Menikahi Sahabatku

Menikahi Sahabatku
Ranu berangkat ke jepang..


__ADS_3

esok harinya Ranu menelpon Imma..


dreeett...dreett...dreeett... 📲


ponsel imma bergetar, lalu imma melihat ponsel tersebut, bahagianya imma setelah nama yang memanggilnya itu "a Ranu "


imma : assalamu'alaikum, hello.. !!


Ranu : wa'alakumsalam..neng, aa mau membicarakan sesuatu hal yang sangat penting.


imma : ada apa a? koq sepertinya aa buru-buru.


Ranu : iya neng, aa gak punya banyak waktu.


nanti malam neng bisakan ikut orang tua aa ke bandung?


imma : hah 😱 , ada apa a? aa gak apa-apa kan?


Ranu : gak neng, aa gak apa-apa. cuman lusa aa ada panggilan ke jepang buat kerja. kontrak kerja aa di sana selama 4 tahun .


imma : masya Allah a, koq aa baru cerita sekarang?


Ranu : ini sangat mendadak neng, tadinya aa mau di berangkatkan tahun depan. cuman entah kenapa jadwalnya di percepat.


neng gak apa-apakan aa tinggal? aa pergi untuk kembali neng.


maaf banget aa gak bisa pulang dulu ke kampung, soalnya waktunya mepet.


neng ikut ya sama orang tua aa?


imma : entahlah a, aku ngomong dulu ke mamah sama bapak . soalnya aku gak pernah pergi jauh , apalagi sama orang lain .


Ranu : orang lain apa neng, mereka orang tua aa, aa kan calon suamimu, berarti mereka juga keluargamu. ya sudah, biar aa saja yang minta izin ke orang tuamu ya?


imma : terserah aa saja, ( sambil menahan kesedihan, karena laki-laki yang dia cintai akan pergi jauh dengan waktu yang cukup lama)

__ADS_1


singkat cerita Ranu sudah meminta izin kepada orang tua imma, dan orang tua imma pun mengizinkannya.


malam tiba..


imma sudah siap dengan barang bawaannya, dan duduk di teras rumah bersama orang tua, nenek dan adik-adiknya.


mereka tengah menunggu mobil jemputan keluarga Ranu.


tak lama mobil berwarna hitam berhenti di depan rumah imma, lalu supirnya keluar.


neng, ayo berangkat. bu martini dan yang lain menunggu di rumahnya. supir itu mengajak imma segera masuk mobil.


imma pun berpamitan kepada keluarganya, lalu masuk ke dalam mobil dan berangkat.


setiba di rumah ranu, keluarga ranu langsung masuk ke mobil dan mereka semua berangkat ke kota bandung.


berjam-jam lamanya perjalanan mereka, sampai akhirnya mobil itu masuk ke perumahan.


imma tidak melihat jelas nama perumahan itu, yang jelas sopirnya bilang mereka sedang berada di cibiru bandung.


Ranu tersenyum lebar ke arah mobil yang d tumpangi keluargnya, dan mereka semua turun.


imma hanya mengekor di belakang keluarga ranu. lalu Ranu mengajak irma masuk ke rumah tersebut, rupanya rumah itu rumah kerabat jauh keluarga Ranu, dan pemiliknya itu guru bahasa jepang Ranu.


selang beberapa jam mereka mengobrol, akhirnya mereka semua beristirahat.


imma tidur di kamar tamu bertiga dengan mamah ranu dan adik perempun Ranu . Desi namanya.


hari sudah pagi, imma bangun dari tempat tidur dan langsung mandi. kebetulan wc nya berada di kamar yang di pakai imma.


setelah mandi imma sholat dan duduk depan tv kamar tersebut, imma bingung harus apa. adik Ranu masih tertidur, dan ibunya Ranu tidak ada di kamar, entah kemana ia pergi.


tiba-tiba Ranu membuka pintu kamar tamu itu,..


Ranu : eh neng udah bangun, mari keluar kita sarapan!

__ADS_1


imma hanya mengangguk, dan keluar kamar.


Ranu : neng mau sarapan di rumah atau di luar, kita punya waktu beberapa menit untuk sarapan di luar, sebelum kita berangkat ke bandara.


imma : di rumah saja a, biar menghemat waktu. soalnya kan aa harus siap-siap.


Ranu hanya tersenyum tanda setuju. dan


mereka berdua sarapan di dapur.


jam sudah menunjukan pukul 7 pagi, mereka sudah siap berangkat ke bandara.


Ranu dan imma berangkat naik bus yang sudah d sediakan pihak kantor, dan keluarga ranu nyusul dari belakang bus memakai mobil pribadi. .


berjam-jam lamanya, sampailah mereka di bandara soekarno hatta.


keluarga Ranu sudah terlihat sedih, sedangkan imma hanya melihat Ranu yang dari tadi memeluk ibunya.


di lihatnya Ranu yang memakai kemeka putih dan jas warna hitam, senada dengan dasi dan celananya.


imma pun mulai meneteskan mata, ketika melihat ibu Ranu menangis, d susul ayah, kakak dan adik ranu.


lalu tiba-tiba ibu ranu memanggil imma.


imma : neng, sini!!


imma langsung berjalan ke arah mereka, lalu ibu Ranu berbicara.


ibu ranu : neng, yang sabar ya. tunggu aa pulang, setelah pulang nanti kalian menikah.


imma hanya menunduk sambil menahan air matanya jatuh, tapi tenyata air matanya enggan berlama-lama berada di kelopak mata imma. imma pun langsung menangis dan memeluk ibu Ranu .


imma : insya Allah bu, imma akan nunggu aa.


semua orang tersenyum bahagia, terutama Ranu yang sedari tadi memandang ibu dan kekasihnya itu.

__ADS_1


Ranu pun pamit ke semua anggota keluarganya, terakhir dia bersalaman dengan imma.


__ADS_2