Menikahi Sahabatku

Menikahi Sahabatku
tahun baru


__ADS_3

pagi datang...


imma yang masih malas untuk beraktivitas, dia hanya berbaring di tempat tidur..


lalu ibunya menghampiri.. .


mamanya imma : gak biasany malas"an kayak gini, kenapa?


imma : gak apa-apa mah,lagi pengen aja..


oya, mama pulang jam berapa semalam?


mamanya imma : jam 01:00wib , soalnya mama harus nemenin tante di rsud..


imma : oh, semalam ada a raka ke sini.


mamanya imma : mmhh... gimana keadaannya?


imma : baik, bahkan sangat bahagia. karena dia mau nikah mah.


mamanya imma : alhamdulilah,bagus dong teh. jadi dia kesini sekalian nganterin undangan?


imma : enggak mah, dia ke sini cuma ngobrolin itu saja.


mamanya imma : ohh, bilangin kata mama selamat ya ..


imma hanya diam, sambil memejamkan matanya..


mamanya imma : loh koq tidur lagi, bangun mandi sana. anak perawan jam segini masih tidur, pamali.


nanti rezekinya di patok ayam loh..


"iya maah " sambil bangun dan segera mandi..


di kediaman Raka,,


seperti biasa, pagi2 dia duduk di depan rumah sambil menikmati secangkir kopi.


dia memikirkan perlakuan imma tadi malam, yang tiba" bersandar di bahunya, sampai senyum sendiri memimirkan itu.

__ADS_1


tiba-tiba ayahnya duduk di samping Raka,


ayah Raka : kapan kamu bawa calon istrimu ke sini?


Raka : calon istri mana yah, pacar pun raka gak punya.


ayah Raka : kan ayah sudah menyuruh kamu membawa calon istri seecaptnya?


Raka : tak semudah itu yah, mencari calon istri tak semudah mencari pacar. menikah itu seumur hidup sekali, jadi Raka harus benar benar memilih orang yang tepat.


ayah Raka : carilah wanita yang sederhana, baik dari cara bicara, cara pandangan dan penampilan.


Raka : iya yah, tapi itu sungguh tidak mudah


ayah Raka : ayah tidak mau tau, pokoknya tahun depan kamu harus sudah menikah. (sambil pergi meninggalkan Raka) ...


lalu, Raka mengajak imma ketemu. di saat seperti ini , cuman imma lah yang bisa menghiburnya .


drett suara pesan masuk di ponsel imma, d lihatnya pesan dari Raka. Raka mengajak imma ketemuan di pantai,sebenarnya niat imma ingin memberi jarak antara dia dan raka, imma ingin terbiasa tanpa Raka. karena pikir imma, setelah Raka menikah mungkin tidak akan ada waktu lagi buat imma.


imma pun menolak ajakan Raka, dengan alasan kalo dia sedang ada kerjaan.


sebulan tak terasa, imma selalu membuat alasan untuk tidak ketemu Raka . Raka yang selalu percaya pada imma, tidak bisa berbuat apa-apa.


sampailah di awal tahun 2014, dimana tahun itu adalah tahun ayahnya Raka menagih janji.


Raka yang saat itu sedang membantu orang tuanya di toko, di kejutkan kembali dengan kedatangan teman wanitanya. ayah Raka melihat wanita itu, wajahnya cantik namun entah alasan apa, ayah Raka tidak menyukai wanita tersebut.


sudah beberapa wanita yang datang, belum ada satu pun yang ayah Raka suka .


Ibunya Raka menyuruh Raka balikan lagi sama Nina, namun Raka menolak.


sebenarnya meski berteman dekat dengan imma, Raka belum pernah memperkenalkan langsung kepada orang tuanya kalo imma adalah temannya.


"ya sudah mah, mamah saja yang carikaan saya istri" ungkap Raka putus asa..


ketika Raka tengah galau, imma malah sibuk dengan kerjanya. dia d suruh pihak sekolah untuk bikin seragam warna navy..


kebetulan di kampung imma belum ada jasa jahit untuk seragam, lalu teman sesama guru memberitahu imma klo di kampung "K" ada jasa jahit yang rapi dan cepat.

__ADS_1


mendengar ka kampung "K" membuat dia ingat Raka,, karena kampung itu adalah kampung tempat Raka tinggal.


tidak ada pilihan lain, soalnya senin depan dia harus memakai seragam tsb.


pergilah imma ke kampung "K" , di sana dia muter2 nyari jasa jahit itu, tapi tidak ketemu juga.


bertanya ke orang, jawabannya membingungkan.


di rasa sudah sangat capek, dengan terpaksa imma menghubungi Raka untuk menanyakan jasa jahit tersebut.


tak lama, Raka menjawab telpon imma.


Raka : hallo, assalamu'alaikum..


imma : wa'alaikumsalam.. a boleh nanya gak?


Raka : nanya apa teh?


imma : di sini jasa jahit seragam guru dimana ya?


Raka : seragam guru? tth sekarang dimana?


imma : sudah di "k"


Raka : ya sudah, teteh kasini dulu.


imma : gak ah, aa tau gak? kalo gak tahu, saya pulang lagi saja.


Raka : teteh kenapa sih? jadi berubah kayak gini?


jangan banyak alasan, ayo ke konter dulu nanti saya antar ke tukang jahitnya.


imma yang sudah terlanjur jauh" mencari jasa jahit, akhirnya menuruti ajakan Raka.


sampai di konter imma hanya terdiam ,menunggu Raka selasai membantu orang tuanya.


di depan konter Raka banyak ibu2 yang sedang mengobrol, mereka melihat imma dengan saling berbisik. imma yang melihat itu merasa risih, namun ibu2 itu malah tersenyum kepadanya.


Raka sudah selesai membantu orang tuanya, lalu bergegas mengantar imma.

__ADS_1


__ADS_2