
Alex dan Logan dengan hati-hati mengikuti bercak-bercak darah yang mengarah ke lereng bukit atau sejalan dengan arah yang akan mereka tuju.
Kadang-kadang Logan menggunakan indra penciumannya agar mereka dapat mengikuti ke mana arah bercak-bercak darah itu, karena di bawah Pohon-pohon Cemara mulai gelap atau tidak terkena sinar matahari yang hampir terbenam.
Logan tiba-tiba mengangkat kedua tangannya dan berbisik, “Arah ini menuju goa tempat Putri Emery terbunuh oleh Organisasi Hercules.”
Sesaat kemudian terdengar suara benturan keras dan teriakan histeris seseorang dari arah yang dikatakan oleh Logan.
“Mari kita lihat siapa yang bertarung itu, kalau itu dilakukan oleh Monster Beruang maka Kita harus membunuhnya agar Beasthuman Harimau tidak menjadi sasarannya yang selanjutnya,” sahut Alex dan Logan mengangguk setuju dengan saran Alex.
...***...
“Kenapa Kalian menuntun makhluk brengsekkk ini ke sini!” gerutu Pendekar tingkat 10 pada Empat Pendekar tingkat 8 yang dipenuhi luka-luka setelah bertarung dengan sengit melawan Monster Beruang Coklat setinggi Sepuluh Meter dan lebar tubuh Lima Meter.
Alex awalnya mengira Monster Beruang Coklat itu adalah Kingkong dari sebuah film yang ia tonton saat masih hidup di Bumi.
“Apa yang kita lakukan, tuan Alex? Sepertinya Monster itu sangat kuat, bahkan Organisasi Hercules kewalahan melawannya,” bisik Logan berkeringat dingin. Monster Beruang Coklat itu jauh lebih besar dari Monster Beruang Coklat yang pernah ia lihat.
“Kita tonton saja sebentar, mereka harus mati karena telah membunuh teman baikku,” sahut Alex menatap dingin Kelima Pendekar Organisasi Hercules tersebut.
Monster Beruang Coklat meninju dada Pendekar tingkat 8 yang mencoba menyerangnya dari belakang. Dada Pendekar tingkat 8 hancur, kemudian Monster Beruang itu mengunyah tubuhnya.
Pemandangan itu membuat perut Alex mual, padahal ia adalah Pendekar terkuat di Benua Grandland dan berhasil mengalahkan Dewa Cthulhu. Namun, Monster Beruang Coklat ini terlalu brutal dan Alex menduga Monster Beruang Coklat itu sengaja melakukannya agar mental musuhnya jatuh.
Korban pertama yang dikalahkan oleh Monster Beruang Coklat justru masih utuh tergeletak di tanah dan darah dari mayat itulah yang menuntun dirinya dan Logan berhasil menemukan tempat ini.
Pendekar tingkat 10 Organisasi Hercules akhirnya menyadari keberadaan Alex dan Logan. Dia tentu mengenal Logan, tetapi ia tidak mengenal Pendekar Manusia di sebelahnya.
__ADS_1
“Apakah Pendekar Manusia itu Pendekar tingkat tinggi yang dikirim oleh Kekaisaran Hazel?” gumamnya tidak dapat mengukur tingkat Kekuatan Alex.
“Kita harus melarikan diri dari sini, Pendekar Jeremy!” seru Pendekar tingkat 8 berlari dengan tertatih-tatih menuju lereng bukit yang berada di bawah sana dan Kota Ravaryn juga berada tepat di dekat lereng bukit.
Namun, Jeremy menarik tangan Pendekar tingkat 8 itu dan melemparnya ke arah Monster Beruang Coklat. Tiga anggota Organisasi Hercules lainnya terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Jeremy.
“Merupakan sebuah kehormatan baginya memperlambat langkah Monster itu,” kata Jeremy dengan sinis. “Ayo cepat turun dari bukit ini, Kita akan menggiring Monster itu ke Kota Ravaryn.”
Awalnya Jeremy menyuruh Kelima Pendekar tingkat 8 itu mencari goa lain di pegunungan ini, karena bila mereka tetap tinggal di goa yang saat ini maka ia takut Beasthuman Suku Harimau mendapatkan bantuan dari Pendekar tingkat 10 dan langsung menyerbu mereka.
Namun, bukannya mendapatkan tempat persembunyian yang baru, Kelima Pendekar tingkat 8 itu justru datang dengan menggiring Monster tingkat tinggi padanya.
Setelah bertarung beberapa saat, Jeremy menyadari Dia tidak akan sanggup mengalahkan Monster Beruang Coklat itu dan Kelima bawahannya yang bodoh itu juga tidak berguna di hadapan Monster bertubuh besar tersebut.
“Apa yang harus kita lakukan tuan Alex? Mereka akan menggiring Monster Beruang Coklat itu ke Kota Ravaryn,” bisik Logan.
Logan tercengang dengan mulut menganga lebar, karena tidak menyangka Alex akan menendang Monster Beruang Coklat yang sangat menakutkan itu. Bahkan sekelompok anggota Organisasi Hercules saja dibuat kocar-kacir olehnya.
Monster Beruang Coklat terhempas seperti sebuah bola berguling-guling melewati Jeremy dan bawahannya. Mereka langsung terkejut dan bingung, bagaimana bisa Monster bertubuh besar itu berguling-guling dari atas bukit.
“Apa itu ulah Pendekar Manusia itu?” gumam Jeremy teringat dengan Pendekar Manusia di sebelah Logan yang Kekuatannya tidak dapat ia rasakan.
Biasanya hanya ada Dua penyebab Kekuatan seseorang tidak dapat dirasakan. Pertama karena Kekuatannya lebih kuat dan yang Kedua karena ia bukan Pendekar.
Setahu Jeremy, hanya Alex, Helena, dan Pemimpin Organisasi Hercules yang telah mencapai level diatas Pendekar tingkat 10. “Mungkinkah Pria itu adalah Alex?” pikirnya semakin gelisah.
Pantas saja Monster Beruang Coklat tiba-tiba berguling-guling dari atas, itu pasti ditendang oleh Alex.
__ADS_1
Jeremy semakin panik dan mempercepat langkahnya. Dia tidak peduli lagi dengan bawahannya, ia harus kabur dan melapor kepada anggota Organisasi Hercules lainnya untuk meninggalkan Kerajaan Beasthuman karena Alex telah muncul di sini.
Ratusan Pohon Cemara hancur ditabrak oleh Monster Beruang Coklat dan baru berhenti setelah menabrak Batu besar.
Monster Beruang Coklat meraung marah, kesal ada yang mengganggunya saat sedang makan. Belum makanannya telah tertinggal di atas sana.
Dia berlari mengejar Jeremy yang lewat di dekatnya dan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah bawah bukit.
“Sial!” Jeremy panik saat melihat Monster Beruang Coklat mengejar dirinya.
Sementara itu Tiga bawahan Jeremy yang masih hidup memutuskan berhenti melangkah dan bersembunyi di bawah Pohon Cemara yang kini gelap karena tidak terkena sinar matahari.
Namun, tiba-tiba seekor Harimau muncul di belakang mereka dan langsung menerkam ketiganya. Karena mereka telah terluka cukup parah saat melawan Monster Beruang Coklat, Logan dengan mudah mengalahkan ketiganya.
“Kita harus bergerak cepat, tuan Alex! Aku takut Kita akan tersesat karena matahari sudah tidak terlihat lagi,” kata Logan.
“Tenang saja,” sahut Alex menggunakan Elemen Sihir Kehidupan sehingga rerumputan dan Pohon Cemara disekitar mereka mengeluarkan cahaya terang.
Yang membuat Logan semakin takjub adalah, rerumputan yang telah layu kembali menghijau. Bahkan Bunga liar disekitar mereka langsung mekar oleh Elemen Sihir Kehidupan tersebut.
“Ini bukan lagi level Pendekar tingkat 10! Apakah tuan Alex sudah menjadi Dewa?” pikir Logan tertegun melihat pemandangan disekitar mereka.
Dia kemudian teringat dengan cerita Pendekar dari Suku Harimau yang ikut Perang melawan Dewa Cthulhu. Dewa baru telah muncul dan Dewa itu memiliki Elemen Sihir Kehidupan yang sangat menakjubkan, Kota Ella yang hancur tiba-tiba berubah menjadi Padang rumput hijau.
“Kenapa tuan Logan tertegun?” Alex bertanya karena Logan malah mematung di belakangnya.
Logan tersenyum cerah seperti anak-anak yang takjub dengan sesuatu, kemudian ia berlari pelan mengejar Alex.
__ADS_1