Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Karyawan Restoran Sarah Menerima Gaji


__ADS_3

“Kebetulan besok adalah akhir pekan, Aku akan membeli Kalung Emas untuk ibuku ... Bibi Irina dan Jessica juga,” gumam Viola tersenyum cerah setelah mendengar Alex akan memberikan mereka gaji Dua bulan penuh atau Empat Koin Emas.


Gaji Karyawan Restoran Sarah telah naik Dua Koin Emas saat awal-awal pengikut Dewa Cthulhu membuat onar di seluruh Benua Grandland.


Harga Kalung Emas termurah biasanya adalah 500 Koin Perak, tetapi Viola berencana membeli Kalung Emas yang bagus seharga Satu Koin Emas dan Dia masih menyisakan Satu Koin Emas yang rencananya akan ia gunakan membuat akun Bank Voldemort.


“Eva... Gajimu nanti akan kamu belanjakan membeli apa?” Lilith berbisik pada gadis setengah Naga itu dan Keduanya merupakan gadis sebatang kara, hanya orang-orang di Restoran Sarah inilah yang kini mereka anggap sebagai keluarga.


Eva menggelengkan kepala mendengar perkataan Lilith dan ia juga bingung bagaimana cara menghabiskan uang sebanyak itu, sementara sisa gaji bulan sebelumnya masih tersisa sangat banyak, karena gajian sebelumnya ia hanya membeli beberapa helai pakaian dan kosmetik saja.


“Bagaimana kalau kita membuat Akun Bank Voldemort bersama Viola dan membeli Kalung Emas serta beberapa pakaian mewah,” bisik Lilith.


Eva berpikir ide sahabatnya yang merupakan gadis Iblis itu sangat bagus, lagi pula ia adalah gadis muda dan sudah sewajarnya berdandan cantik serta mengenakan pakaian bagus agar para Pria terpesona dengan kecantikannya.


“Bagaimana malam ini Kita ikut dengan Viola ke wilayah timur. Kita ajak juga Kak Elenna supaya Bos Alex dapat bersenang-senang dengan Nyonya Bos di Kursi panasnya ha-ha-ha.” Eva tertawa sembari menutup mulutnya.


Alex menoleh ke belakang, bingung kenapa tiba-tiba Eva dan Lilith tertawa. Apa adakah yang lucu dengan ucapannya atau ada sesuatu yang menempel di punggungnya.


Namun, ia memilih untuk tidak bertanya pada mereka karena Sarah juga tampak keheranan menatap Dua gadis itu tertawa, kalau ada sesuatu yang salah pada dirinya maka pasti Sarah lah yang pertama akan tertawa.


Alex duduk di salah satu kursi, kemudian mengeluarkan Kantong kecil berisi Kepingan Emas dan mulai membagikan gaji Kelima Karyawannya.

__ADS_1


Mata biru Sarah berbinar-binar berdiri di pinggir sudut meja menatap Alex, seolah-olah ingin menyampaikan pesan di mana gajiku sebagai Kasir paruh waktu.


“Dan ... ini untuk gadis kecil Ayah tercantik di Dunia!” Alex menyerahkan Satu Koin Emas sembari mengelus pipi mungilnya.


“Hmm, kudengar para Elf di Hutan Abadi mengatakan kalau Ibu lah yang tercantik di Dunia!” sela Sarah sembari mengedipkan mata pada Helena.


“Hmm, sekarang Ibumu yang kedua karena Kamu sedikit lebih cantik darinya,” sahut Alex tanpa melirik Helena yang sedang mengerutkan keningnya.


Sarah tersenyum bangga menatap Helena, seolah-olah ia mengejek ibunya itu bahwa titel tercantik di Dunia adalah miliknya.


Helena segera menggendong Sarah dan mencium pipinya. “Baiklah, Ibu juga mengakui bahwa Sarah lah yang paling cantik di Dunia. Sekarang ayo mandi bersama.”


Sarah sangat senang Helena mengatakan Dia sangat cantik. Setelah itu, Alex mempersilahkan Hannah dan Viola pulang lebih awal. Alex juga menyuruh Elenna, Lilith dan Eva tidak perlu lagi membuka Restoran. Dia berencana membuka Restoran setelah akhir pekan saja, karena besok ia harus berbelanja bahan-bahan makanan dan bumbu-bumbu dapur ke pasar.


Mengetahui semua Kakak wanitanya akan menginap di rumah Jessica, Sarah pun merengek agar dibiarkan ikut dengan mereka. Dengan senang hati, Alex tentu membolehkannya juga. Karena ancaman Dewa Cthulhu sudah tidak ada lagi, maka Dia tidak khawatir akan ada pihak yang ingin menculik Putrinya, justru dengan perginya Sarah maka akhir pekan ini akan menjadi liburan yang penuh ga.i.rah.


...***...


Di Kota Helios, ibukota Kekaisaran Suci Kuil Cahaya, Kesatria Suci Adrian sedang sibuk mempersiapkan kru Kapal terbang Sihir yang akan berangkat menuju Benua baru yang disampaikan oleh Saint Suci sebelumnya.


Karena keberadaan Benua baru itu sangat jauh di Lautan Timur, Dia terpaksa meminta Perusahaan galangan kapal membuat Kapal terbang Sihir yang baru.

__ADS_1


Kapal-kapal terbang Sihir yang ada saat ini hanya dapat digunakan selama 20 hari perjalanan. Kalau dipaksa terus terbang, maka mesin Sihirnya akan rusak dan Kapal terbang Sihir terpaksa mendarat di permukaan lautan. Hal itu sangat berbahaya, karena di dalam lautan itu banyak Monster berukuran besar yang dapat menelan Kapal terbang Sihir.


Kesatria Suci Wanita berambut merah dan bermata biru tiba-tiba mengetuk ruang kerja Adrian.


“Masuk!” seru Adrian sembari melirik Kesatria Suci Wanita tersebut. “Ada apa Delilah?” tanyanya dengan suara pelan dan tersenyum hangat.


“Senior Adrian ... mata-mata kita di ujung selatan Benua Vlorien telah mengirim pesan kalau Penyihir Agung Xavier telah mengirim Satu Kapal terbang Sihir melakukan ekspedisi ke lautan timur. Mereka ingin mencari Benua baru itu, sepertinya mereka ingin mencoba bersekutu dengan mereka,” kata Delilah dengan raut wajah masam.


Dia sangat membenci para Penyihir, karena orangtuanya tewas disergap oleh mereka saat melakukan perjalanan bisnis dekat wilayah selatan. Sejak saat itu, ia berlatih keras untuk membangkitkan Kekuatan Dewa Matahari hingga akhirnya menjadi Kesatria Suci.


Delilah telah menewaskan puluhan Penyihir atau sering ia sebut antek-antek pengikut ajaran sesat tersebut. Saat ia berusia Dua Puluh Lima Tahun, ia telah mencapai Kesatria Suci tingkat tinggi seperti Adrian.


“Ternyata mereka berani menanamkan mata-mata di Kuil kita. Namun, Aku yakin mereka tidak akan berhasil mencapai Benua baru itu, jadi ... Kamu tidak perlu khawatir, lebih baik Kamu latih para Kesatria Suci yang akan ikut dalam ekspedisi nanti agar Kekuatan mereka meningkat,” sahut Adrian.


Delilah kemudian meninggalkan ruang kerja Adrian setelah berbasa-basi beberapa kalimat. Sementara Adrian setelah menyelesaikan tugasnya, ia segera menuju galangan Kapal terbang Sihir.


Adrian sangat puas saat melihat kerangka Kapal terbang Sihir sepanjang 300 Meter di galangan Kapal Terbang Sihir itu. Ada Tiga Kerangka Kapal terbang Sihir yang setiap Kapalnya dapat membawa 1000 Ksatria Suci. Jadi, nanti 3000 Kesatria Suci akan menuju Benua baru itu dan bila mereka mendapatkan masalah di sana, maka mereka tidak perlu segan-segan untuk menghancurkan musuh tersebut dan mundur dengan cepat bila pihak musuh memiliki Kekuatan yang setara dengan mereka. Karena tujuan mereka hanya untuk menyelidiki entitas seperti apa yang dapat melenyapkan Dewa Cthulhu.


“Tuan Zash! Apakah pembuatan Kapal terbang Sihir ini dapat dipercepat? Penyihir Agung Xavier telah mengirim Satu Kapal Terbang Sihir mereka melakukan ekspedisi ke Benua baru itu. Kalau Kapal terbang Sihir ini selesai lebih cepat, maka Kami akan mengejar para Penyihir sesat itu dan menenggelamkan mereka di lautan!” kata Adrian pada Zash, manager galangan Kapal terbang Sihir yang bertanggung jawab atas proyek tersebut.


Namun, Zash menggelengkan kepala. “Maaf Kesatria Suci Adrian. Kami tidak dapat menyanggupi permintaan Anda, karena bila Kami mengerjakannya dengan tergesa-gesa, takutnya malah terjadi kesalahan dan itu membuat masalah bagi kalian saat di perjalanan nanti.”

__ADS_1


Adrian tersenyum masam dan berpikir sayang sekali mereka tidak akan dapat menenggelamkan para Penyihir tersebut. “Baiklah, Kami akan menunggu kalian menyelesaikan proyek ini sesuai jadwal. Aku tidak akan mengganggumu lagi ... Selamat tinggal tuan Zash!”


Zash menganggukkan kepala sembari tersenyum, kemudian menemani Adrian menuju pintu keluar dari galangan Kapal terbang Sihir.


__ADS_2