
pagi hari...
Raka yang sudah terbangun dari tidurnya, bergegas mandi .
hatinya bahagia, karena sang ayah merestui dia dengan imma.
Raka berpikir, harus mulai dari mana dia berbicara ke imma, kalo dia akan menikahi sahabatnya itu?
dia takut, kalo imma akan menolaknya.
namun jiga tidak mencoba dulu, kan mustahil akan mendapat suatu jawaban..
Raka pun berniat menemui imma..
di kediaman imma, imma yang tengah asik membantu orang tuanya, tiba" terhenti oleh dering nada panggil.
ya itu dari Raka.
imma : assalamu'alaikum a....
Raka : wa'alaikumsalam, lagi apa teh?
imma : biasa a, lagi bantuin mama di warung.
Raka : nanti malam boleh gak aa main?
imma : ya boleh, biasanya kan aa gak pernah bilang dulu kalo mau main?
Raka : takutnya teteh ada acara..
__ADS_1
imma : enggak a, yuck kalo mau main.
Raka : ya sudah , sampai ketemu nanti malam ya
imma : insya Allah..
Raka : assalamu'alaikum..
imma : wa'alaikumsalam..
imma dan Raka melanjutkan aktivitas mereka masing" , tak terasa malam pun tiba.
Raka yang tengah bersiap untuk menemui imma, langsung pamit ke orang tuanya untuk pergi keluar, sang ayah yang tahu gelagat anaknya, langsung memberi izin dan menyuruh adiknya Raka untuk menjaga konter Raka.
Raka pun berangkat, di sepanjang jalan jantung Raka berdegup, dia benar" tak percaya kalo dia akan mengajak sahabatnya menikah..
sampailah dia di rumah imma, imma mempersilahkan Raka masuk, Raka melihat di meja banyak sekali kertas, saat di tanya Ternyata imma sedang mengerjakan tugas kuliahnya.
30 menit kemudian, tugas imma selesai.
imma langsung mengajak raka ngobrol.
imma : a, kenapa dari tadi saya perhatikan, sepertinya aa lagi ada yang aa pikirkan . ada apa?
Raka : soal pernikahan teh..
imma : oh, emangnya kenapa?
Raka : kalo orang seperti saya, cocoknya sama cewek yang kayak gimana ya teh?
__ADS_1
imma : ya baiklah a, yang gak cerewet soalnya kan aa orangnya calm..
Raka : kalo teteh suka cwok yang gimana?
imma : mmmh.. kalo saya suka sama cwok yang sederhana, gak banyak omong, gak lebay, gak pernah bohong.
males deg kalo nemu cwok pembohong, sudah sekali berbohong, pasti nanti juga aka. melakukan hal yang sama.
Raka : ya gak gitu teh, mungkin dia berbohong karena demi kebaikan ..
imma : Pokoknya gak sukaaaaaa ( sambil menutup telinga)
Raka : kalo ada temen yang suka sama teteh gmna?
imma : apa sih nanya gitu?
Raka : ya perumpamaan teh..
imma :pernah sih a, waktu SMA ada temen yang suka, cuman saya tolak. eeh besoknya dia marah, dan gak mau temenan lagi sama saya. malanga, saya gak mau punya hubungan special dengan teman. kapooook
Raka : kalo ada yang ngajak nikah?
imma : gak ah, gak mau mikir sejauh itu. biarkan soal jodoh saya menunggu waktu dari tuhan. kalo pun bisa milih, jangan berjodoh dengan orang deket,he
Raka yang mendengar jawaban imma pun jadi ragu untuk mengampaikan maksudnya...
dia pun berusaha setenang mungkin, dan berpikir kalo imma tidak akan mau menikah dengannya . karena di pilihan cwok imma, tak ada yang sesuai dengan Raka.
Raka hampa saat itu, peluang yang sangat kecil untuk bisa mendapatkan hati sahabatnya itu..
__ADS_1
*maaf ya up nya lama, soalnya lagi banyak keperluan, semoga bisa bersabar dan setia dengan cerita ini 😊 ...