Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Logan


__ADS_3

Setelah melakukan berbagai pertimbangan yang cukup menguras pikirannya, Logan akhirnya memilih menu Nasi Goreng. Lagi pula selama perjalanan jauh dari Kerajaan Beasthuman ke Kota Perdamaian ini, ia hanya makan Sarahmie saja dan akibatnya ia merasa tidak bertenaga karena biasanya ia makan daging saat di tempat asalnya.


“Bagaimana dengan minumnya, tuan?” tanya Lilith.


“Air Putih saja, kalau bisa gelasnya berukuran besar,” sahut Logan sembari melirik ke arah dapur. Kemudian berbisik, “Apakah benar, Restoran Sarah ini milik Pangeran Alex Acherron?”


Lilith menganggukkan kepala dan berkata, “Apakah tuan ingin berjumpa dengan Bos Alex?”


“Apakah boleh? Kalau boleh katakan pada Beliau Beasthuman dari Suku Harimau ingin bertemu dengannya,” kata logan dengan mata berbinar-binar seperti anak kecil yang baru saja mendapatkan hadiah mainan saja.


“Baiklah, mohon tunggu sebentar,” sahut Lilith bergegas ke dapur Restoran.


Di dapur Restoran Sarah, Alex sibuk mengajari Lilia memasak Tempoyak Ikan Patin. Katanya saat ia pulang ke Kota Ella nanti, ia akan mengajari ibu-ibu di sana membuat masakan khas Jambi tersebut, karena di sungai-sungai Kekaisaran Hazel sangat banyak Ikan Patin.


Alex terpaksa mengajari Lilia memasak Tempoyak Ikan Patin walaupun sebenarnya ia hanya ingin ibunya itu beristirahat dan makan apa saja yang ia sukai dari semua makanan yang ada di daftar menu Restorannya.


Namun, karena Sarah masih belajar di Sekolah Harapan, Lilia merasa bosan tidak melakukan apa-apa makanya ia memaksa Alex untuk mengajarinya cara memasak Tempoyak Ikan Patin.


“Bos, Beasthuman Harimau itu ingin bertemu denganmu, sepertinya ia datang langsung dari Utara,” kata Lilith area masuk ke dapur. “Hannah, buatkan Satu Nasi Goreng!” katanya lagi sembari mengambil gelas berukuran besar dan menuangkan air putih ke dalamnya.


Alex menatap Logan melalui dinding kaca yang memisahkan ruang dapur dan ruang utama. “Pakaiannya terbuat dari kulit Monster, sepertinya dia datang dari pedalaman Kerajaan Beasthuman,” gumamnya memutuskan keluar dari dapur menemui Pria tersebut.

__ADS_1


Alex mengulurkan tangannya berjabat tangan dengan Beasthuman yang tampak kekar seperti atlet binaraga tersebut, hanya pakaian kulit Monster yang kenakan saja yang menandakan ia berasal dari luar Kota Perdamaian. “Hai, tuan ... Aku Alex, pemilik Restoran Sarah ini. Apakah ada yang dapat kubantu?” sapanya sembari tersenyum hangat.


Logan segera berjabat tangan dengan Alex. Dia tidak menyangka Pendekar terkuat di Benua Grandland tersebut sangat ramah sekali, padahal ia mengira akan kesulitan berjumpa dengan Alex.


Biasanya keluarga bangsawan hanya mau bergaul dengan sesamanya saja dan bila yang berstatus sosial rendah ingin berjumpa dengan mereka, maka pelayannya yang akan mewakili mereka. Bahkan tak jarang yang terjadi malah ditendang atau diusir.


“Aku Logan, Pendekar Suku Harimau dari wilayah paling Utara Kerajaan Beasthuman,” sapa Logan dengan suara gugup.


“Dulu Aku pernah ke sana dan berduel dengan Emery, Putri Kepala Suku Harimau. Dia wanita yang sangat kuat, Kami bertukar pukulan berkali-kali hingga akhirnya memenangkan duel tersebut,” kata Alex melebih-lebihkan pertarungan antara dirinya dan Emery. Padahal saat itu ia mengalahkan Emery hanya dengan satu tamparan di wajah dan gadis Beasthuman Harimau itu langsung menyerah serta menangis histeris.


Alex terkejut melihat perubahan ekspresi wajah Logan setelah ia mengatakan mengenal Emery. Dia pun berpikir apa telah terjadi sesuatu yang mengerikan pada gadis manja itu.


“Putri Emery telah tiada, Pangeran Alex,” kata Logan menghela napas panjang. “Seminggu yang lalu ia tiba-tiba menghilang dan sehari kemudian, Kami menemukan tubuhnya yang bersimbah darah di dalam goa. Namun, saat kami hendak mengambil jasadnya, tiba-tiba Kami bertemu dengan sekelompok Pendekar yang mengenakan penutup wajah bermotif tengkorak. Pertarungan mematikan pun tidak terelakkan lagi, belasan Pemuda Suku Harimau tewas dan Kami berhasil membawa pulang tubuh Putri Emery.”


Logan dan beberapa Pendekar dari Suku Harimau kembali menyerbu ke goa itu untuk mengambil mayat-mayat rekan mereka, tetapi mereka dikalahkan dan hanya tersisa beberapa orang saja yang berhasil melarikan diri.


Organisasi Hercules itu semakin berani setelah kejadian itu, keesokan harinya mereka menyerang sebuah Desa dan membunuh semua laki-laki, anak-anak, dan hanya membiarkan para wanita tetap hidup agar dapat melayani n.a.f.s.u serta memasakkan makanan untuk mereka.


Kepala Suku akhirnya mengerti kenapa Emery tewas. Kemungkinan Putrinya itu tidak mau menuruti kemauan mereka dan memilih bertarung sampai mati.


“Kenapa Koran Guild Pandora tidak memberitakan kejadian itu?” tanya Alex penasaran. Pulau tempat Hades tinggal juga dihancurkan oleh Organisasi Hercules tersebut. “Bagaimana dengan Kerajaan tetangga, apa mereka tidak mengirim Pasukan membantu Kerajaan Humanbeast?”

__ADS_1


Logan menggelengkan kepala dan berkata, “Sepertinya mereka ragu mengirimkan bantuan, karena takut Organisasi Hercules juga melakukan huru-hara di wilayah mereka. Sementara wartawan Koran Guild Pandora mungkin dibunuh juga oleh Organisasi Hercules agar aksi mereka tidak disadari oleh seluruh penduduk Benua Grandland.”


Logan menjelaskan, Organisasi Hercules itu sangat licik dan lihai. Saat Pasukan militer datang dalam jumlah besar, maka mereka akan segera kabur dan muncul lagi di tempat lain.


Kadang-kadang mereka akan menyergap Pendekar tingkat tinggi yang berjalan sendirian dan membunuhnya, kemudian mayatnya di gantung di tengah jalan.


“Kedutaan Kekaisaran Hazel mengatakan mereka akan mengirim Pendekar tingkat tinggi membantu Pasukan militer memberantas Organisasi Hercules tersebut. Namun, karena mereka selalu bergerak secara berkelompok, mereka malah tidak pernah bertemu dengan musuh atau musuh sengaja menghindar karena mereka adalah Manusia,” kata Logan tampak pasrah.


Alex teringat dengan para gerilyawan di Bumi, mereka memang sangat sulit dikalahkan. Bahkan Pasukan militer modern yang dilengkapi persenjataan canggih kalang kabut dibuat oleh gerilyawan tersebut.


Lilith datang membawa Nasi Goreng yang dipesan oleh Logan.


“Berikan tuan Logan Rendang!” seru Alex pada Lilith. “Anggap saja bonus,” katanya lagi sebelum Logan mengatakan sesuatu dari mulutnya.


“Terimakasih Pangeran,” sahut Logan dengan mata berkaca-kaca.


Alex melambaikan tangannya sembari tersenyum hangat dan beranjak dari tempat duduknya. “Setelah selesai makan, datanglah ke halaman belakang Restoran. Kita akan berangkat bersama ke Utara.”


Alex mengepal erat tangannya hingga urat-urat hijau terlihat di lengannya, matanya juga memerah seperti sedang murka.


“Pergilah!” seru Helena saat Alex menoleh ke arahnya. Dia juga telah bertemu dengan Emery saat mendampingi Alex berkeliling Benua Grandland, tentu ia sangat marah pada Organisasi Hercules yang telah membunuh temannya itu.

__ADS_1


Saat masuk ke dapur, Alex mengendurkan kepalan tangannya dan mengatakan pada Ibunya bahwa ia harus pergi ke Kerajaan Beasthuman. Dia juga tidak tahu kapan akan kembali, hanya satu yang ia inginkan; Ibunya tidak boleh pulang ke Kota Ella sebelum dirinya kembali.


Walaupun sedikit enggan, Lilia terpaksa menuruti keinginan Alex dan berpikir akan mengisi waktu luang nanti dengan bermain bersama Sarah. Lagi pula saat bermain bersama cucunya itu, waktu terasa berjalan sangat cepat—padahal ia belum puas, tetapi waktu sudah menunjukkan tengah malam saja.


__ADS_2