Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris

Pangeran Terkuat Menjadi Koki Legendaris
Ratu Elf


__ADS_3

"Saat Kapten Ulrich kembali dari Keakaisan Hazel, Aku akan bertanya padanya apakah ia mengenali sosok bernama Inarius tersebut," kata Zelma membuyarkan lamunan Alex yang tampak masih penasaran siapa Inarius itu.


"Ya, semoga saja tuan Ulrich mengetahuinya agar Kita tidak menghadapi musuh dalam selimut," sahut Alex memperhatikan para Pendekar disekitarnya dan merasa kenapa jumlah Pendekar Manusia hampir sama banyaknya dengan Pendekar Iblis selaku tuan rumah yang akan berhadapan langsung dengan orang asing dari seberang samudera tersebut. "Apakah Kekaisaran Hazel tidak menyisakan Pendekar tingkat tinggi berjaga-jaga di sana, karena bisa saja Organisasi tiba-tiba melakukan serangan ke istana dan merebut kekuasaan," pikirnya.


Selain khawatir dengan keselamatan kelurganya, ia juga khawatir bila Organisasi Hercules menguasai Kekaisaran Hazel maka investasinya pada perusahaan Kereta Api Kekaisaran Hazel akan hilang juga, sehingga ia tidak akan mendapatkan kucuran Dividen setiap tahunnya.


"Pangeran Alex!" seru gadis Elf cantik tiba-tiba muncul di belakang Alex, matanya biru dan berambut perak seperti Helena. "Yang Mulia Ratu menunggu Anda di tendanya.''


''Baik Ornella,'' sahut Alex langsung mengenali Putri Mahkota pengganti Helena tersebut.


Selama perjalan menuju tenda yang dihuni oleh Ratu Elf, keduanya tidak berbicara karena Alex tidak tahu topik apa yang cocok dibahas dengan gadis Elf cantik yang terlihat seperti putri malu yang hanya berbicara bila disapa lebih dulu tersebut.

__ADS_1


Karena Alex sangat populer, ia terus tersenyum ramah setiap kali disapa oleh para Pendekar berbagai macam Ras. Kalau di Dunia ini ada Kamera atau smartphone, maka mungkin ia akan terus diajak berselfie atau swafoto seperti selebrity terkenal.


''Hai, Pangeran!"


"Lama tak bertemu."


"Apakah Pangeran membawa Eva dan yang lainnya? Sudah lama Aku tidak makan makanan lezat Restoran Sarah, mungkin bila makan Ayam Betutu lagi maka Elemen Sihir Esku akan berevolusi lagi."


"Kalau Aku ingin makan Rendang dan Ayam Crispy.''


''Maaf mereka tidak ikut dan ... kalau kalian menangkap Monster Ikan raksasa, maka Aku akan memasaknya untuk kalian," sahut Alex tersenyum hangat. Namun, keduanya langsung menyilangkan kedua tangan, karena siapapun tidak akan berani berburu Monster ke lautan setelah mengetahui akan datang armada musuh berkekuatan besar yang kabarnya mampu meratakan suatu Kerjaan dalam sekejap.

__ADS_1


Alex langsung tertawa dengan reaksi kedua Pangeran tersebut, sementara ekspresi wajah Ornella tetap dingin seperti biasanya. Kemudian keduanya melangkahkan kaki menuju tenda Ratu Elf. Saat sampai di sana, Alex langsung meletakkan telapak tangan kanannya di dada dan menundukkan wajahnya.


"Masuklah!" seru Ratu Elf sebelum Alex menyapa lebih dulu. Dia langsung tersenyum hangat menatap menantunya itu. ''Bagaimana kabar Sarah, apakah ia sehat-sehat saja dan makannya tetap lahap, kan?" Ratu Elf bertanya dengan antusias dan ia tidak menanyakan kabar putrinya sendiri.


Helena yang sedang menjadi Kasir bersama Sarah di Restoran Sarah tiba-tiba bersin dan teringat dengan Ratu Elf. ''Kenapa Aku tiba-tiba teringat dengan Ibu? Apakah ia merindukan Aku?" gumamnya.


"Sarah sehat-sehat saja Yang Mulia Ratu ... malah walaupun sudah makan dengan porsi besar, ia tetap akan memasak Sarahmie lagi dan membeli jajanan lainnya. Ha-ha-ha ... Aku takut bocah itu akan menjadi bulat bila terus melanjutkan kebiasaan itu," sahut Alex menghela napas panjang.


Namun, Ratu Elf malah senang mendengarnya dan menyuruh Alex untuk tidak melarang Sarah melakukan kebiasaan yang menurutnya menggemaskan itu. Alex hanya dapat mengangguk setuju saja atau tidak berani membantah seruan ibu mertuanya itu dan hal itu juga yang dikatakan Lilia saat akan pulang ke Kota Ella, padahal saat ia masih kecil; para Pelayan istana selalu membatasi apa yang akan ia makan dan itu atas perintah Lilia.


"Apakah Kamu percaya dengan perkataan para Penyihir itu? Aku takut mereka sebenarnya tim mata-mata yang dikirim lebih dulu dan armada yang akan datang nanti adalah Pasukan utamanya, setelah menerima kode dari mereka ... Pasukan utama itu akan menghancurkan Kita sekaligus, karena mereka telah membuat Kita berkumpul pada satu titik yang membuat mereka tidak perlu menjelajahi Benua Grandland untuk menyerang semua Kerajaan satu persatu." Ratu Elf berkata dengan serius, senyuman di wajahnya juga telah memudar.

__ADS_1


"Awalnya Aku memikirkan hal itu juga, tetapi Sarah mengatakan mereka adalah orang baik, sehingga mau tak mau Aku harus mempercayainya," sahut Alex sembari menceritakan tentang gelembung energi sihir aneh yang masuk ke dalam tubuh Sarah saat perayaan ulang tahunnya dan ia juga mengungkapkan peristiwa tak terduga, di mana para Penyihir memanggil Sarah sebagai Penyihir Agung serta akan menuruti apa saja seruannya, bahkan mereka mau melakukan hal konyol tanpa malu bila itu adalah perintah dari Sarah.


Ratu Elf tidak menyangka peristiwa seperti itu akan terjadi pada cucunya, ia tentu sangat senang Sarah mengendalikan para Penyihir itu. Namun, saat teringat Ulrich mengatakan kalau Penyihir di Benua Vlorien adalah kelompok kecil yang ditindas oleh Kesatria Suci Kuil Matahari, ia langsung khawatir apakah mereka dapat melawan entitas yang kemungkinan besar lebih kuat dari Pasukan mayat hidup Mordor tersebut. Dia berharap tidak terjadi perang besar di Benua Grandland ini dan para pengikut Kuil Matahari itu hanya ingin berkunjung untuk menjalin hubungan baik dengan Benua Grandland saja.


__ADS_2