Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Terlalu Percaya Diri


__ADS_3

Melihat Alex dengan mudah menghancurkan Henry, anggota Organisasi Hercules langsung kehilangan semangat bertarung mereka.


Mereka kemudian menerapkan prinsip utama Organisasi Hercules, yaitu melarikan diri bila bertemu musuh yang lebih kuat dari mereka.


“Jangan lari!” Riley berteriak marah pada bawahannya yang berpencar ke segala arah. Padahal ia ingin menjadikan mereka sebagai tameng hidup agar dirinya dapat melarikan diri, tetapi bawahannya itu lebih pintar darinya karena mereka kabur tanpa menunggu perintahnya.


“Bentuk grup beranggotakan Sepuluh Pendekar dan setiap grup kejar Satu anggota Organisasi Hercules!” seru Logan tidak akan membiarkan mereka kabur. Dia harus mengorek informasi dari mereka agar Alex dapat langsung menghancurkan markas utama Organisasi Hercules atau membunuh Pemimpin utamanya.


Riley menggertakkan giginya dengan keras dan menggenggam erat gagang pedangnya. Walaupun ia tahu tidak akan menang melawan Pendekar misterius ini, tetapi ia juga tidak boleh menyerah pada musuh atau keluarganya di Kekaisaran Hazel akan dijual ke pasar gelap sebagai budak.


“Gunakan Kekuatan terkuatmu, karena Kamu tidak akan pernah mendapatkan informasi dari Organisasi Hercules walaupun Kami harus disiksa hingga sekarat,” kata Riley memasang kuda-kuda beladiri. Elemen Sihir Tanah menyelimuti tubuhnya, sehingga ia terlihat seperti Manusia Golem atau Manusia Batu.


“Kamu memiliki Elemen Sihir yang sangat langka, tetapi sayang sekali. Kamu hanya Pendekar tingkat 10,” sahut Alex langsung melesat ke arah Riley.


Dentuman Petir memekakkan telinga terdengar saat Alex melangkahkan kaki, dalam satu kedipan mata. Alex telah muncul di depan Riley yang langsung terkejut.


Dengan tergesa-gesa, Riley mengayunkan pedangnya secara horizontal untuk menangkis tebasan pedang Meteor. Namun, bilah pedangnya mengalami retak-retak dan retakannya semakin melebar ke seluruh bilah Pedang. Sesaat kemudian, Pedang di genggaman tangannya hancur berkeping-keping.


Riley panik, bilah Pedang Meteor melesat ke arah dadanya. Dia kemudian menyilangkan kedua tangannya menangkis Pedang Meteor itu.


Tangan Riley yang telah mengeras menjadi Batu hancur berkeping-keping dihantam oleh bilah Pedang Meteor.


Riley bingung, bagaimana mungkin Pendekar tingkat 10 sepertinya dihancurkan dengan mudah, kecuali dugaannya kalau sosok di depannya ini adalah Dewa yang mengalahkan Dewa Cthulhu di Kota Ella dulu.


Darah segar mengalir dari Kedua tangan Riley yang buntung, Dia menutup aliran darah itu dengan Elemen Sihir Tanah. Namun, kini ia hanya dapat bertarung menggunakan Kaki saja.


“Ayolah ... apakah Kamu tidak ingin hidup? Aku yakin Keluargamu di Hazel masih menunggu kepulanganmu!” Alex mencoba merayu Riley agar membocorkan informasi tentang Organisasi Hercules.


Namun, Riley malah tertawa terkekeh-kekeh dan berkata, “Justru Kelurgaku akan baik-baik saja bila Aku tidak mengatakan sesuatu tentang Organisasi Hercules.”

__ADS_1


Pada momen ini, Alex akhirnya menyadari Kelurga anggota Organisasi Hercules akan dimusnahkan bila ada diantara mereka yang menyerah pada musuh. Pantas saja Henry malah mencibir dirinya sesaat sebelum kematiannya tadi.


“Karena sudah itu pilihan kalian, maka terpaksa Aku harus melenyapkan kalian semua. Sebuah peradaban memang dibentuk dengan mengorbankan banyak darah, tetapi mempertahankannya juga sama. Hanya masalah waktu saja, siapa diantara Dua belah pihak bertentangan yang akan menang!” Alex langsung menggunakan Elemen Sihir Petir menyerang Riley.


Riley mengalirkan lebih banyak Elemen Sihir Tanah ke kakinya yang langsung membengkak seperti bola, kemudian ia menendang ke arah kilatan petir yang melesat ke arahnya.


Seperti yang ia duga, Kekuatan Pendekar tingkat 10 tidak akan berguna di hadapan Kekuatan Dewa. Kakinya langsung hancur berkeping-keping dan tubuhnya terbelah dua.


Elliott dan Kepala Suku Harimau tercengang melihat kehebatan Alex, mulut mereka menganga lebar dan bingung apakah harus memuji kehebatan Alex atau berpura-pura kejadian ini biasa-biasa saja.


Alex mengacungkan jempol ke arah Kepala Suku yang langsung mengacungkan jempol juga. Padahal maksud Alex, semua sudah beres maka ia harus pergi agar identitasnya tidak disadari oleh musuh.


Alex melompat ke atap rumah penduduk Beasthuman Harimau, kemudian melompat ke atap lainnya hingga Kepala Suku dan Elliott tidak melihat lagi keberadaan Pendekar terkuat di Benua Grandland tersebut.


“Eh, kenapa Ayah tidak menyuruhnya minum teh hangat dulu atau berbasa-basi sebentar?” Elliott akhirnya mengeluh, karena kesempatan bertemu dengan sosok kuat seperti Alex sangatlah langka, kecuali mereka kaya maka mereka tinggal liburan ke Restoran Sarah di Kota Perdamaian, maka mereka dapat bertemu dengan Pendekar terkuat di Benua Grandland tersebut.


“Ah, iya, ya!” Kepala Suku Harimau tersenyum masam. Dia terlalu gugup saat melihat Alex, padahal dulu Alex menginap di rumahnya saat Alex masih berteman baik dengan Putrinya. Saat itu, Alex sangat berwibawa karena menjaga penampilannya sebagai Pangeran, tetapi hari ini Alex terlihat seperti Manusia biasa saja. “Kan, kita masih bisa berpura-pura bertemu Logan di rumah Logan, maka Kita akan dapat melihatnya lagi.”


Kepala Suku Harimau menggelengkan kepala dan berkata, “Makamkan dulu pejuang-pejuang Suku kita yang telah gugur. Tenang saja, Aku akan meninggalkan sepotong daging untukmu.”


Elliott mengerutkan keningnya mendengar jawaban ayahnya. Namun, benar juga, ia harus memakamkan para Pendekar Suku Harimau yang gugur dengan layak.


Dia kemudian menyuruh Lima Pendekar tingkat 5 menjaga rumah Kepala Suku dan ia sendiri memimpin Pendekar Suku Harimau lainnya mengumpulkan mayat rekan-rekan mereka yang gugur dan memakamkannya di pemakaman khusus pejuang Suku Harimau.


...***...


Alex akhirnya bertemu dengan Logan yang memimpin Sepuluh Pendekar Suku Harimau mengejar anggota Organisasi Hercules yang kabur.


“Apakah tuan Logan berhasil mendapatkan informasi dari mereka?” selidik Alex walaupun sebenarnya ia tidak yakin mereka akan mendapatkan informasi, karena anggota Organisasi Hercules yang kabur itu tergeletak tak bernyawa di permukaan tanah.

__ADS_1


Logan menggelengkan kepala dan menghela napas dalam-dalam. “Mereka lebih memilih bertarung hingga meregang nyawa dari pada membocorkan informasi tentang Organisasi Hercules,” sahutnya. Namun, ia teringat dengan perkataan Riley sebelumnya. “Oh, ya, alasan mereka buru-buru ingin melenyapkan Kepala Suku Harimau adalah karena Pasukan Kekaisaran Hazel akan datang ke Kota Ravaryn dan mereka berencana pergi ke Suku Ular.”


“Bagaimana tuan Logan bisa tahu informasi itu?” sahut Alex terkejut mendengarnya. “Bukankah mereka tidak mau membocorkan rahasia mereka?” selidiknya penasaran.


“Ha-ha-ha ... karena Kami tadi hanya bertiga saja saat terkepung, mereka dengan santai mengatakan tujuan mereka selanjutnya.” Logan tertawa mengingat keteledoran musuh, terutama Henry yang meremehkan Kekuatannya, padahal mereka sama-sama Pendekar tingkat 9.


Walaupun bukan informasi rahasia Organisasi Hercules, tetapi informasi ini sangat bermanfaat—karena Alex tidak perlu berdiam diri di Kota Ravaryn, ia akan menuju Suku Ular untuk membersihkan parasit bernama Organisasi Hercules yang ingin menghancurkan kedamaian Benua Grandland tersebut.


Alex melambaikan tangan pada Logan. “Sampai jumpa lagi tuan Logan! Titip salam untuk Eris dan Graham. Nyonya Essie juga dapat membuka Restoran khusus menu Saksang,” katanya sembari tersenyum hangat.


Alex berencana merilis menu Saksang di Restoran Sarah saat musim dingin tahun depan. Jadi, bila Essie membuka Restoran yang menjual menu Saksang, maka ia mungkin akan mendapatkan keuntungan yang besar, apalagi Beasthuman Harimau adalah pemakan daging berjumlah besar dan Saksang adalah varian makanan yang paling cocok selain Sup dan daging panggang.


Logan hendak mengatakan sesuatu, tetapi Alex sudah melesat jauh.


Ketika Alex sampai di pinggiran Kota Ravaryn, ia teringat kalau dirinya sebenarnya belum pernah pergi ke Suku Ular.


“Ah, sepertinya Aku harus kembali lagi bertanya pada tuan Logan,” pikir Alex menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


“Tu-tuan, Kan, adik ipar Paman Logan?” Thorum tiba-tiba keluar dari reruntuhan yang membuat Alex hampir melompat saking terkejutnya.


“Bocah ini sepertinya memiliki kemampuan unik menyembunyikan aura keberadaannya, bahkan Manusia setengah Dewa sepertiku tidak menyadari keberadaannya,” pikir Alex menghela napas lega yang muncul ternyata bukan musuh. “Aku ada tugas penting ke Suku Ular, apakah Kamu tahu ke arah mana Aku harus pergi?” sahutnya. Untung saja ia mengenakan penutup wajah dan tetap memasang tudungnya, sehingga Thorum masih mengira dirinya adalah adik ipar Logan.


Namun, Thorum bingung, kenapa Pendekar senior seperti adik ipar Logan tidak tahu arah menuju Suku Ular. Padahal Suku Ular bertetangga dengan Suku Harimau.


Alex tahu Thorum mulai curiga padanya. Dia pun berkilah, “Aku sebenarnya sosok yang pemalu dan lebih suka menyendiri. Kalau Kakak Ipar Logan tidak menjemputku, maka Aku akan selalu mengurung diri di rumah.”


Thorum merasa alasan adik ipar Logan ini masuk akal walaupun sebenarnya sosok di hadapannya itu tidak terlihat pemalu, malah cara bicaranya saja sangat santai. Detak jantungnya juga berdebar normal, kecuali saat ia terkejut dengan kehadiran dirinya tadi.


Pada akhirnya, Thorum menunjukkan arah menuju Suku Ular pada Alex. Sebagai ungkapan rasa terimakasih, Alex memberikan Thorum Satu Koin Emas.

__ADS_1


Thorum langsung tersenyum lebar, Satu Koin Emas itu sangat banyak baginya. Itu sama dengan upah satu bulan di Benua Grandland. Dia tidak menyangka Pria pemalu adik ipar Logan itu ternyata sangat kaya.


__ADS_2