
masih percakapan antara Raka dan Reza...
*Reza : hello, Raka, koq lo dieum aja? dengerin gua gak? apa lo tidur? woy..
Raka pun tersadar dari lamunannya..
Raka : iya gua denger, tadi gua terpana denger lo ngomongin tu cewek. kayaknya tuh cewek unik ya, sampai lo gak bisa lupain dia?
Reza : bukan unik lagi ka, dia cewek yang susah banget di dekati, dulu udah beberapa kali gua nitip surat, gak pernah ada yang dia balas. dulu kan gua sering nongkrong depan toko ortu lu,nah itu sengaja biar gua bisa lihat imma.. haha
Raka : wah.. wah.. rupanya lu cari perhatian sama tu cewek, terus ceweknya suka lirik elo?
Reza : paling dia senyum sama gua, anak-anak sering ngomong agar gua nembak dia, cuman entah kenapa setiap gua mau nyamperin dia, perasaan malu gua datang ka.
Raka : kalau di tembak, mati dong za.. hahaha
Reza : ah lu, bahasa anak muda pada zamannya itu.. haha
Raka : oya, gimana kalau ternyata wanita itu sudah punya calon suami?
Reza : masih calon kan? jadi masih ada harapan.. haha... oya, coba ceritakan gimana calon istri lo !
Raka : nanti saja kalau lo pulang, gua mau tidur dulu.
__ADS_1
besok gua kuliah..
Reza : oke, libur kerja gua juga mau ke garut.
Raka : sip di tunggu, yu brow.. assalamu'alaikum..
Raka menutup panggilannya, dia langsung nelphone imma..
3x panggilan, imma baru menjawabnya..
imma : assalamu'alaikum a, maaf telat jawab.
tadi saya lagi bantu mama..
imma : loh kenapa a? bawa motor masing-masing saja..
Raka : udah, bareng saya saja.
imma : baiklah a,
Raka : ya sudah sampai ketemu besok ya.. saya jemput sesudah dzuhur saja, supaya tidak kemalaman.
imma : iya aa..
__ADS_1
Raka : hehe, selamat beristirahat! Assalamu'alaikum..
imma : wa'alaikumsalam..
percakapan mereka berakhir, Raka masih memikirkan Reza.
Raka ingat, sejak dulu memamg kesukaan dia dan reza selalu sama, dan di sana Rakalah yang selalu mengalah. namun beda halnya dengan ini, Raka tidak mungkin mempermainkan imma. imma bukan barang yang bisa di tukar atau di berikan kepada orang lain, banyak sekali cobaan yang harus Raka hadapi demi mendapatkan wanita itu.
Raka mengerti dengan perasaan Reza, tidak akan mudah melupakan seseorang yang kita cintai, apalagi perasaan itu sudah ada dari sejak dulu.
Raka pun memutuskan untuk membicarakan hal ini dengan imma, jika imma memiliki perasaan terhadap Reza, maka dengan berat hati dia akan melepaskan imma.
tak ada yang Raka inginkan lagi, selain kebahagiaan imma dan sahabatnya itu..
Raka yakin, jika dia berjodoh dengan imma, apa pun ujian, apapun cobaannya, mereka berdua pasti bisa melewatinya.
namun, jika imma berjodoh dengan Reza, Raka akan tetap bahagia, setidaknya imma menikah dengan laki-laki yang sudah Raka kenal sejak kecil.
pikiran Raka kemana-mana, mungkin kalau bahasa anak sekarang Galau yaa.. 😂😂
memikirkan itu Raka sampai ketiduran loh guys , kasiham yaa Raka? sejejap bahagia sekejap sedih..
begitulah hidup, tak akan pernah luput dari masalah..
__ADS_1
tetap semangat buat para pembaca novelku tercinta, jika kisah hidupnya ada yang sama dengan Raka, jangan bersedih ya, jangan berkecil hati. masih banyak imma yang lain di luar sana 😊😁