Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Merlinmie


__ADS_3

“Sarah menggemaskan sekali!” Margareth mencubit pipi Sarah yang sedang melahap Pempek Palembang.


“Biwbiw Malgalet,” sapa Sarah dengan mulut masih penuh dengan Pempek Palembang.


Margareth tersenyum dengan tingkah lucu Sarah itu dan mencubit pipinya sekali lagi, kemudian duduk di dekat dapur Restoran Sarah.


“Wah, ada menu baru lagi!” Margareth langsung bersemangat. “Aku pesan ketiganya, Nona Lilith!”


“Aku juga!” sahut Evlyn, Pengawal Pribadi Margareth tanpa menyentuh daftar menu. Kini ia sudah mencapai Pendekar tingkat 9 dan juga merangkap sebagai manager keamanan di Pabrik Sarahmie.


“Baik, tunggu sebentar, ya, Nona muda Margareth dan Nona Evlyn,” sahut Lilith sembari tersenyum hangat dan membungkukkan sedikit wajahnya.


Alex keluar dari dapur sembari membawa nampan berisi Dua gelas Jus Jeruk dan satu gelas Kopi untuk dirinya sendiri.


“Lama tak bertemu Nona muda Margareth,” sapa Alex sembari menundukkan wajahnya pada Evlyn yang hanya membalas dengan senyuman tipis saja.


“Bos Alex pasti sangat sibuk beberapa bulan terakhir, ya. Namamu selalu menjadi headline berita terbaru Koran Guild Pandora dan aksi heroik Bos Alex di—” Sebelum ia menyelesaikan perkataannya, Alex mengangkat tangannya.


“Nona muda terlalu memujiku, banyak Pendekar hebat di luar sana yang juga berkontribusi besar dalam mengalahkan Pengikut Dewa Cthulhu,” sela Alex. “Mari kita lupakan saja masa lalu itu, Benua Grandland kini sudah damai. Nah, apa yang membuat Nona muda yang biasanya sangat sibuk mengurus bisnis tiba-tiba memiliki waktu luang makan di Restoran Sarah yang sederhana ini?”


Margareth tertawa dan berkata, “Baiklah, mari kita berbicara tentang bisnis saja. Apa Bos Alex telah mendengar Merlinmie? Produk mereka sama persis dengan Sarahmie kita, hanya rasa penyedap rasanya saja yang masih kurang pas. Namun, itu sudah cukup merebut pangsa pasar kita, karena mereka menawarkan harga yang lebih murah.”

__ADS_1


Margareth tersenyum masam setelah mengatakannya, karena hanya dalam satu Minggu setelah Merlinmie muncul, penjualan Sarahmie langsung merosot sebesar 26% dan memaksa dirinya untuk menurunkan jumlah produksi Sarahmie.


“Merlinmie ... bukankah nama itu diambil dari nama Paman Pertamamu?” Alex teringat dengan Merlin, calon Pewaris terkaya Putra Dewan Kota Donovan—sebelum Margareth membangun Pabrik Sarahmie.


“Ya, Dia telah merekrut banyak Koki terkenal dari Kota Ella dan melakukan penelitian terhadap bumbu-bumbu Sarahmie. Dia juga telah membangun Pabrik skala besar di wilayah timur Kota Perdamaian,” keluh Margareth.


Alex tidak marah dan hanya tersenyum saja, karena ia sudah menduga akan muncul produk tiruan dikemudian hari. Namun, ia tidak menyangka produk tiruan Sarahmie muncul lebih cepat dari perkiraannya.


Alex berpikir sudah saatnya ia memunculkan varian baru Sarahmie agar ia mendapatkan Dividen besar dari Perusahaan Margareth. Kalau penjualan Sarahmie menurun, tentu ia akan mendapatkan Dividen atau bagi hasil laba bersih yang sedikit.


Namun, ia bingung varian rasa apa yang akan ia munculkan lagi. Rasa Mie Goreng Aceh atau Rica-rica. Rasa Ayam Geprek dan Sambal Matah juga enak, belum lagi Soto Banjar Limau dan lain-lain.


“Baiklah, Aku akan memulai penelitian varian rasa baru. Mungkin dalam Dua atau Tiga hari sudah dapat diproduksi massal!” kata Alex berpura-pura akan melakukan penelitian varian rasa baru Sarahmie, padahal ia hanya meniru Produk Mie Instan dari Bumi.


Alex tersenyum melihat Margareth malah tersenyum sendiri. Dia yakin gadis cantik yang masih lajang ini sedang berkhayal tentang varian terbaru Sarahmie.


Alex menenggak Kopinya sembari mendengar penjelasan Margareth tentang Perusahaannya, mulai dari toko-toko baru di berbagai tempat seluruh Benua Grandland dan pembelian lahan pertanian gandum serta perkebunan kelapa.


...***...


Di salah satu reruntuhan Kota di bekas Kerajaan Goblin, Ribuan Pendekar yang mengenakan penutup wajah bergambar tengkorak manusia dan berpakaian serba hitam berkumpul di salah satu bangunan yang kerusakannya hanya 30% saja.

__ADS_1


“Apa semua anggota Organisasi Hercules telah berkumpul?” Pria yang duduk di singgasana terbuat dari batu bertanya pada kerumunan anggota Organisasi Hercules.


Organisasi Hercules sendiri adalah para gerombolan yang akhir-akhir ini menyergap berbagai Ras selain Manusia. Mereka para Pendekar yang kecewa Kekaisaran Hazel tidak melanjutkan invasi menguasai seluruh Benua Grandland, karena menurut mereka hanya Manusia lah Ras tertinggi dan yang berhak menguasai seluruh tanah Grandland.


“Yang Mulia Lycus ... semua anggota Organisasi Hercules telah berkumpul. Dalam sebulan ini, Kami berhasil merekrut banyak Pendekar dan Kami yakin makin banyak Pendekar yang akan bergabung dengan kita,” sahut Pendekar tingkat 10 yang berdiri di sebagai Lycus.


Lycus tersenyum lebar, akhirnya ia dapat kembali membentuk Pasukan. “Alex, adikku sayang ... Pertarungan Kita belum selesai. Saat waktunya tiba, Aku akan datang mengetuk pintu Restoranmu!”


Lycus sebenarnya adalah satu-satunya Pengikut Dewa Cthulhu yang masih hidup. Saat ia masih terbaring di Istana Kekaisaran Hazel, seorang berjubah hitam mendatangi kamarnya dan mengaku sebagai Mordor.


Mordor mengaku dapat menyembuhkan Lycus, tetapi Lycus harus tunduk pada Dewa Cthulhu. Lycus yang sudah tak berdaya tentu menerima syarat itu.


Saat itu Mordor tetap meminta Lycus berpura-pura sekarat diatas ranjang, Dia akan membantu Mordor bila Mordor terdesak oleh Pasukan gabungan. Namun, siapa sangka tiba-tiba Mordor tewas ditangan Alex dan Dewa Cthulhu sibuk juga sibuk bertarung melawan Alex.


Lycus memanfaatkan kesempatan itu melarikan diri dari Kastil Istana Kekaisaran dan bersembunyi di Kerajaan Goblin yang telah hancur. Setelah Dewa Cthulhu mati, ia mulai menghubungi mantan bawahannya serta pengikut Dewa Cthulhu yang masih hidup membentuk Organisasi Hercules.


Lycus sengaja menggunakan nama Hercules, karena Dewa Hercules adalah Dewa yang disembah oleh Ras Manusia dan Dewa Hercules juga yang menganugerahkan Kekuatan fisik yang kuat pada Pendekar Manusia walaupun Pendekar tersebut tidak dapat menggunakan Elemen Sihir.


Lycus berdiri dan menatap para anggota Organisasi Hercules tanpa berkedip, sesaat kemudian ia kembali tersenyum lebar. “Seperti yang Kita lakukan selama ini, Kita akan melenyapkan semua Ras selain Manusia. Namun, lakukan secara diam-diam atau sergap mereka. Bila mereka terlalu kuat, maka segera melarikan diri. Setiap anggota Organisasi Hercules juga harus bekerja secara berkelompok agar kalian tidak gagal dalam setiap melakukan misi.”


“Baik Yang Mulia Lycus!” Semua anggota Organisasi Hercules bertekuk lutut di hadapan Lycus.

__ADS_1


Lycus sangat senang, walaupun demikian ia tidak akan menyerang Alex untuk saat ini. Dia sudah belajar dari Mordor. Walaupun Mordor memiliki Puluhan atau Ratusan Ribu mayat-mayat hidup dan Monster Serigala Putih, itu belum cukup melawan Alex yang telah melampaui Pendekar tingkat 10.


Dia akan berlatih keras hingga mencapai Pendekar tingkat 11 dan merekrut lebih banyak Pendekar, sehingga Organisasi Hercules dapat memusnahkan semua Ras selain Manusia.


__ADS_2