Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Kemunculan Lancelot


__ADS_3

“Aku memiliki Restoran, maukah kamu menjadi Koki di Restoranku?” kata Alex dengan suara lembut sembari membantu gadis setengah naga itu berdiri lagi. Namun, Dia terlihat kebingungan dan saat wanita tua itu menatap tajam dirinya, ia langsung menundukkan wajahnya serta tidak berani menjawab seruan Alex. “Tenang saja, Restoranku akan menggajimu Satu Koin Emas dan bulan berikutnya akan naik menjadi Dua Koin Emas serta tempat tinggal gratis,” kata Alex lagi.


Gadis setengah Naga dan wanita tua pemilik Restoran Salsa terkejut mendengarnya, tawaran itu sangat menggiurkan bagi semua pelamar kerja, karena Upah Minimum Kota Perdamaian itu hanya Satu Koin Emas tanpa ada embel-embel bonus maupun tempat tinggal gratis.


“Dia itu karyawanku, jangan coba-coba membodohinya dengan iming-iming gaji besar! Kamu pasti tergiur dengan tubuhnya, kan? Kemudian kamu akan mengirimnya ke rumah bordil seperti yang dilakukan para Preman di wilayah timur itu!” seru Wanita tua itu mencibir Alex agar gadis setengah Naga itu tidak menerima tawarannya.


Dari awal wanita tua itu tidak bersungguh-sungguh mengusirnya, karena gadis setengah Naga memiliki fisik yang kuat. Dia dapat memikul sekarung beras dan tepung dengan mudah, Karyawan sekuat dia tidak akan mudah ditemukan di Kota Perdamaian.


“Baiklah Aku akan menggajimu makan Tiga Kali sehari dan kamu boleh tinggal di bekas kandang Kuda di belakang!” Wanita tua itu meyakinkan gadis setengah Naga itu.


Gadis Setengah Naga itu tentu sangat senang mendengarnya, Dia kemudian menatap Alex dan menundukkan wajahnya. “Maaf tuan... Aku harus menolak tawaranmu, karena Aku sangat senang bekerja di Restoran ini!”


Alex tetap menunjukkan sikap tenang dan sudut bibirnya memancarkan senyuman tipis. “Jangan buru-buru menolak, bagaimana kalau kamu ikut Aku melihat Restoranku di dekat Pabrik Dewan Kota Milles. Di sana ada Restoran baru bernama Restoran Sarah—”


“Eh, itukan Restoran yang bekerjasama dengan Perusahaan Margareth dan Pemiliknya yang menciptakan Sarahmie yang sedang menjadi buah bibir itu!” Wanita tua itu menyela perkataan Alex dengan ekspresi wajah terkejut.


Dia kemudian sadar kalau telah memberitahu informasi penting yang membuat gadis setengah naga itu menatap Alex dengan tatapan berbinar-binar.


“Benarkah tuan yang menciptakan Sarahmie?” Gadis setengah Naga itu bertanya dengan antusias walaupun ia belum melihat seperti apa Sarahmie, tetapi para tamu undangan yang menghadiri pesta di Kastil Keluarga Donovan telah menyebarkan rumor tentang kelezatan Sarahmie tersebut.


“Bos Alex... kenapa kamu berdiri di sana?” Ron menyapa Alex dan meminta Kusir Kereta Kuda menghentikan laju Kereta Kuda.


“Eh, tuan Ron,” sahut Alex tersenyum hangat. “Aku hendak pulang setelah mengantar Sarah ke Sekolah Harapan dan ingin merekrut karyawan baru, kebetulan sekali ada gadis muda yang baru dipecat dari Restoran Salsa,” katanya lagi.


Wanita tua itu mengerutkan keningnya dan kesal mendengar ucapan Alex. “Aku tidak memecatnya, Dia mencuri makanan selama bekerja di Restoranku!” gerutunya.


“Ah, ternyata itu masalahnya... Aku akan memberikanmu Lima Koin Emas dan kurasa itu lebih dari apa yang ia makan!” sahut Ron mengeluarkan Lima Koin Emas dari sakunya. Kemudian ia tersenyum lebar menatap Alex, “Bos Alex... kebetulan sekali, Aku hendak sarapan pagi ke Restoranmu, bagaimana kalau kita pergi dengan Kereta Kuda saja?” Dia menawarkan tumpangan.

__ADS_1


Alex langsung menganggukkan kepala tanda setuju dengan tawarannya, kemudian menoleh ke arah gadis setengah Naga disebelahnya. “Ayo kita pergi, buat apa bekerja di tempat menyedihkan ini!” seru Alex. “Oh, ya... siapa namamu?” katanya lagi.


“Eva, Bos ....” Gadis setengah Naga itu menjawab dengan malu-malu.


“Eva... nama yang bagus dan juga kamu sangat cantik, pasti nanti makanan buatanmu sangat enak ha-ha-ha ....” Ron tertawa terkekeh-kekeh. Setelah makan di Restoran Sarah, pandangannya pada mereka yang memiliki darah campuran telah berubah, Dia merasa semua mahkluk hidup itu sama saja. Baik dan buruk seseorang tidak dapat dilihat dari Ras-nya, hanya kelakukan mereka yang membedakan mana yang baik dan yang jahat.


...***...


Lancelot tersenyum lebar setelah turun dari Kereta Kuda di depan halaman Restoran Sarah. Dia tidak menyangka, sosok yang suka berduel itu akan menjadi Koki.


Belasan Kereta Kuda mewah telah parkir di halaman Restoran Sarah, yang berarti makanan buatan sang Pangeran cukup enak.


“Selamat datang di Restoran Sarah!”


Lancelot tersenyum menatap Pramusaji Elf cantik yang menyambut kedatangannya. Dia sangat terkesan, Alex dapat membuat Pendekar tingkat 7 menjadi Pramusaji.


“Biasanya Bos Alex yang ada di dapur, ke mana Dia hari ini?” tanya Lancelot dengan sudut bibir menyunggingkan senyuman tipis.


Elenna tersenyum hangat. “Bos Alex sedang mengantar Bos kecil ke Sekolah Harapan,” jawabnya, “sudahkah tuan memutuskan memesan hidangan apa?”


“Hidangan baru saja,” sahut Lancelot tanpa melirik daftar menu.


“Baiklah, tunggu sebentar tuan!” Elenna segera ke dapur dan mengatakan pada Hannah ada pelanggan yang memesan Tinutuan.


Karena Hannah sudah memasak Tinutuan dalam panci besar, Dia hanya perlu menuangkan yang telah dimasak itu ke dalam mangkuk.


Elenna kemudian membawanya ke meja Lancelot yang tidak menyangka hidangan yang ia pesan akan datang dengan cepat.

__ADS_1


“Ini terlihat seperti bubur? Tapi campurannya sangat banyak dan memancarkan aroma yang menggugah selera,” gumam Lancelot segera mengayunkan sendoknya dan matanya terpejam menikmati sensasi nikmat mengunyah Tinutuan di mulutnya. Dia mulai ragu, Pemilik Restoran Sarah ini mungkin bukan Pangeran Alex Acherron, karena hanya Koki Legendaris lah yang dapat menciptakan makanan seenak ini.


Lancelot kemudian menyendok Tinutuan ke mulutnya lagi dan tidak sadar Tinutuan di mangkuknya telah habis.


“Selamat datang Bos!”


Suara Elenna membuat Lancelot menoleh ke arah pintu Restoran Sarah dan matanya langsung terbelalak, karena Bos Restoran Sarah ini memang mirip dengan Pangeran Alex. Namun, ia tidak memancarkan Aura Pendekar sehingga membuatnya sedikit bingung.


“Mungkinkah setelah terluka parah, Kekuatannya tidak dapat pulih lagi?” pikirnya berspekulasi. “Aku yakin Dia memang Pangeran Alex karena kata Jack hanya Dia yang memiliki anak setengah Elf di Kota Perdamaian.”


Lancelot tidak langsung menyerang Alex. Dia akan menunggu tanggapan dari Pangeran Kedua dulu, lagi pula Alex tidak mengenal dirinya walaupun itu di masa lalu karena mereka tidak pernah bertemu secara langsung.


“Perkenalkan, Dia adalah Eva... karyawan Baru kita yang akan membantu Hannah di dapur atau kelak akan menjadi Koki Kedua,” kata Alex memperkenalkan Eva pada Elenna dan Hannah.


“Mohon bantuannya ke depannya,” kata Eva hendak menundukkan wajahnya, akan tetapi Hannah langsung menggandeng tangannya.


“Ayo kutunjukkan area dapur padamu, Kak Eva!” sahut Hannah tersenyum cerah membawa Eva ke dapur.


Alex sangat senang melihat banyak pelanggan yang mengunjungi Restoran Sarah hari ini. Ternyata promosi yang ia lakukan tadi malam membuahkan hasil.


Beberapa pelanggan langsung menyapa Alex yang langsung dengan ramah menyapa mereka juga, kemudian tatapannya tertuju pada Lancelot yang juga tersenyum padanya.


Alex sempat terkejut untuk sesaat karena merasakan Aura Pendekar tingkat 10 dari Pria tampan berambut Pirang panjang dan bergelombang itu. Alex membalas senyuman Lancelot dan berjalan ke dapur untuk membantu Hannah menyiapkan makanan untuk para pelanggan yang semakin ramai tersebut.


...***...


Gambar Ras Dwarf (Sumber Pinterest)

__ADS_1



__ADS_2