Menikahi Sahabatku

Menikahi Sahabatku
darajat paas


__ADS_3

imma dan Raka sudah sampai di darajat, sungguh indah sekali pemandangannya, imma sangat kagum dengan tempat itu, dengan ponselnya dia mulai mengabadikan tempat tersebut.


Raka yang sedari tadi melihat kebahagiaan temannya itu, tersenyum. akhirnya Raka bisa melihat senyum imma..


Raka mulai menaruh simpati pada imma, kenapa wanita sebaik imma bisa Ranu sia siakan..


Raka menemani imma kemana wanita itu ingin pergi..


bebarapa jam mereka mutar mutar darajat.


di rasa sudah lelah, imma pun mengajak Raka pulang.


imma : yuk a kita ke kota lagi, jam 14:00 aa kan mau ke kampus?


Raka dhea : tteh sudah puas keliling nya?


imma : udah a, terima kasih untuk hari ini yaa? (sambil tersenyum.. )


Raka dhea : sama - sama teh, ayo kita berangkat sambil mencari mesjid, kita sholat dzuhur dulu..


mereka pun pulang dari darajat, darajat menjadi saksi bisu awal kisah mereka berdua...


sampailah dia d satu mesjid, dam mereka berdua bergegas menunaikan ibadah.


Raka sudah 2x menjadi imam sholat imma..


imma selalu berdo'a pada tuhannya, berikan dia jodoh tanpa pacaran.. itu sekarang yang selalu imma panjatkan..


sesudah sholat, mereka pergi ke kota..


saat itu imma menunggu Raka di kost'n imma, Raka pun pergi kuliah..


tak terasa waktu sudah ashar, imma langsung sholat dan bersiap untuk pulang ke kampungnya.


imma menunggu Raka menjemputnya, tidak menunggu lama raka sudah mengirim pesan pada imma kalo dia sudah ada di depan gang kost nya.


mereka pun pulang bersama...


sudah setengah perjalanan, mereka berhenti di sebuah warung nasi , Raka memesan nasi untuk mereka makan.


Raka dhea : teh, kita makan dulu. kali ini jangan menolak ya?


imma : ya a, sebenarnya saya juga lapar .. hehe


Raka dhea : bagus, di sini sambalnya enak lo teh. warung nasi ini langganan saya..

__ADS_1


mereka pun mencari tempat kosong, dan kebetulan sekali tempat kosongnya dekat sekali dengan kaca besar. klo siang terlihat pemandangan kebun teh yang luas.. hijau dan sedikit berkabut, karena disana suhunya dingin sekali..


makanan pun sudah ada di depan mereka, mereka berdua makan dengan lahapnya..


menunya ayam kampung goreng, tahu tempe goreng, sambal ijo kerupuk dan lalapan segar .


selesai makan imma pergi ke toilet dan sesudah di toilet imma ke kasir mau membayar. ternyata makanannya sudah di bayar oleh Raka.


imma pun menyusul Raka yang sudah menunggunya di motor, imma bermaksud membayar namun Raka menolak.


mereka pun meneruskan perjalanan..


singat cerita mereka sudah sampai di rumah imma, kali ini imma memaksa Raka masuk ke rumahnya..


ayah dan ibu imma lagi asik nonton tv..


imma pun masuk..


"assalamu'alaikum mah "...


"wa'alaikumslam " jawab ibunya dari salam..


lalu imma mempersilahkan Raka duduk, dan imma masuk ke ruang tv..


imma : mah,pa.. teteh pulang..


imma : gak naik bus mah, teteh pulang sama a Raka sambil menaruh tas nya, dan ke dapur.


ibunya membuntuti imma ke dapur..


mamanya imma : Raka mana teh?


imma : yang waktu itu di bilang selingkuhan tteh..


mamanya imma : hah, lalu dimana dia sekarang? sudah pulang?


imma : belum, dia ada di ruang tv.


ibunya imma langsung keluar dari dapur..


imma masih di dapur, sedang membuatkan minuman buat Raka.


ibunya buru-buru ke ruang tv, untuk memberitahu suaminya kalo di depan ada tamu.


ayah dan ibunya imma menghampiri Raka yang sedang duduk di kursi.

__ADS_1


Raka langsung berdiri dan bersalaman kepada orang tua imma, mereka akhirnya duduk bersama.


tiba-tiba datang dengan membawa minuman dan makanan, setelah itu pamit sebentar untuk mengganti pakaian.


lalu ayah imma membuka pembicaraan..


ayah imma : terima kasih a, aa sudah mengantarkan imma pulang, kalian sudah lama kenal?


Raka : sama" pak, kita belum lama kenal. dan sudah beberapa lama kita gak ketemu. ini hari pertama kita ketemu lagi..


ayah imma : a Raka kuliah juga di garut kota?


Raka : iya pak, kebetulan saya juga kuliah. cuman beda kampus dengan teh imma...


mamanya imma : aa ikut kelas karyawan juga?


Raka : iya bu, sama seperti teh imma.


mamanya imma : ibu dan bapak titip imma ya a, soalnya di garut kota imma tidak punya saudara.


deg jantung Raka terhentak, Raka tidak menyangka kalo orang tua mempercayakan imma kepadanya.


Raka : insya Allah bu, saya akan menjaga teh imma.


mamanya imma : begini a, setelah kejadian waktu itu imma sering menyendiri, ibu khawatir kalo lagi jauh dari ibu, dia kalut.


Raka : insya Allah bu, teh imma sepertinya bukan orang yang mudah putus asa.


mamanya imma : iya a, tapi ibu cuman takut saja.


ayah imma : a, maaf ibu dan bapa sudah merepotkan aa.


Raka : enggak koq a, lagian klo jaga anak besar mungkin gak sesulit anak kecil..


mereka pun tertawa bersama... .


imma akhirnya datang, dengan memakai baju syar'i..


Raka yang melihat imma, rasanya enggan sekali mengedipkan matanya. .


baju berwarna baby pink dan kerudung senada, membuat imma terlihat anggun.


"masya Allah,".. kalimat itu yang keluar dari mulut Raka.


setelah imma duduk, mereka bersama berbincang lama.

__ADS_1


akhirnya Raka pamit pulang.


di cerita ini mungkin Raka sudah merasakan getaran" cinta pada imma, namun Raka tidak menyadari hal tersebut..


__ADS_2