
meninggalkan cerita Raka dengan kegalauannya, imma asik dengan rutinitasnya..
meski banyak orang yang mencibir imma gara" batal menikah, tapi imma menjadikan itu sesuatu yang tidak harus ia dengar, karena yang mengatur jodoh dan takdir manusia adalah tuhan.
begitu mudahnya tuhan membolak balikan hati manusia, yang tadinya imma mencintai Ranu sekarang dia berbalik membencinya, jangankan mengingat kenangan bersama Ranu, mendengar nama Ranu saja imma tidak suka.
kesakit hatianlah yang membuat imma bersikap seperti itu..
padahal tadinya imma wanita yang selalu memaafkan, tapi jika ada yang mengina orang tuanya, sulit baginya untuk memaafkan.
imma sudah tidak memikirkan laki-laki, sikapnya jadi dingin. ada beberapa laki" mendekatinya, tapi tak satu orang pun yang imma terima.
imma lebih asik dengan kesendiriannya, hingga ia melupakan usianya yang mau 24tahun.
hari ini imma mau pergi kuliah, setelah orang tua imma menitipkannya ke Raka, setiap pergi dan pulang kuliah, Rakalah yang antar jemput imma.
imma sudah siap dengan bawaanya, tapi tiba" imma merasa kepalanya pusing, imma mencoba bangkit dari tempat duduknya, malah semakin pusing dan pandangan imma gelap.
selang beberapa menit imma sadar, dan dia sudah berada di kamarnya.
__ADS_1
mantri di sana meminta agar imma di rawat saja, tekanan darahnya tinggi.
akhirnya imma di bawa ke rumah sakit umum di kampungnya..
sampailah dia di rumah sakit itu, dia langsung di tindak.
dan di pindahkan ke ruang rawat inap..
ibunya imma langsung menelphone neneknya imma..
badan imma terasa lemas,bibirnya kering dan badannya meriang..
selang beberapa jam nenek imma datang, terlihat cemas melihat cucu kesayangannya terbaring lemah.
dokter hanya mengizinkan 2 orang saja yang ada di kamar imma..
imma ingat hp nya, dia berniat mengubungi teman kuliahnya Sri, kalo dia izin gak masuk kuliah karena harus di rawat.
imma melihat ponselnya, ada 14 panggilan dari Raka yang tak terjawab, lalu beberapa pesan dari Raka yang belum imma buka.
__ADS_1
imma mengabaikan pesan dari Raka dulu, karena harus menghubungi sri..
dan imma pun menelphone sri, sesudah meminta izin imma menelpon balik Raka , Raka langsung menkawab telphone imma .
Raka : assalamu'alaikum teh, teteh di rawat di kamar no berapa? tadi saya ke rumah teteh, ada sodara teteh yang ngasih tau ke saya kalo teteh di bawa ke rumah sakit. kenapa teteh gak ngasih tau saya? saya khawatir teh..
Raka nyeroscos saking khawatirnya..
imma menjawab dengan lemas..
imma : di ruang melati no 105 a..
Raka : Ya Allah teh , teteh kenapa? maaf tadi saya banyak bicara, karena saya benar" khawatir sama teteh. saya kesana sekarang teh.. tteh mau di bawain apa?
imma : ga usah bawa apa" a, aa sudah kesini juga Alhamdulillah.. makasih banyak atas perhatiannya a.
Raka : ya sudah, saya tutup tlponnya ya th. assalamu'alaikum.
imma : wa'alaikumsalam..
__ADS_1
saat mendengar Raka mengkhawatirkannya, imma terharu..