Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Bisnis


__ADS_3

Alex akhirnya dapat sarapan pagi dengan tenang setelah Catherine tidak berbicara lagi karena fokus menghabiskan Tempoyak Ikan Patinnya.


“Bisnis apa yang Kakak ingin bicarakan denganku? Apakah Kekaisaran Hazel ingin membuka Restoran juga?” Alex bercanda setelah selesai sarapan pagi, tetapi Einar menanggapi candaan Alex dengan ekspresi wajah datar saja. “Cih, selalu saja berpura-pura bersikap misterius,” pikir Alex mencibir saudara tertuanya itu.


Setelah hening sejenak, Einar berkata, “Bukankah Kamu tadi sudah mendengar perkataan Ibu kalau Kekaisaran Hazel akan segera mengalami krisis keuangan?”


“Aku tahu itu, tetapi langsung ke intinya saja. Aku tidak pandai memahami maksud tersirat Pangeran Pertama,” sahut Alex menyindir dengan menyebut gelar Einar.


“Oh, begitu, ya,” kata Einar dengan santai. “Bisakah Kamu memberikan ide bisnis pada Kekaisaran Hazel seperti yang Kamu lakukan pada Margareth dan Vera Voldemort. Aku tahu Aku tampan dan tidak cantik, tetapi tolong pertimbangkanlah permintaanku karena Kita ini bersaudara.”


Alex mengerutkan keningnya. “Kenapa Dia malah mengungkit masalah kecantikan?” gerutu Alex dalam hatinya, kemudian ia melirik Helena yang menatap tajam padanya. “Saudara sialan ini!” Alex kembali mengeluh, nanti malam pasti akan sulit untuk tidur karena Helena pasti mengungkit masalah dirinya hanya mau bekerjasama dengan wanita cantik tersebut.


Alex menenangkan hatinya dan menarik napas dalam-dalam. “Jadi, berapa persen yang akan menjadi Hak Kepemilikanku?” sahutnya.


“Kamu masih ingin meminta Hak Kepemilikan atas Perusahaan milik Kekaisaran?” Einar tercengang, karena Alex juga berstatus sebagai Pangeran Ketiga dan sudah kewajibannya sebenarnya untuk membantu meningkatkan keuangan negara.


Alex mengangkat bahunya sembari tersenyum lebar. “Aku ini warga Kota Perdamaian bukan penduduk Kekaisaran Hazel lagi.”


“Oh, begitu ... berarti Kamu sudah tidak ingin menjadi salah satu penerus tahta Kaisar?” selidiknya penasaran.


“Aku tidak cocok menjadi Kaisar,” sahut Alex menggelengkan kepala. “Kakak pasti sudah melihat, Aku lebih cocok menjadi Koki di Restoran ini dan akan menikmati hidup hingga hari tua dengan tenang.”


Ekspresi wajah Einar tetap tenang mendengar jawaban Alex tersebut. Dia tidak terlihat bahagia atau terkejut, padahal dulu ia dan Lycus yang paling bersemangat membentuk Pasukan militer agar Kaisar memilih mereka sebagai Putra Mahkota. Bahkan Einar berani menyerang Pulau milik Kerajaan Iblis dan yang terdepan saat melawan Mordor di medan Perang.


Alex mulai berpikir mungkinkah Einar merasa menjadi Pengusaha lebih baik daripada menjadi Jenderal yang memimpin Pasukan di medan Perang.

__ADS_1


Apalagi setelah Perang melawan Mordor usai, ternyata uang jauh lebih penting daripada medali. Untuk membangun ulang wilayah yang telah hancur lebur ternyata membutuhkan biaya besar.


Setelah berpikir sejenak, Einar berkata, “20% Hak Kepemilikan. Jangan naikkan lagi, Kamu sudah mendengar kalau Kekaisaran Hazel memiliki Hutang yang menumpuk dan masih membutuhkan dana besar membangun infrastruktur di selatan!”


Alex tersenyum lebar. Sebenarnya angka 20% jauh diatas dari yang ia pikirkan, karena sebenarnya yang ingin ia ajukan hanya 5% saja.


“Baiklah,” sahut Alex segera memperbaiki posisi duduknya. “Ide bisnis yang akan aku tawarkan adalah alat transportasi yang dapat menghubungkan semua wilayah di Kekaisaran Hazel, bahkan dapat dikembangkan ke seluruh Benua Grandland.”


Einar mengerutkan keningnya karena bisnis transportasi sudah menjamur dan itu bukan Perusahaan yang akan menghasilkan Jutaan Koin Emas seperti Sarahmie dan Perusahaan baru Vera Voldemort.


“Dengarkan dulu penjelasanku,” kata Alex tahu saudaranya kecewa dengan ide bisnis yang ia katakan. “Dewa Cthulhu telah mati, maka tidak akan ada Monster baru yang akan muncul. Monster-monster Burung akan langka di masa depan dan menjadikan ongkos transportasi itu menjadi tinggi.”


Alex menjelaskan lagi, sementara menggunakan Kereta Kuda membutuhkan waktu lama, sehingga hasil pertanian atau produk dari perusahaan tidak dapat dikirim ke tempat yang jauh karena akan busuk atau kadaluarsa.


Sementara menggunakan transportasi laut juga tetap harus menggunakan transportasi darat untuk menjangkau seluruh Benua Grandland, karena bentuk Benua Grandland itu memanjang dari Utara ke Selatan seperti Benua Amerika di Bumi.


“Lihat ini!” seru Alex menggunakan Kekuatan Dewa Helzvog, Dewa yang disembah oleh Ras Dwarf. Dari ruang hampa muncul miniatur Kota Perdamaian di atas meja, lengkap dengan sungai Elbrus dan pegunungan yang mengapit sisi barat dan timur Kota Perdamaian.


Kemudian muncul Rel yang sangat panjang dan sebuah Jembatan baru di dekat Jembatan Elbrus, sesaat kemudian muncul benda aneh panjang seperti ular melesat dengan cepat di atas Rel tersebut.


Mata Sarah berbinar-binar melihat pemandangan di atas meja tersebut. “Mainan apa itu, Ayah?” tanyanya penasaran.


Alex menggelengkan kepala dan berkata, “Ini adalah Elemen Sihir yang hanya bertahan sebentar saja,” sahutnya.


Namun, Einar lebih tertarik dengan benda yang mirip ular itu. Benda itu memiliki gerbong seperti pada Kereta Kuda tetapi lebih panjang dan lebar, kemudian dapat mengangkut banyak penumpang dan gerbong lainnya dapat membawa barang.

__ADS_1


Yang uniknya adalah gerbongnya sepertinya dapat dilepas dan ditambah juga. Kalau imajinasi Alex direalisasikan maka itu memang bisnis yang sangat menguntungkan.


“Ah, menghilang!” Sarah langsung kecewa, padahal ia masih ingin melihat ular itu berkeliling miniatur Kota Perdamaian. “Buat lagi, Ayah!” desaknya.


“Kita harus menunggu Satu Jam lagi agar dapat membuatnya lagi,” sahut Alex yang membuat Sarah merajuk dan menggembungkan pipinya.


“Bagaimana kalau Sarah membawa Nenek jalan-jalan keliling Kota Perdamaian?” Lilia mencubit pelan pipi mungil Sarah yang langsung mengangguk setuju dengan perkataannya. “Kalau begitu ayo pergi, Nenek akan menggendongmu!”


Sarah melompat turun dari kursi dan melompat ke pelukan Lilia.


“Ara ... ara ... jangan merepotkan Nenek Lilia nanti, ya! Dan juga jangan sembarangan memukul orang lain!” Helena menasihati Sarah.


“He-he-he ... tenang saja, Bu,” sahut Sarah tersenyum cerah yang membuat Helena khawatir Sarah tidak akan menuruti nasihatnya.


“Benda tadi itu ... apakah mungkin dibuat?” Einar akhirnya berbicara setelah terdiam cukup lama. Kalau hanya membuat Rel dan Jembatan, maka Kekaisaran Hazel dapat melakukannya. Namun, benda aneh seperti ular itu terlihat sangat rumit dan bagaimana cara membuatnya berjalan tanpa ada Monster yang menariknya.


“Itu dinamakan Kereta Api,” sahut Alex menggunakan nama Kereta Api di Bumi dan bentuk Kereta Api miniatur yang ia tampilkan tadi adalah Kereta Api sederhana, hanya Lokomotifnya yang mirip Lokomotif Uap bertenaga Batubara.


Elenna membuka pintu Restoran Sarah karena sudah waktunya buka. Uran dan pelanggan lainnya segera masuk.


“Tuan Uran!” Alex memanggil Dwarf yang bekerja di Pabrik Dewan Kota Milles tersebut. Uran jugalah yang membuat mesin-mesin di Pabrik Sarahmie. Di cerita fantasi manapun, Dwarf selalu terkenal ahli dalam menempa senjata dan mesin-mesin atau peralatan Sihir. “Pangeran Pertama Kekaisaran Hazel ingin mendiskusikan tentang bisnis denganmu,” sapanya lagi.


“Bisnis?” Uran teringat dengan ucapan Alex dulu yang mengatakan Dia akan menawarkan proyek besar padanya, tetapi setelah berlalu beberapa hari, Alex tidak pernah mengungkitnya lagi. Dia segera duduk di kursi dekat Alex setelah memberi hormat kepada Einar. “Bisnis seperti apa yang akan Pangeran Pertama lakukan denganku,” katanya sembari tersenyum lebar.


“Mesin yang dapat berjalan!” sahut Einar antusias, tidak seperti sebelumnya yang selalu dengan ekspresi wajah datar.

__ADS_1


“Mesin yang dapat berjalan?” Uran terkejut mendengarnya dan tentunya tidak dapat membayangkan seperti apa mesin yang dapat berjalan.


Walaupun Dwarf ahli diberkati dengan kemampuan menempa senjata atau membuat mesin Sihir. Mesin yang Dwarf buat baru sebatas mesin penggiling gandum, mesin cetak Koran, mesin Sihir yang mirip Kompor gas, mesin pendingin Sihir mirip Kulkas dan mesin-mesin berukuran kecil lainnya.


__ADS_2