
setelah seminggu dari rumah neneknya, imma kembali ke rumah orang tuanya..
setiba di rumahnya, imma langsung beristirahat.
karena jarak rumah nenek ke rumah imma membutuhkan waktu 1jam, di karenakan jalanannya berbatu seperti sungai kering 😁😁
imma yang sedari tadi berbaring di kamar, dia di bangunkan oleh ketukan pintu ..
toktoktok..
"teh, bangun makan dulu.. ! " .. ternyata itu suara sang ibu...
"iya mah" .. sambil bangun dari kasur, dia langsung membuka pintu kamar dan pergi ke dapur, di sana nampak ibunya yang sedang menyiapkan makanan di meja makan.
imma : sini mah tteh bantu, maaf ya teteh gak bantuin mama masak..
mamanya imma : gpp teh, kamu kan baru saja pulang, pasti capek. mama gak tega gangguin kamu lagi istirahat. oya teh, pas tteh berangkat ke rumah emak, nak Raka ke sini. dia nanyain kamu, katanya nomor kamu gak aktif. mama bilang, kalo di sana susah sunyal.
imma : oya mah, teteh lupa gak ngasih tau a Raka. soalnya kan jemputannya mendadak. gak apa-apalah, nanti teteh main ke rumahnya , sekalian mau ngasih rambutan dari emak.
mamanya imma : terserah teteh saja, oya kalian cuma temenan atau gimana?
soalnya mama perhatikan, kalian deket banget. .
imma : kita cuma temen mah, lagian tteh dah anggap a Raka kakak teteh sendiri.
mamanya imma : meski sudah menganggap kakak, tapi tetap kalian bukan kakak ade sekandung.
__ADS_1
yang tau hati kalian kan cuma Allah, gimana kalo seandainya di hati kalian tumbuh rasa sayang?
imma : klo sejauh itu kayaknya gak mungkin deh mah, soalnya kan a Raka bukan cwok yang gampang jatuh cinta...
mamanya imma : klo seandainya nak Raka menyukaimu gimana?
imma : gak mungkin, gak mungkin banget mah.lagian ya, teteh gak mau pacaran. pengen langsung nikah saja..
mamanya imma : iya kan mama hanya berandai andai teeh...
imma : udah ah, mama jangan mikir yang enggak enggak.. teteh mandi dulu..
imma meninggalkan ibunya untuk mandi, ibunya hanya menggelengkan kepala melihat kelakuan anak perawannya..
siang itu, imma bersiap untuk pergi ke rumah Raka.
memakai celana levis, tunik abu-abu senada dengan warna hijabnya. sesudah siap dia langsung pamit kepada ibunya dan berangkat..
lalu adik Raka menghampiri imma..
" mau ke a Raka teh? " . tanya adik laki-laki Raka
" iya a, a Rakanya ada? " tanya imma kembali..
" oh, a Raka lagi ke garut kota teh " . jawab adik Raka.
"oh ya sudah a, klo a Raka gak ada, saya pamit pulang ". timpal imma yang langsung pergi dengan sepeda motornya, dan dia pun kembali pulang.
__ADS_1
sampai du rumah imma langsung membantu ibunya..
mamanya imma : gimana keadaan a Raka?
imma : gak tau mah, ( sambil membantu memotong sayuran)
mamanya imma : loh, kan tadi tth ke rumah a Raka? kenapa gak tau?
imma : soalnya tth gak ketemu sama a Raka, a Raka lagi di garut kota, mungkin lagi kuliah. .
mamanya imma : oh, ya sudah telpon saja. semenjak kamu di emak, dia gak pernah main ke sini.
imma : oyaa, duh sombong sekali dia. awas ya, kalo ketemu, aku jewer nanti telinganya ..hahaha
mamanya imma : hus, gak boleh gitu teh. anak sebaik Raka mau kamu jewer, ada juga kamu nanti yang mama jewer.. hehe
imma : becanda mah, lagian ya jangankan jewer, ngebentak pun teteh gak berani. hihi
mereka pun tertawa bersama, sambil membereskan kerjaannya..
Raka yang saat itu sedang di garut kota, sibuk dengan kuliahnya.
selain sibuk dengan kuliahnya, dia pun sibuk dengan berusaha menghilangkan perasaan cinta nya ke imma.
namun jika menghilangkan perasaanya dengan cara mencintai wanita lain, sangat sulit baginya. karena hatinya seakan terus menolak wanita lain...
ada satu wanita yang mencoba mendekati Raka, dia teman sekelasnya..
__ADS_1
Raka mencoba membuka hati untuk wanita itu, namun tetap saja hatinya menolak..
raka bingung, entah ap yang harus dia lakukan sekarang.. 😔😔😔😔