Menikahi Sahabatku

Menikahi Sahabatku
Reza datang ke rumah imma


__ADS_3

* masih di kediaman imma *


mereka semua duduk.


imma tersenyum pada 2 laki-laki di hadapannya, lalu imma membuka pembicaraan..


imma : oya a, gimana kabar ayah dan ibu? baik? ( imma bertanya kepada Raka)


Reza terlihat kaget..


Raka : alhamdulillah teh baik.


Reza : oh, jadi kalian sudah saling mengenal?


Raka : jadi gini za, ada yang ingin gua jelasin ke elo, tadinya gua mau ngomong pas lo nelpon gua, tapi itu bukan waktu yang tepat za, sekaranglah waktu yang tepat..


Reza : maksud lo ka, gua gak ngerti dengan semua yang elo bicarakan.


imma : bicara apa a? ( tanyanya ke Raka)


Raka : gini teh, Reza ingin bicara sesuatu sama teteh.


imma : iya, bicara apa?


Raka : za, cepetan katanya lo mau ngomong !


Reza : eh koq gua dulu, elo belum jelasin pertanyaan gua.


Raka : udah, itu nanti saja. sekarang masalah lo dulu, ayo ngomong.


imma : ngomong apa sih? apa yang mau kalian bahas? ( bingung dengan dua laki-laki di hadapannya)


Reza : gini neng.. eh teh.. ( canggung)


imma : panggil imma saja gak apa-apa a..


Reza : teteh sajalah, biar enak manggilnya..


imma : ya terserah aa saja..

__ADS_1


Reza : teteh, pasti masih ingatkan dulu saya sering ngirim surat buat teteh? tapi gak pernah teteh balas kenapa? saya pengen tahu alasannya.


imma hanya tersenyum, mengingat apa yang reza katakan.


Imma : oh, yang dulu sering di titipin ke yadi ya a? emang iya itu buat saya a?


Reza : iya teh, emang kenapa?


imma : loh a, kata yadi itu surat buat rima bukan buat saya. hehe


rima teman sebangku saya, malah setiap dia baca surat dari aa, dia minta saya yang bacakan..


mendengar itu reza kaget, sudah susah payah dia nulis buat imma, malah di kasih ke orang lain.


Raka yang mendengar itu tidak kuat menahan tawa..


Raka : ah lu za, emang isi suratnya gak ada nama imma? sampai salah kirim.


Reza : gak ada ka, soalnya gua cuma ngirim puisi doang.


Raka : ah lu.. hhaaha


Reza : ya sudahlah teh, mumpung sekarang sudah ketemu langsung. saya mau menanyakan sesuatu sama teteh, boleh?


imma : boleh a,


Reza : apa benar teteh dan tunangan teteh sudah putus?


maaf nih ya, saya sudah lancang?


imma menoleh ke arah Raka , Raka menganggukan kepalanya, tanda imma harus menjawab pertanyaan saudaranya itu.


imma : iya a, hubungan itu sudah berakhir.


Reza : lalu sekarang teteh sendiri?


imma menoleh kembali ke arah Raka, lagi-lagi Raka memberi kode agar imma menjawab.


imma : maksud aa, saya sudah berpasangan gitu?

__ADS_1


Reza : iya teh..


imma : kalau berpasangan belum a, cuma...


belum juga imma menyelesaikan pembicaraan, Reza langsung memotong pembicaraan..


Reza : alhamdulillah, akhirnya kesempatan itu ada buatku.. Raka, akhirnya penantian lama gua akan segera berakhir, terima kasih lo sudah nganterin gua ke sini, tak sia-sia gua datang jauh dari jakarta, ternyata ini hasilnya.


imma kaget mendengar pernyataan Reza, dia bengong memandang Raka.


Raka hanya tersenyum..


Reza : teh, besok saya ke sini lagi ya. saya akan bawa orang tua saya kesini.


imma : maksudnya apa ini? koq bawa orang tua? a Raka, ini ada apa hah?


Reza : jangan tanya ke Raka, dia hanya mengantar saya ke sini teh, tanya saya saja.


Raka terdiam, dia tidak bisa menjelaskan semua ke imma di depan Reza dan


Raka bingung, dia tidak mau terus teras malam itu ke Reza, karena Raka melihat kebahagiaan terpancar dari wajah Reza.


imma mecoba mencari tahu, dengan terus memandang Raka,namun tidak ada respon dari Raka.


Reza : ya sudah teh, kita pamit pulang.


besok saya ke sini lagi ya..


pokoknya teteh jangan kemana-mana..


tunggu saya.


imma tidak merespon, reza pun keluar dari rumah imma. Raka yang saat itu sedang memakai jeket, dia berbisik ke imma.


"maafkan saya teh" ..


imma yang mendengar itu hanya bengong.. entah apa maksud perkataan Raka itu.


*maaf ya up nya lama, lagi agak sibuk 🙏

__ADS_1


di tunggu komennya.. 😁


__ADS_2