
Hari ini kebetulan hari libur Bara menyuruh adiknya lekas mandi,"Dek mau ikut abang gak? kalau mau ikut lekas mandi sana.
"Ok! bang tunggu Karen ya bang."
Setelah menunggu beberapa menit Karen sudah siap dengan kaos warna pink dan celana panjang bahan kaos longgar.
"Bang Karen sudah siap nih." katanya sambil berjalan menghampiri kedua orang tuanya yang sedang berbincang-bincang di taman belakang. Mereka pun mencium punggung tangan orang tuanya lalu berpamitan keluar rumah.
Mereka pun pergi dengan menggunakan mobil. Mobil itu pun keluar dari rumah besar itu membelah jalanan yang sedikit lengang, jam menunjukkan pukul 8.00 pagi. Mobil itu melewati perkampungan dan berhenti di rumah tua yang besar.
Bara keluar dari mobil di ikuti oleh adiknya dari belakang lalu berlari mensejajarinya sambil menoleh ke arah kakaknya ia pun bertanya," Rumah siapa ini kak?"
"Rumah kak Ratih teman kakak."
"Ooh, Cantik?"
Bara mengangguk.
"Baik?"
"Iya, sangat malah."
Mereka sampai di depan pintu, diketuknya pintu, tak lama kemudian pintu terbuka berdiri seorang gadis cantik berhijab, Bara mengucapkan salam dan di balas pemilik rumah, ia pun mempersilahkan masuk.
Bara pun masuk di ikuti adiknya yang menatap pemilik rumah dengan mata jenaka.
"Rat, kenalin ni adikku, namanya Karena."
"Hello kakak namaku Karena."
"Hello juga adik cantik, namanya cantik secantik anaknya, kenalkan aku kak Ratih."
"Kak Ratih juga cantik."
"Vino mana Rat?"
"Ada di dalam, aku panggilkan dulu ya."
"Vin, ini loh ada kak Bara katanya kangen."
Bara tersenyum, Vino pun keluar menyalami Bara. Sementara itu Ratih menengok keluar matanya mencari sesuatu.
"Wah, Kak Bara makin ganteng aja, lama gak kemari, ini siapa kok cantik?" sapa Vino.
"Aku Karena, kak adik kak Bara yang paling cantik." Vino tertawa melihat kecentilan Karena.
"Mana Bar?" tanya Ratih
"Apanya?"
"Katanya bawa cewek, mana?"
"Aduh, kak Ratih apa aku bukan cewek?" kata Karena sambil menjebikan bibirnya.
Bara pun tertawa," Ya Rena ini yang mau ku ajak."
"Oh..kirain ... ?"
Bara terkekeh," Kirain apa?"
"Ah, gak papa."
__ADS_1
"Kirain kak Ratih bang Bara punya cewek." Celetuk Vino, yang membuat wajahnya merona.
"Hi, hi, hi kak Bara gak punya cewek kak Ratih, kata bunda gak boleh."
"Gimana nih dagangan sudah siap kalau sudah siap?"
"Sudah Bar."
"Kalau begitu ayo berangkat sekarang, Vin bantu masukin ke mobil,"
"Siap Bang." katanya sambil membawa bungkusan kresek-kresek besar.di masuk kan kedalam bagasi mobil.
"Untuk Rena gak ada nih kak Ratih."
"Ada dong, udah kak Ratih siapkan," kata Ratih memberikan Satu bungkus ukuran besar pada Rena.
"Aduh Rena di rumah kan masih ada." kata Bara pada Adiknya.
"Ya Beda lah Bang, kan ini bisa di makan di mobil."
"Ya gak papa Bar memang udah di siapkan, buat om Frans juga ni, aku panggil apa ya Bar, kok gak enak ya panggil om kan usia kita sama ya, kalau kamu kan keponakannya."
"Terserah kamu aja Rat senyamannya aja, panggil om juga boleh, nanti tinggal jadikan ponakan aja beres."
Semburat merah terlihat di wajah gadis itu ketika mendengar ucapan Bara.
Vino pun terkekeh," Jangan PHP-in kakakku Bang."
Bara pun tertawa,"Semoga enggak."
Blus rona merah di wajah Ratih.
"oh ya, ini ada banyak yang nyari tadi."
"Mbak kalau kirim pagi sekali sekitar jam 7 bisa?
"Bang bisa ambil di sana engak ni? soalnya Ratih kan gak punya kendaraan untuk ngantar ni." kata Bara pada Bang Arif.
"Bisa, tinggal kan alamatnya aja mbak," kata Arif pada Ratih.
"Ini bang alamatnya sudah aku kirim ke nomer abang nomer Ratih suga sudah ku kirim juga, besok pagi abang bisa kontak Ratih sebelum ngambil."
"Ok deh, mas Bara."
"Loh kok mas Bara si bang, Bara saja bang, bang Arif kan yang lebih tua dari aku nih."
"Gak enak lah, situ kan ponakannya."
Bara terkekeh," tapi gue gak ikut punya usaha bang."
"Om, kemana?"
"Di ruangannya, jangan ketuk kalau beliaunya gak keluar."
"Kenapa?" tanya Bara
"Ada nyonya." kata Arif sambil tertawa
"Nia tolong ni taruh di meja-meja."
"Baik, bang."
__ADS_1
"Ini saya kasih separuh dulu ya mbak besok 200 bungkus dulu ya mbak karena ini tadi mbaknya kesiangan kan." kata Arif pada Ratih.
"Iya gak papa bang Arif."
"Ya udah deh aku balik dulu bang, sambil nganterin Rati belanja bahan buat besok bang salam deh sama om dan tante gak bisa nunggu mereka keluar." katanya terkekeh.
Bara, Ratih, Vino dan Karena pun masuk ke dalam mobil. Mobil berjalan membelah jalanan menuju pasar. Sambil menunggu Ratih berbelanja mereka menunggu di sebuah depot dekat pasar.
"Vin loh simpan nomer abang gih , kalau ada apa-apa langsung telpon abang, kakak kamu takut sama ayah kamu." katanya memberikan hpnya pada Vino.
Vino mengetik nomernya ke hp Bara.
"Vin kamu kan sudah besar nih, tolong jaga kakak kamu jangan sampai ayahmu nyakitin kakak mu."
"Iya kak."
"Kak Vino kelas berapa? tanya Rena.
"Kelas 7 mau kelas 8 dek."
"Kakak gak tanya aku kelas berapa?"
Vino terkekeh," Iya kelas berapa sekarang?"
"Aku sekarang kelas 5 mau kelas 6 "
Tak seberapa lama Ratih datang dengan membawa banyak kantong plastik bahan-bahan membuat rempeyek.
Bara membantu memasukan barang-barang yang di beli Ratih.
Mereka masuk kedalam mobil setelah membayar makanan di depot itu.
Mobil pun berjalan meninggalkan Depot dengan kecepatan sedang menuju ke rumah Ratih.
Setelah sampai di rumah Ratih pun turun dari mobil dan membawa semua barang-barang yang dia beli kedalam rumah.
"Rat, gue langsung pulang ya," kata setelah membantu Ratih membawa barang-barang yang beli tadi.
"Iya Bar, terimakasih sudah banyak bantu."
"Sama-sama Rat, jangan sungkan untuk hubungi aku kalau terjadi sesuatu."
"Iya Bar, pasti."
Bara dan Karena masuk kedalam mobil, sebelum mobil berjalan Rena berteriak pada Ratih," kak jangan lupa pesanan Rena ya..?"
"Pasti Ren, Siplah."
"Ren!" teriak Bara
Karena pun terkekeh melihat kakaknya melotot ke arahnya.
Mobil itu pun meninggalkan rumah Ratih membelah jalanan menuju rumah mereka,
Karena sangat merasa senang, karena punya teman baru.
Terimakasih telah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak like dan koment agar semangat update. sehat selalu untuk anda semuanya.
Mampir juga ke karya Author yang lain *Aku Akan Pulang Padamu* yang tak kalah keren dan seru dengan novel ini ya..
Love U full 😍❤️❤️❤️
__ADS_1