Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Sarahmie Empal Gentong


__ADS_3

“Sayang ... tidak perlu merajuk begitu, kan Ulrich sudah mengatakan bahwa itu hadiah untuk Kita. Tadinya Aku ingin memberikan hadiah kejutan untuk kalian, tetapi Sarah sudah menemukannya di bawah tempat tidur. Ya, sudahlah ... Aku akan menggratiskan biaya makan pagi, siang dan malam kalian selama berada di Kota Perdamaian ini,” kata Alex, “tetapi kalian hanya boleh mengambil satu porsi saja.”


Ulrich dan Zelma sangat senang mendengarnya. Ulrich kemudian langsung memesan Puluhan nasi bungkus untuk dibawa pulang. Dia memberitahu Alex bahwa Kru-nya berada di Kapal Terbang Sihir yang bersandar di pelabuhan Sungai Elbrus.


Alex langsung merasa lesu dan menyesali perkataannya tadi. Dia lupa kalau Ulrich dan Zelma datang bersama Puluhan Penyihir lainnya.


Dengan terpaksa ia membungkus Rendang untuk Kru Kapal Terbang Sihir Ulrich, kemudian mereka melanjutkan perbincangan tentang Benua Vlorien.


Sarah merasa bosan mendengar perbincangan mereka, ia kemudian menyerahkan Kantong kulit berisi Kristal Sihir pada Helena.


Dia kembali masuk ke dalam kamar dan mengambil Sarahmie Rasa Empal Gentong, varian rasa baru yang keluar seminggu yang lalu. Itu adalah varian rasa keempat Sarahmie setelah Sarahmie Goreng Original, Sarahmie Soto Lamongan, dan Sarahmie Goreng Aceh.


Margareth memaksa Alex untuk melakukan penelitian Sarahmie rasa baru karena Merlinmie berhasil meniru Sarahmie Goreng Aceh. Dia khawatir setelah tiruan itu membanjiri pasar, penjualan Sarahmie akan menurun makanya Alex menciptakan varian rasa Sarahmie Empal Gentong.


“Apa itu, Penyihir Agung?” Zelma penasaran dengan benda yang berada di tangan Sarah.


“Oh, ini adalah Sarahmie ... rasanya lezat sekali,” sahut Sarah dengan antusias. “Apakah Kakak Zelma mau juga? Aku masih menyimpan satu bungkus lagi di tasku,” bisiknya agar yang lain tidak mendengarnya, karena ia membeli Dua bungkus Sarahmie Empal Gentong saja saat di kantin Sekolah Harapan tadi pagi.


Ulrich berpura-pura tidak mendengar apa yang dikatakan oleh Sarah, walaupun ia penasaran apa itu Sarahmie dan nama itu mirip dengan Penyihir Agung.


Zelma mengangguk setuju, dari cara bicara Sarah; sepertinya itu memang makanan yang lezat.


“Oh, kalian harus memborong Sarahmie itu dalam jumlah besar. Itu adalah makanan yang dapat bertahan lama hingga setahun lebih dan cara membuatnya juga mudah sekali, cukup direbus dengan air panas saja atau ikuti cara penyajiannya yang tertera di bungkusnya,” kata Alex pada Ulrich setelah Sarah dan Zelma turun ke lantai bawah.

__ADS_1


“Wah, hebat sekali sekali! Terdengar sangat praktis dan cocok dibawa dalam perjalanan jauh,” sahut Ulrich semakin tertarik dengan Sarahmie tersebut. Apalagi dalam perjalanan menuju Benua Grandland ini, mereka langsung kehabisan bahan makanan dalam dua bulan saja dan hanya makan daging Monster Ikan dengan garam selama Enam Bulan.


“Harganya juga murah, cuma 10 Koin Perak saja,” kata Alex sebenarnya sudah tidak tahu berbicara topik apa lagi dengan Ulrich, karena berbicara dengan Ulrich seperti melakukan interogasi saja; ia bertanya dan Ulrich akan menjawabnya.


***


Zelma langsung kagum dengan dapur Restoran Sarah, semua perlengkapannya terbuat dari peralatan Sihir bertenaga Kristal Sihir. Kini ia akhirnya mengerti kenapa Alex menipu mereka.


“Apakah perlu kubantu Bos kecil?” tanya Hannah yang sedang sibuk membungkus nasi dengan lauk Rendang.


“Aku bisa sendiri, Kak Hannah!” sahut Sarah tersenyum cerah sembari mendorong kursi ke dekat kompor Sihir.


“Penyihir Agung menggemaskan sekali,” pikir Zelma tersenyum melihat tingkah laku Sarah. Tangan mungilnya kemudian menyalakan api, kemudian mengisi air ke dalam panci kecil dengan menjentikkan jarinya; sesaat kemudian panci itu telah berisi air.


Sarah menjatuhkan mie instan ke dalam air mendidih, kemudian ia menuangkan bumbu ke dalam mangkuk. Setelah mie matang, ia menuangkan mie bersama kuahnya ke dalam mangkuk dan mengadukannya.


“Ini untuk Kakak Zelma!” seru Sarah menyodorkan mangkuk berisi Sarahmie Empal Gentong.


“Hanya seperti itu saja prosesnya?” Zelma terkejut, itu mudah sekali. Dia langsung berniat memborong produk Sarahmie saat kembali ke Kapal Terbang Sihir nanti.


“Eh, tunggu dulu!” kata Sarah lagi memperhatikan mangkuk yang akan ia berikan pada Zelma dan mangkuk miliknya. “Sepertinya yang ini lebih banyak, jadi ... ambil yang itu saja untuk Kakak Zelma ha-ha-ha.” Dia melompat turun dari kursi sembari tertawa terkekeh-kekeh dan berlari menuju meja makan di sudut dapur tersebut.


Zelma membawa mangkuk berisi Sarahmie Empal Gentong untuknya dan berjalan menuju tempat Sarah duduk.

__ADS_1


“Ehmmm, enak sekali!” Sarah mengunyah mie dengan lahap.


Zelma menelan air liurnya, kemudian ia menyendok Mie ke mulutnya dan tiba-tiba matanya terbelalak. “Lezat sekali, bagaimana mereka membuat makanan seenak ini? Apakah bumbu yang dituangkan oleh Penyihir Agung itu adalah kuncinya?” pikirnya.


“Di mana Penyihir Agung membeli Sarahmie ini?” tanya Zelma setelah menghabiskan semua mie dalam mangkuk hanya dalam satu menit saja.


“Semua Kedai menjual Sarahmie kok, atau Kakak pergi ke toko resminya. Namun, jangan beli Merlinmie, itu hanya tiruan dan rasanya tidak enak!” sahut Sarah yang pernah diam-diam membeli Merlinmie rasa Goreng Original, tetapi ia merasa Sarahmie Goreng Original jauh lebih enak—walaupun ia tetap melahapnya hingga habis.


“Oh, baiklah ... Penyihir Agung!” jawab Zelma yang sebenarnya masih penasaran, kenapa mie instan itu dinamai Sarahmie, apakah Sarahmie itu juga diciptakan oleh Pangeran Alex, tetapi ia malu untuk bertanya.


Menjelang matahari terbenam, Ulrich dan Zelma pun kembali ke pelabuhan diantar oleh Rambo. Mereka membeli ribuan Sarahmie dengan keempat varian rasanya.


William dan semua Kru Kapal Terbang Sihir sangat senang melihat Ulrich dan Zelma datang membawa nasi bungkus, apalagi lauknya adalah daging.


Ulrich menceritakan kepada mereka, mulai besok Rambo atau anaknya bernama Tiger akan datang mengantar sarapan pagi, makan siang dan makan malam untuk mereka. Namun, mereka belum bisa kembali ke Benua Vlorien karena Pangeran Alex ingin melihat langsung kedatangan Kesatria Suci Kuil Matahari.


Dia juga menceritakan tentang Penyihir Agung telah muncul di sini dan Penyihir Agung itu adalah gadis kecil setengah Elf.


Semua Kru Kapal langsung sedih, karena itu menandakan Penyihir Agung Xavier telah tewas di Benua Vlorien dan Kesatria Suci Kuil Matahari telah menyerang Menara Sihir.


Berhari-hari setelahnya, Ulrich memperbolehkan Kru Kapal Terbang Sihir berjalan-jalan di sekitar Kota Perdamaian. Namun, sebagian harus tetap berada di Kapal.


Lord Michael bersama utusan berbagai Kerajaan telah berdiskusi dengan Ulrich dan semua utusan sepakat mengirim Pendekar tingkat 10 mereka ke Pulau-Pulau terluar Kerajaan Iblis untuk mencegah Kesatria Suci Kuil Matahari menyerang Ras Iblis. Namun, informasi itu telah bocor ke Organisasi Hercules, sehingga Lycus memerintahkan anggotanya menyelinap menuju Kerajaan Iblis.

__ADS_1


Lycus akan menggunakan segala cara untuk membantu Kesatria Suci Kuil Matahari itu masuk ke Benua Grandland, apalagi menurut informasi yang ia dapatkan Kesatria Suci sangat membenci Ras selain Manusia dan itu sejalan dengan keinginan Organisasi Hercules yang membenci Ras selain Manusia.


__ADS_2