
jam pulang kerja pun tiba, imma segera pulang ke rumahnya.
sampailah dia di rumah, dia langsung ke kamarnya untuk berganti pakaian.
di rasa kepalanya sedikit sakit, dia pun berbaring di tempat tidur.
lalu suara pesan masuk terdengar, di bukanya ternyata itu Raka yang menanyakan kepulangan imma. imma pun memberitahu Raka, kalo dia sudah di rumah. Raka berpesan , kalo sebentar lagi dia akan menlphone imma, imma pun mengiyakan.
lalu dia menutup matanya, merasakan kepalanya yang sakit..
5menit kemudian..
krriiing, suara panggilan masuk. dengan mata masih terlejam, imma mengangkat telphone itu. karena imma yakin, itu adalah Raka.
imma : assalamu'alaikum a...
mr.x : wa'alaikumsalam, akhirnya aku mendengar suaramu lagi.. tolong jangan matikan hpnya!
imma : siapa kamu?
mr.x : loh neng, baru beberapa bulan gak komunikasi, kamu sudah lupa..
imma : sudah, jangan berbelit-belit . jawab saja, siapa kamu? (dengam nada sedikit tinggi)
mr.x : aku yang dulu pernah kamu cintai, dan berharap sampai sekarang dan selamanya kamu mencintai aku..
degdegdeg, jantung imma berdetak kencang.
__ADS_1
yaa itu suara Ranu..dengan kesal dia menjawab.
imma : maaf, saya sudah tidak mencintai anda.terlalu banyak kesakitan yang anda beri, tolong jangan ganggu hidup saya, saya sudah bahagia tanpamu.
Ranu : maafkan aa neng, aa memang salah. aa sudah tidak adil sama kamu dan keluargamu.
a menyesal, please maafkan aa !!
imma : dengan semua yang sudah anda perbuat, gampang sekali anda meminta maaf.
Ranu : aa benar-benar menyesal neng, waktu itu aa sangat cemburu. aa percaya, neng masih menunggu aa pulang kan?
imma : menyesal ? maaf? jangan jadikan itu senjata, agar mendapatkan maaf. kenapa anda hadir di kehidupan saya lagi?
hubungan kita sudah berakhir, jadi anda jangan hubungi saya lagi.
masih mencintaimu, sudah lupakah kamu dengan cinta aa?
imma : jangankan cintanya, orangnya pun sudah saya anggap tidak pernah ada di kehidupan saya.
Ranu : tega sekali kamu neng, hubungan 4tahun begitu mudahnya kamu melupakan.
jangan-jangan kamu sudah mempunyai lain, apakah itu benar?
imma : tidak ada yang harus saya jelaskan kepada anda, siapa anda buat saya ? apa hak anda? sudah cukup jangan campuri urusan saya.
Ranu : kenapa kamu jadi keras seperti ini neng? setelah kamu mengenal laki-laki jelek itu, kamu jadi seperti ini.
__ADS_1
imma : laki-laki jelek siapa maksud kamu?
Ranu : iya si Raka itu, sudah sipit, jelek, hitam, idup lagi.
mendengar itu, imma semakin naik darah..
imma : hey, beraninya anda menghina laki-laki sebaik a Raka. kamu siapanya ? bisa-bisanya kamu menghina dia seperti itu.
asal kamu tahu, dia orang baik. jangan pernah menilai buruk orang lain, sebelum kamu mengenalinya.
Ranu : wow... dulu kamu selalu membela saya,sekarang laki-laki itu yang kamu bela. jangan-jangan kamu mencintainya? jangan-jangan benar, kalau dulu kamu selingkuh dengannya.
imma : kalau iya memangnya kenapa? apa urusanmu hah??
Ranu : itu urusanku, karena dia kamu menjauhiku.
karena dia kita sering berantem, karena dia hubungan kita hancur. paham?
imma : jangan menyalahkan orang lain, kita putus karena ke egoisanmu, kita putus karena kamu yang selalu menilai buruk orang lain, kita putus karena itu memang kemauanmu. kamu kira, setelah saya putus darimu, saya akan menderita. itu kan yang kamu harapkan?
Ranu : tidak, itu tidak benar. saat itu saya terlalu emosi, jadi saya khilaf. tolong mengertilah neng please.. !!
imma : sudah terlambat, sudah tidak ada lagi yang harus di bahas.
Ranu : saya mohon neng, saya akan segera ke indonesia . saya akan segera menemuimu, karena saya tahu dalam hati kecilmu, kamu masih mencintai saya.
mendengar itu imma langsung menutup telphonenya, dia sudah muak dengan semua omong kosong Ranu.
__ADS_1