantu sang ibu.
lalu ibu imma masuk ke dapur..
mamanya imma : teh, udah masaknya?
imma : belum mah, lagi motongin dulu wortel buat sup ayam.
mamanya imma : oh, ya sudah mama bantu.
oya, gimana hubunganmu dengan Ranu ? baik" saja?
imma : ya begitulah mah..
mamanya imma : begitu gimana?
imma : ya baik" saja mah, cuman mungkin untuk saat ini teteh jarang ng'hubungi a Ranu. di sekolah mau akreditasi, jadi teteh agak sibuk.
mamanya imma : oh begitu, mama harap semua baik" saja teh. karena mama lihat, kamu semakin kurus dan sering ngurung diri di kamar.
imma : teteh baik" saja koq mah, mamah ga usah khawatir ya..
imma : baik mah
sambil memeluk tangan ibunya..
waktu sudah pukul 07:00..
imma sudah berada di sekolah, dia beraktivitas seperti biasa.
tiba" ada pesan masuk, itu dari teman imma.
dia ngajak imma main ke rumahnya..
lalu imma meng'iyakan ajakan temannya itu.
karena memang imma sudah lama tidak pernah main ke rumah temannya itu.
sepulang sekolah imma berganti pakaian dulu sambil meminta izin pada ibunya..
imma : mah, hari ini tteh mau main ya ?
mamanya imma : ke rumah widi
ibunya imma senang melihat imma ada keinginan main lagi dengan temannya.
mamanya imma : ya boleh teh, tapi pulangnya jangan malam ya
imma : iya mah.. insya allah..
__ADS_1
imma pun berangkat dengan menggunakan motor gede milik bapaknya.
sampailah dia di rumah temannya, di san dia bercerita, makan" dan bersenda gurau..
tak terasa waktu sudah sore, imma pun pamit pulang.
"wid, aku pulang dulu ya? " imma pamit pda temanny..
"loh teh, di luar mendung. nginep saja di sini . biar widi yang nelphone mama teteh ya? " jawab widi
imma : ga'ah wid, teteh besok kerja.
widi : ya udah teh, widi nginep saja di rumah teteh ya. biar teteh gak pulang sendiri
imma : ayuk, dengan senang hati..
imma sangat senang jika temannya nginap di rumahnya..
mereka pun berangkat, di tengah perjalanan hujan pun turun dengan derasnya.. imma dan widi pun mencari tempat untuk berteduh.
widi menyuruh imma berhenti di posyandu, dan mereka pun berhenti di posyandu itu .
baju imma dan widi sudah basah..
hujan sangat derasnya, tiba-tiba imma melihat ke sebrang posyandu. lalu imma kaget, kalo ternyata konter depan posyandu itu konternya Raka dhea.
dari kejauhan Raka dhea terlihat sedang menonton tv di konternya, dia belum melihat keberadaan imma.
lalu pembeli datang, raka dhea dengan senyuman khasnya menyambut pembeli.
imma saat itu hanya memperhtikan raka dari posyandu.
setelah pembeli itu pulang , Raka dhea melihat ke arah posyandu.
di lihatnya terus, sepertinya Raka dhea mengenal wanita yang ada di pos tersebut.
lalu Raka dhea mengambil payung dan menghampiri imma dan widi.
Raka Dhea : eh teh imma, habis dari mana teh
?
imma : dari rumah temen a, mau pulang. tapi pas nyampe sini, hujan gede banger, makanya kita mampir ke pos ini.nunggu huja reda .
Raka dhea : koq nunggu di sini teh, yuk nunggu di konter saja.
di sini dingin..
imma : gak a, makasih. kita nunggu di sini saja.
Raka dhea : nunggu sampai kapan teh? sedangkan hujanny deras banget. kalo di sini terlalu lama, bisa masuk angin.
widi : iya teh, widi kedinginan nih..
di konter itu kan ada tempat duduk yang bersih.
imma pun menuruti ke inginan widi, karena imma takut widi sakit.
__ADS_1