
masih di kediaman imma...
Raka sudah selesai membantu imma, dia pun pamit...
Raka : saya pulang dulu ya teh? jangan lupa, jum'at sore kita berangkat kuliah lagi..
imma : insya Allah a, hati-hati di jalan ya...
Raka : iya teh..
Raka pun pulang..
setelah kepulangan Raka, imma membereskan semua buku yang ada di mejanya, setelah itu dia pergi ke ruang tv. di lihatnya orang tuanya sudah pindah ke kamar mereka, imma pun pergi ke kamarnya.
di rasa belum mengantuk, imma buka laptopnya.
dia membuka facebook, dan ya lagi-lagi Ranu mengirimnya pesan, yang isinya :
"saya sudah mengetahui dengan siapa anda akan menikah, ternyata memang benar, anda dan si Raka itu selingkuh , buktinya sekarang kalian akan menikah.lihat saja nanti, pernikahan kalian tidak akan pernah terjadi, saya akan kasih tahu keluarga si Raka kalau kamu sudah tidak suci lagi. "
membaca itu imma sangat geram, berani sekali laki-laki itu. imma pun membalas pesan itu :
"terserah kamu mau bilang saya selingkuh atau pun saya sudah tidak suci lagi, saya punya Tuhan . Dia tidak akan pernah membiarkan kejahatan menang. silahkan fitnah saya sesuka mu, saya bukan imma yang dulu, yang selalu diam saat kalian hina. "
setelah membalas pesan Ranu, imma langsung memblokir akun Ranu. imma sudah tidak mau berurusan lagi dengan mantannya itu.
setelah menutup laptopnya, imma berniat menelphone Raka. dia ingin memberi tahu Raka, kalau Ranu mengancamnya.
namun imma berpikir lagi, kalau Raka tahu Ranu mengancamnya, Raka pasti akan marah. imma tidak mau Raka memikirkan hal yang tidak penting itu.
imma pun mengurungkan niatnya,dan langsung sholat setelah itu pergi tidur.
keesokan harinya..
imma sudah berada di sekolah tempat dia mengajar,hari ini dia punya jadwal di satu kelas saja.
setelah selesai mengajar, imma pergi untuk membuat undangan ,dia pergi ke sana bersama sepupunya..
__ADS_1
setiba di sana, dia di sambut oleh seorang pria yang punya percetakan itu.
mereka berbincang sambil melihat-lihat contoh undangan yang akan di buat, imma memilih undangan berwarna ungu, lalu imma di minta data nama siapa saja yang akan tertera di kartu undangan itu.
imma pun mengirim Raka sms, dia menanyakan siapa saja nama keluarga Raka, yang akan di tulis di undangan.
tak lama kemudian, Raka membalas pesan imma, dan mengirimkan data yang imma minta.
sesudah selesai membuat undangan, imma dan sepupunya pulang.
sampai di rumah, imma dan sepupunya itu menghabiskan waktu di kamar.
seperti biasa, imma membuka laptopnya.
dia membuka facebooknya, tidak ada pesan dari Ranu lagi, karena yaa memamg dia sudah d blokir.. hihi..
namun saat imma membuka beranda, imma fokus ke satu akun. akun itu milik saudaranya, isi postingannya menyindir imma. kebetulan, saudara imma itu adalah temannya nita (wanita yang di tolak cintanya oleh Raka). mereka berdua menghina imma , di bilangnya kalau imma adalah perebut pacar temannya , imma juga selingkuh dengan Raka, Raka dan imma bukan orang baik. hinaan demi hinaan saudaranya itu membuat imma marah, namun imma berusaha tenang. karena kalau dia menanggapi ocehan mereka, berarti dia sama halnya dengan mereka.
imma pun menutup akun facebooknya, dan dia segera menelphone Raka. dia menanyakan maksud nita yang menyebutkan kalau imma sudah merebut Raka darinya..
Raka : assalamu'alaikum..
imma : wa'alaikumsalam, a lagi sibuk tidak?
Raka : tidak teh, ada apa?
imma : ada yang mau saya tanyakan..
Raka :soal apa?
imma : soal wanita yang bernama nita
Raka : kenapa dengan dia?
imma : coba saja aa baca postingannya, saya tidak bisa menjelaskannya..
Raka: baik teh, saya buka facebook sekarang. jangan matikan telphonenya
__ADS_1
imma : iya silahkan..
Raka pun membuka facebooknya, dia membuka profil wanita itu, Raka membaca postingannya. dia beristighfar... Raka tidak menyangka, kalau nita orang yang seperti itu.
Raka mencoba menjelaskan ke imma :
Raka : teh, saya tidak pernah mempunyai hubungan special dengan wanita itu, kita pernah berteman. ya memang, dia pernah menyatakan kalau dia suka sama saya, namun saya menolaknya.
imma : ooh begitu a, jadi dia sudah memfitnah kita.
Raka : biarkan saja teh, dengan begitu saya tahu dia wanita seperti apa dan saya tidak akan pernah merasa bersalah telah menolaknya.
imma : baiklah a, sekarang saya tahu kebenarannya.
Raka : jangan dengarkan omongan orang teh, fokus pada tujuan kita.
sebentar lagi kita akan menikah..
imma : iya a, kalau begitu saya tutup dulu ya.
saya mau membantu mama dulu.
Raka : oke teh,
imma menyudahi obrolannya, dan bergegas membantu ibunya ..
Raka masih membuka facebooknya, dia memperhatikan postingan saudara imma dan nita, ternyata makin lama mereka semakin menghina imma.
Raka yang sudah mencoba bersabar pun terpaksa membalas mereka.
Raka memposting status , kalau mereka terus Menghina calon istrinya, dia tak Segan-segan akan mempublikasikan isi inbok nita yang sudah Raka tolak.
karena itu bukti, kalau imma tidak bersalah.
setelah membaca postingan Raka, nita sepertinya takut, dia tidak berani lagi memposting kata-kata sindiran untuk imma.
"kalau ada yang berani menghina imma , maka dia akan berhadapan dengan saya " ,Raka geram..
__ADS_1