Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Berbagi Saksang Monster Beruang Coklat Dengan Pengungsi Beasthuman Harimau


__ADS_3

Para pengungsi Beasthuman Harimau di Kuil sangat senang mendapatkan Saksang Monster Beruang Coklat dari Logan dan istrinya. Mereka memuji-muji Logan sebagai Pria yang baik hati dan dermawan, karena mau membagikan hasil buruannya serta memasaknya dengan rasa yang sangat enak dan belum pernah mereka rasakan di Kota Ravaryn.


Setelah selesai membagikan Saksang Monster Beruang Coklat di Kuil, Logan menyuruh istrinya untuk pulang lebih dulu, sedangkan ia pergi ke rumah Kepala Suku sembari membawa satu Rantang Saksang.


Kepala Suku Harimau sangat senang dengan kedatangan Logan, karena bila Logan kembali berarti ia telah membawa Pangeran Alex Acherron bersamanya.


Beasthuman Harimau yang tampak semakin menua setelah kematian Putrinya itu langsung menyambut kedatangan Logan. Sudut bibirnya memancarkan senyuman tipis sembari berkata, “Di mana Pangeran Alex Acherron, Logan? Kamu berhasil membujuknya untuk menolong kita, kan?”


Logan meletakkan tangan kanannya di dada dan menundukkan wajahnya. “Aku berhasil membawa Pangeran Alex, Kepala Suku. Namun, ia ingin kedatangannya dirahasiakan dan saat ini ia berada di rumahku,” sahutnya sembari menyerahkan Rantang berisi Saksang Monster Beruang Coklat. “Ini adalah daging masakan Pangeran Alex dan istriku, silahkan dicicipi Kepala Suku.”


Logan merasa kesehatan Kepala Suku Harimau menurunkan drastis, wajahnya juga terlihat pucat.


“Logan kau sudah kembali!” seru Beasthuman Harimau Pendekar tingkat 9. Dia adalah Putra tertua Kepala Suku Harimau yang juga akan mewariskan kepemimpinan Suku Harimau di masa depan.


“Tuan Elliott,” sapa Logan meletakkan tangan kanannya di dada. “Apakah tuan Elliott menemukan tempat persembunyian Organisasi Hercules itu?”


Elliott menggelengkan kepala, kemudian menghela napas panjang. “Kami tidak berani lagi keluar dari Kota, Aku tidak ingin lagi tim yang kukirim mengintai mereka malah terkena sergap musuh. Rasanya mereka ada di mana-mana saja!”


Logan merasa keputusan yang dibuat oleh Elliott sudah benar, karena setiap kali Suku Harimau mengirim Pendekar keluar dari Kota Ravaryn, hanya segelintir orang saja yang kembali. Dirinya sendiri termasuk yang beruntung saat pergi ke Kota Perdamaian karena tidak bertemu dengan Organisasi Hercules.


“Oh, ya, Kelompok Organisasi Hercules yang membunuh Putri Emery telah mati,” kata Logan tanpa menjelaskan bagaimana mereka mati. Namun, itu sudah cukup bagi Elliott dan Kepala Suku untuk menghela napas lega.


“Bagaimana kalau kita makan bersama, Logan? Masakan buatan Pangeran Alex pasti lezat sekali, kan?” Elliott menepuk pundak Logan sembari tersenyum hangat.


“Maaf tuan Elliott, Aku sebenarnya sudah makan malam dengan Pangeran Alex. Dan ... sudah larut malam, Essie ingin malam ini Kami tidur bersama,” tolak Logan tersenyum canggung.

__ADS_1


Elliott dan Kepala Suku tentu memahami maksud Logan. Mereka tidak memaksa Logan berkumpul lebih lama lagi dengan mereka, lagi pula mengetahui bahwa Alex sudah berada di Kota Ravaryn sudah membuat mereka bahagia. Seakan-akan Organisasi Hercules sudah dikalahkan saja.


“Sampai jum—”


Sebelum Logan mengatakan sampai jumpa, Tiga Monster Elang Hitam mendarat di halaman rumah Kepala Suku. Mereka mengenakan pakaian serba hitam dan penutup wajah bermotif tengkorak, tak salah lagi mereka adalah Organisasi Hercules.


“Sial! pedangku ketinggalan!” gerutu Logan mengepal tinju dan memasang kuda-kuda beladiri. “Bawa Kepala Suku ke rumahku, tuan Elliott!”


Hanya rumahnya saja tempat paling aman di Kota Ravaryn, karena di sana ada Pendekar terkuat Benua Grandland.


“Gunakan pedangku, Logan!” Elliott menghunus pedangnya dan melemparnya ke Logan.


“Mau kabur? Tak semudah itu, bro!” seru Pendekar bertubuh besar yang berdiri di atap rumah Kepala Suku.


Elliott menggertakkan giginya, sepertinya mereka akan mati ditangan Organisasi Hercules. Namun, ia masih bersyukur Organisasi Hercules tidak mendengar perbincangan mereka, karena Pendekar bertubuh besar itu tidak mengungkit tentang Alex.


“Wah, kebetulan sekali Aku sedang lapar. Hei, Pak tua, apakah Kamu sengaja menyiapkan Rantang itu untukku?” Pendekar bertubuh besar melompat turun dari atap rumah, tatapan matanya tetap tertuju pada Rantang yang digenggam oleh Kepala Suku. Dia mencium aroma makanan yang menggugah selera dari sana.


“Berhenti bermain-main, Henry! Yang Mulia menyuruh kita untuk segera menuju Suku Ular,” kata Pendekar tingkat 10 pada Henry, Pendekar bertubuh besar tersebut.


Henry malah tertawa dan berkata, “Tenang saja, Bos! Pasukan Kekaisaran Hazel membutuhkan waktu besok pagi untuk mencapai Kota ini.”


Pendekar tingkat 10 itu menggelengkan kepala dan menghela napas panjang. “Bukan Pasukan Kekaisaran Hazel yang mesti kita waspadai, tetapi kemungkinan ada Pendekar kuat muncul lebih dulu. Apa Kamu tidak ingat dengan kematian Jeremy yang terlihat janggal? Kalau pun ada Monster kuat di bukit itu, Dia pasti dapat melarikan diri dengan mengorbankan bawahannya. Namun, kematiannya seperti ia tidak dapat lari dan terpaksa melawan Monster,” kata atasan Henry itu.


“Ah, Bos terlalu banyak berpikir, paling Jeremy terlalu meremehkan Monster itu dan akhirnya terbunuh,” sahut menyanggah kekhawatiran Bosnya itu. “Baiklah, Aku merebut Rantang itu dan kalian lenyapkan mereka!” serunya pada Pendekar anggota Organisasi Hercules lainnya.

__ADS_1


Walaupun Henry bukan Pemimpin grup, ia suka memerintah anggota lainnya karena ia anggota paling senior dan pernah menjadi Pasukan militer yang berada di bawah Komando Lycus.


Logan mundur ke depan Kepala Suku untuk melindunginya walaupun ia tahu tidak akan mampu menang melawan Organisasi Hercules.


“Awas Kau! Aku sedang lapar!” Henry membentak Logan. Dia berjalan dengan santai tanpa menghunus senjatanya, tetapi tubuhnya diselimuti Elemen Sihir Api.


“Mati? Ha-ha-ha ... Kamu itu hanya Pendekar tingkat 9, bagaimana mungkin Aku mati dengan mudah di tanganmu?” sahut Logan dengan sinis dan meludah ke hadapan Henry, yang membuat Henry semakin murka.


“Berani sekali Hewan buas ini menyanggah ucapanku, sepertinya ia ingin mati secara perlahan-lahan!” cibir Henny, kobaran Api yang menyelimuti tubuhnya semakin besar.


Logan dan Elliott segera mengaktifkan Elemen Sihir Angin mereka.


Lima Pendekar Manusia menyerang Elliott, sementara Henry dan Logan berduel satu lawan satu. Henry telah mengatakan pada rekan-rekannya agar tidak mengusik pertarungan mereka, ia ingin membuktikan bahwa dirinya mampu mengalahkan Logan dengan mudah.


Walaupun Elliott Pendekar tingkat tinggi, dikeroyok Lima Pendekar membuatnya terhempas hanya dalam beberapa detik saja dan menabrak pagar rumah yang langsung roboh. Namun, hal itu membuat beberapa Pendekar Beasthuman Harimau yang berpatroli langsung menyadari apa yang terjadi di rumah Kepala Suku.


Mereka langsung berteriak keras meminta bantuan kepada Pendekar Beasthuman Suku Harimau lainnya. Tak lama kemudian, kembang api muncul di langit.


Pemimpin grup Organisasi Hercules itu men.de.sah kasar, karena pekerjaan yang seharusnya berjalan singkat ini malah menimbulkan kegaduhan. Padahal yang mesti mereka bunuh hanya Kepala Suku Harimau dan Dua Pendekar yang kebetulan berada di dekatnya.


“Bunuh semua Beasthuman Harimau yang mendekat!” seru Pemimpin grup Organisasi Hercules pada Pendekar di sekitarnya.


Dua Pendekar Beasthuman Harimau itu langsung tewas ditangan Pendekar Organisasi Hercules, sementara Elliott tetap dapat bertahan walaupun harus terluka cukup parah.


Kepala Suku yang masih menggenggam erat Rantang yang diberikan oleh Logan menggertakkan giginya, kesal karena tidak memiliki Kekuatan lagi untuk menolong Putra tertuanya itu. Dia tidak menyadari kenapa ia masih memegang Rantang itu, padahal seharusnya ia lemparkan saja dan melarikan diri dari sana.

__ADS_1


__ADS_2