Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Perang Melawan Mordor


__ADS_3

“Pegasus?” Pangeran Mulg terkejut melihat Monster tunggangan milik Alex Acherron itu terbang di atas Ibukota Kerajaan Orc.


Dia juga akhirnya mengerti kenapa mayat-mayat hidup menjadi lebih mudah ditaklukkan, itu pasti karena Alex telah membunuh Pengendalinya.


“Pangeran!” seru Pendekar Orc berlari membawa Pedang milik Annabeth. “Aku menemukan Pedang tuan Putri Annabeth di halaman Kuil Dewa Gul'dan.”


Tangan Pangeran Mulg gemetar memegang Pedang milik adik perempuannya itu, butiran air mata mengalir membasahi pipinya. Dalam benaknya langsung menduga kalau Annabeth lah yang menjadi Pengendali mayat-mayat hidup itu dan Dia mati ditangannya Alex.


Mulg juga teringat senyum cerah Annabeth Empat tahun lalu. Saat itu Annabeth mengatakan akan menjelajahi Benua Grandland dan mencari keberadaan Alex yang menurutnya tidak mungkin tewas saat Legiun Barat dihancurkan oleh Pasukan misterius.


Namun, setelah Annabeth meninggalkan Istana, Dia tidak pernah muncul lagi dan Kerajaan Orc telah menyewa Assassin dari Guild Pandora mencari keberadaannya, tetapi tidak ada hasilnya.


Mulg menyeka air matanya dan berkata, “Saudariku telah berjuang dengan gagah melawan mayat-mayat hidup. Namun, takdir tak berpihak padanya sehingga gugur sebagai Pahlawan Kerajaan Orc.”


Seperti Alex, Mulg juga tidak ingin memberitahu kalau Annabeth adalah sang Pengendali mayat-mayat hidup yang menyerang Ibukota Kerajaan Orc tersebut.


Mulg membawa Pedang milik Annabeth ke Istana. “Hancurkan semua mayat-mayat hidup itu dan setelah Ibukota telah bersih dari mereka, lanjutkan pembersihan terhadap mereka hingga sejauh Ratusan Kilometer.”


Mulg berpikir untuk membangun rumah-rumah sederhana di sekitar Ibukota untuk para pengungsi agar perekonomian Kerajaan Orc berjalan kembali. Dia khawatir, bila keadaan Kerajaan Orc terus seperti sekarang ini, maka hanya menunggu waktu saja para pengungsi yang kelaparan akan menjadi liar seperti Mayat-mayat hidup karena perut mereka sudah tidak tahan menderita kelaparan.


...***...


Ibu Tom memeluk Tom erat-erat karena khawatir melihat asap hitam tebal membumbung di atas Ibukota. Para pengungsi Orc bertanya-tanya apa yang terjadi di sana? Bahkan gosip liar telah menyebar dengan cepat, bahwa terjadi Kudeta militer di sana dan ada juga yang mengatakan mayat-mayat hidup telah menghancurkan penghuni Benteng.

__ADS_1


Gerbang Benteng tiba-tiba terbuka, Puluhan Ribu Prajurit Kerajaan Orc keluar dari sana mengenakan Jirah Besi dan sebagian menunggangi Kuda dan Puluhan Kereta Kuda.


Pasukan itu terus bergerak menjauh dari Ibukota dan di kejauhan kembali terlihat asap hitam membumbung tinggi di langit, yang menandakan Pasukan militer Kerajaan Orc itu sedang bertempur melawan musuh.


“Bu, apa ini? Kenapa ada kertas ini di sakuku?” Tom menyerahkan secarik kertas pada Ibunya.


Ibu Tom terkejut setelah membaca secarik kertas yang diberikan oleh Tom tersebut. Dia tidak menyangka kertas itu berisi resep membuat Ayam Crispy, nama makanan yang cukup aneh dan belum pernah ia dengar. Namun, cara membuatnya tidak terlalu rumit dan juga ada resep untuk membuat Saus Pedas.


“Apakah itu diberikan oleh Pendekar Manusia itu? Bukankah Pendekar manusia yang sebelumnya mengatakan kalau Dialah yang menciptakan Sarahmie?” sahut Tom penasaran.


Ibu Tom segera menyimpan kertas itu ke dalam Tasnya dengan tergesa-gesa dan memperhatikan sekelilingnya, apakah ada yang mendengarkan perbincangan mereka.


Dia bernapas lega setelah mengetahui kalau pengungsi Orc lainnya fokus berbincang-bincang tentang Pasukan militer Kerajaan Orc.


“Mulai sekarang, rahasiakan tentang kertas ini, ya!” Ibu Tom berbisik padanya dan Tom langsung menganggukkan kepala tanda setuju. “Dengan Resep Ayam Crispy ini, Aku akan membuka Restoran sederhana. Namun, dengan hanya 10 Koin Emas tersisa, apakah Aku dapat menyewa tempat di dalam Ibukota?” gumamnya cemas uangnya tidak cukup untuk menyewa hunian dan membeli peralatan dapur.


...***...


Diantara Seribu Pendekar itu, salah satunya adalah Hades yang tergabung dalam kelompok yang dipimpin Jean.


Jean dulunya adalah Komandan Petugas Keamanan di wilayah timur Kota Perdamaian, tetapi sekarang Lord Torin menunjuknya sebagai Komandan yang memimpin para Pendekar dari berbagai Ras.


Alasan Lord Torin menunjuk Jean sebagai Komandan gabungan Pendekar berbagai Ras itu, karena Jean terkenal memegang teguh prinsip Keadilan walaupun saat menjadi Komandan Petugas Keamanan di wilayah timur, ia tetap gagal menjalankan prinsipnya itu karena harus berhadapan dengan antek-antek tuan muda Kelurga Pengusaha.

__ADS_1


Namun, Lord Torin yakin Jean dapat meredam bila terjadi pertikaian di bawah Komandonya nanti—apalagi Pendekar yang berasal dari Keluarga Pengusaha dipimpin langsung oleh Pendekar dari Keluarga masing-masing, sehingga tidak ada yang akan menjegal kepemimpinan Jean.


“Tuan Hades... kudengar Kamu berteman baik dengan Bos Alex, ya?” Jean menyapa Hades.


Hades tersenyum lebar dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. “Sebenarnya Aku hanya pelanggan tetap di Restoran Sarah, sehingga Bos Alex hapal dengan namaku,” sahutnya malu-malu.


Jean juga tersenyum dan berkata, “Tetap saja Kamu sangat beruntung dikenali oleh Bos Alex.” Dia kemudian menghela napas dalam-dalam. “Aku sebenarnya ingin mengunjungi Restoran Sarah juga bersama keluargaku, tetapi karena banyak pekerjaan yang harus kuurus di wilayah timur, rencana itu tidak pernah terwujud.”


Hades tetap tersenyum dan berkata, “Sebenarnya Aku ingin memesan Rendang buatan Bos Alex, tetapi sayang sekali... Stoknya habis. Kalau saja masih ada, maka Aku akan mentraktir Komandan Jean ha-ha-ha.”


“Tidak apa-apa, kalau Kita pulang dengan selamat dari Perang ini, maka Aku akan mentraktir kalian semua makan malam di Restoran Sarah,” kata Jean.


“Benarkah Komandan Jean?”


“Ya, kudengar makanan di sana harganya sangat mahal!”


“Terutama Ayam Betutu, itu harganya 500 Koin Perak!”


Mendengar harga yang disebutkan oleh Iblis lain, Jean langsung terbatuk-batuk. Dia kemudian berkata, “Ya, kalian janganlah memesan yang itu. Kan, yang harga 100 Koin Perak ada juga.”


“Oh, yang 100 Koin Perak sebenarnya enak juga,” sahut Hades satu-satunya Ras selain Manusia di grup itu yang pernah makan di Restoran Sarah. “Gulai Ubi Tumbuk, Bakso, dan Soto Banjar harganya cuma 100 Koin Perak. Kalau kalian menambah 50 Koin Perak lagi, maka kalian dapat memesan Nasi Goreng dan Ayam Crispy.”


“Bagaimana dengan Rendang? Kudengar itu dapat meningkatkan kekuatan fisik?” tanya Pendekar yang berasal dari Ras Beastman Serigala atau Manusia Binatang bertelinga Serigala dan berekor.

__ADS_1


“Oh, itu adalah makanan kesukaanku, tetapi harganya cukup mahal. Kamu harus menambah 100 Koin Perak lagi,” sahut Hades.


“Sudahlah, setelah perang saja kita membahas tentang makanan Restoran Sarah,” kata Jean tersenyum lebar. “Mari kita bergabung dengan Pasukan lainnya, karena informasi yang kuterima dari Lord Torin. Kita akan langsung menuju ke Selatan!”


__ADS_2