Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Sosok Mencurigakan Mengintai Restoran Sarah


__ADS_3

“Makanan buatan Bos Alex sangat enak sekali walaupun baru hasil eksperimen pertama,” kata Hannah mengacungkan jempol ke arah Alex sembari tersenyum lebar.


Alex hanya tersenyum saja dan benaknya berkata bahwa Soto Banjar bukanlah hasil eksperimennya, tetapi itu adalah makanan tradisional yang turun-temurun dari Suku Banjar.


Namun, tetap saja di Dunia yang berbeda dengan Bumi ini—dirinyalah pelopor yang mengenalkan Soto Banjar dan makanan tradisional Indonesia lainnya.


“Oh, ya... Hannah,” kata Alex dan Hannah langsung menoleh ke arahnya. “Mungkin beberapa hari ke depan, Aku dan Sarah akan meninggalkan Kota Perdamaian selama beberapa hari dan Kamu yang akan menjadi Manajer Restoran Sarah untuk sementara.”


“Aku?” Hannah menunjuk dirinya sendiri saking terkejutnya mendengar perkataan Alex. “Ta-tapi Aku tidak pandai membaca dan menulis Bos!” katanya lagi dengan ekspresi wajah lesu.


Sangat jarang warga wilayah timur yang mengenyam pendidikan karena pendapatan mereka hanya cukup untuk sesuap nasi saja.


“Aku akan membantumu mencatat pendapatan harian Restoran,” sahut Elenna. Sebagai Elf yang berasal dari Keluarga Bangsawan, tentu ia sudah mengenyam pendidikan tinggi di Kerajaan Hutan Abadi. “Hannah paling cocok menjadi manajer Restoran Sarah, karena dialah karyawan pertama dan sangat mudah bergaul dengan siapa saja,” ungkapnya lagi setuju dengan penunjukan Hannah sebagai Manajer Restoran Sarah.


Eva dan Lilith menganggukkan kepala sebagai tanda setuju dengan pengangkatan Hannah sebagai Manajer sementara Restoran Sarah.


“Horeee... Aku akan jalan-jalan keluar Kota Perdamaian.” Sarah sangat gembira dan menoleh ke arah Alex. “Apa kita akan menjemput Ibu, Ayah?” tanyanya penasaran dengan tujuan kepergian mereka.


“Ibu?” Elenna menatap Alex. Dia sangat penasaran siapa istri Alex. Kalau dilihat dari rambut perak Sarah, maka istri Alex pasti berasal dari Keluarga Aebella atau Elf berambut perak yang menjadi Penguasa Kerajaan Hutan Abadi.


Alex tersenyum dan menganggukkan kepala. Dia berpikir setelah mendapat Kekuatan Dewa Hercules, maka dirinya mampu merebut Helena yang tidak diperbolehkan meninggalkan Rumah Pohonnya atau secara tidak langsung istrinya itu sedang dipenjara oleh Tetua Agung Elf.


“Horeeee... Sarah akan bertemu ibu!” Sarah tertawa kegirangan dan langsung membayangkan Elf cantik seperti Elenna yang akan memeluknya saat tidur.

__ADS_1


Alex tersenyum menatap putrinya sedang menghujani Elenna dengan berbagai pertanyaan tentang Elf dan Hutan Abadi.


Kini ia harus merekrut satu Karyawan lagi agar Lilith dan Elenna tidak kewalahan melayani pelanggan.


Setelah Sarah tertidur, Alex menuju balkon dan langsung mengerutkan keningnya karena merasakan aura Pendekar tingkat 7 bersembunyi di Pohon Apel depan Restorannya.


Mereka kemungkinan hanya mengintainya saja. “Aku akan menangkap mereka dan mengintrogasi siapa yang mengutus mereka,” pikir Alex hendak menyerang Pendekar tingkat 7 itu, tetapi tiba-tiba sosok yang familiar menyerang mereka.


Alex mengerutkan keningnya dan membiarkan sosok yang familiar itu melenyapkan Kelima Pendekar tingkat 7 itu.


“Apa kamu tahu siapa yang mengirim mereka, Damian?” Alex melompat turun ke halaman Restorannya.


Damian memasukkan mayat Kelima Pendekar tingkat 7 itu ke dalam Kereta Kuda. “Mereka adalah Assassin yang dikirim oleh Pangeran Kedua untuk mencari keberadaanmu, karena Pangeran telah membunuh Lancelot tentu mereka sudah menebak kalau di Restoran inilah Pangeran bersembunyi,” sahutnya.


Damian adalah Elf kepercayaan istrinya, tentu Damian pasti mau menuruti perintahnya juga, karena Alex curiga Dia dikirim oleh Helena untuk melindungi dirinya dan Sarah.


“Ke ibukota Kekaisaran?” Damian berhenti mengangkat mayat Pendekar tingkat 7 dan menoleh ke arah Alex. “Rekanku di Hutan Abadi mengirim pesan kalau Pangeran Kedua akan berkunjung ke sana. Aku takut Tetua Agung akan mempercepat proses pernikahan politik itu, sebaiknya tuan Alex menyelamatkan Tuan Putri dulu. Rekanku itu akan membantumu menyelinap ke Hutan Abadi.” Damian berkata dengan raut wajah cemas.


“Kapan Pangeran Kedua berkunjung?” sahut Alex juga mengkhawatirkan Helena. Mana mungkin ia membiarkan orang lain mempersunting Elf cantik itu selama dirinya masih ada, kalau ada yang berani melakukannya maka langkahi dulu mayatnya.


“Pergerakan Assassin Elf dibatasi di Kota Ella, tetapi kabarnya Pangeran Kedua sedang membujuk Kaisar untuk memilih dirinya yang menikahi Tuan Putri Helena. Jadi, mungkin dalam Sepuluh hari ini Pangeran Kedua belum akan pergi ke Hutan Abadi,” sahut Damian.


Sepuluh hari itu waktu yang cukup lama, yang berarti ia masih memiliki cukup waktu mencari Kekuatan Dewa Hercules yang tersembunyi di Kota Ella.

__ADS_1


“Jangan beritahu pada siapapun termasuk Helena, Aku akan menjemputnya. Namun, aku tidak bisa memastikannya kapan waktunya, yang jelas sebelum pernikahan itu berlangsung Aku ke Hutan Abadi,” kata Alex.


“Baiklah, Aku akan melindungi Restoran Sarah dan kuharap tuan Alex dapat menyelamatkan Tuan Putri Helena,” sahut Damian sembari naik tempat duduk kusir kereta kuda dan melaju meninggalkan halaman Restoran Sarah.


Alex menghela napas panjang dan menoleh ke arah balkon Toko Ramuan di sebelah Restoran Sarah. “Kamu sudah mendengar percakapan kami, kan, Nenek Eli?” kata Alex, “kuharap Nenek Eli juga menjaga Restoranku sebagai imbalan atas kerjasama kita melawan pengikut Dewa Cthulhu.”


Alex kemudian kembali ke kamarnya dan wanita tua membuka jendela kamar di lantai atas Toko Ramuan Herbal. “Cih, kalian yang membuat keributan, kenapa Aku malah ikut dilibatkan?” gerutu Elizabeth.


...***...


Di Kastil Keluarga Donovan, Assassin berpakaian serba hitam masuk ke kamar Donovan melalui jendela.


Donovan yang sedang membaca dokumen langsung meletakkan setumpuk dokumen itu ke atas meja dan menoleh ke arah Assassin tersebut.


“Jadi, kenapa Pangeran Alex membunuh Jack?” tanya Donovan dengan santai tanpa takut pada Assassin yang merupakan Pendekar tingkat 10 tersebut.


“Tuan muda Jack sebenarnya terperangkap dalam pertikaian antara Pangeran Alex dengan Pangeran Kedua,” sahut Assassin tersebut. “Pangeran Kedua mengirim Lancelot untuk membunuh Pangeran Alex. Setelah melakukan penyelidikan, Lancelot menyimpulkan kalau Alex—Pemilik Restoran Sarah adalah sosok yang ia cari, dan kemudian ia menculik salah satu karyawannya untuk memancing agar Pangeran Alex mendatanginya. Yang membuat Jack terkena imbasnya adalah selama di Kota Perdamaian, Lancelot tinggal di rumah Jack ....”


“Oh, Dia pasti sengaja membunuh Jack agar Margareth tidak diusik oleh Jack,” gumam Donovan. “Karena kalau untuk menghilangkan jejak saja, seharusnya Pangeran Alex membunuh semua saksi di sana. Namun, ia hanya membunuh tiga orang saja.” Senyuman tipis terpancar dari sudut bibir Donovan.


“Jadi, apa yang akan kita lakukan?” tanya Assassin itu tidak dapat menebak apa yang dipikirkan oleh Donovan.


“Sudah biarkan saja, yang pantas memimpin Keluarga Donovan hanyalah sosok kuat dan dapat mengatasi keadaan sesulit apapun,” sahut Donovan melambaikan tangan mengusir Assassin itu dari kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2