
”Karena semua utusan telah hadir di sini, maka Aku akan langsung ke poin utama agenda pertemuan ini saja,” kata Lord Michael dengan suara pelan, tetapi dapat terdengar oleh semua yang hadir di ruangan itu. “Kota Perdamaian ingin perjanjian damai diperpanjang dan Kita harus fokus menghadapi ancaman besar dari Mordor yang menjadi dalang yang ingin membangkitkan kembali Dewa Cthulhu!”
“Kerajaan Orc sangat mendukung perjanjian damai itu, tetapi militer Kekaisaran Hazel harus angkat kaki dari wilayah Selatan dan Utara kami!” seru Pangeran Mulg sembari menatap tajam Pangeran Pertama Kekaisaran Hazel.
Namun, Einar masih tersenyum tipis dan dengan santai berkata, ”Kenapa Kami harus angkat kaki dari wilayah yang aslinya adalah milik nenek moyang manusia, seharusnya kalian para Orc masih harus mengembalikan beberapa wilayah yang kalian rampas dari Kami Seratus tahun yang lalu.”
”Einarrrrr! Jangan ungkit masa lalu!” Pangeran Mulg berteriak keras. “Kalau manusia tidak meminta pertolongan kepada Kerajaan Naga, maka seluruh manusia sudah lenyap. Karena Kami menghormati perjanjian damai itu, Kami tidak pernah menyerang kalian setelah itu. Namun, apa balasan kalian? Kalian malah selalu berbuat rusuh di perbatasan!”
”Benar, kenapa Kerajaan Goblin kami juga diserang? Padahal kami tidak merampas wilayah kalian!” sela Pangeran Jonegoblle menggerutu.
Namun, Einar masih tetap tersenyum dan tidak peduli dengan keluhan Kedua Pangeran itu. Dia menoleh ke arah utusan Kerajaan Iblis yang tetap diam dan tidak menyuarakan keluhan mereka karena Kekaisaran Hazel juga menduduki salah satu Pulau milik mereka.
“Bagaimana dengan kalian?” tanya Einar pada Pangeran Kerajaan Iblis.
Pangeran Iblis itu menggelengkan kepala dan berkata, ”Kami akan memperpanjang perjanjian damai itu dan untuk Pulau itu... kalian ambil saja, anggap saja sebagai hadiah untuk kerakusan kalian atas wilayah orang lain.”
Einar mengangguk pelan dan tetap tersenyum tipis walaupun ia tahu Pangeran Iblis itu sedang mengolok-olok Kekaisaran Hazel. Namun, itu tidak masalah baginya, buat apa ia marah; setelah Kerajaan Orc takluk pada Kekaisaran Hazel, maka berikutnya giliran Kerajaan Iblis yang akan dihancurkan oleh Pasukannya.
“Apakah Kekaisaran Hazel ingin melawan seluruh Benua Grandland?” Pangeran Gray Peddragon ikut buka suara, karena merasa Einar sangat sombong dan penasaran apakah Kekaisaran Hazel juga menargetkan Kerajaan Naganya.
Einar menggelengkan kepala dan berkata, “Mana mungkin Kami berani melawan seluruh Benua Grandland.”
__ADS_1
”Lantas kenapa Kekaisaran Hazel menyerbu Kerajaan tetangga kalian?” tanya Pangeran Gray Peddragon lagi.
“Bukankah dari awal kutekankan, Kekaisaran Hazel hanya mengambil kembali tanah nenek moyang manusia dan buktinya Kami tidak menyerang Hutan Abadi,” sahut Einar sembari menoleh ke arah utusan Kerajaan Hutan Abadi. ”Justru Kami membantu Hutan Abadi memotong jalur bantuan Kerajaan Orc, bukankah begitu tuan Putri Mahkota Ornella Aebella?”
Putri Mahkota pengganti Helena itu langsung mengangguk kepala. Kalau saja Kekaisaran Hazel tidak menyerang Kerajaan Orc, kemungkinan besar Hutan Abadi akan ditaklukkan oleh Kerajaan Orc dan Kerajaan Goblin.
“Tapi tetap saja, Hutan Abadi akan bersikap netral sesuai titah Yang Mulia Ratu Elf dan tentu saja Hutan Abadi setuju dengan perjanjian damai serta akan ikut membantu melawan pengikut Dewa Cthulhu,” kata Ornella Aebella sembari melirik ke arah Alex dan sesaat kemudian tatapannya kembali ke arah Einar.
Alex tentu bingung, kenapa Elf cantik itu menoleh ke arahnya; seolah-olah ada pesan tersirat yang ingin ia sampaikan.
Lord Michael menarik napas dalam-dalam, setelah mendengar jawaban dari Pangeran Pertama Kekaisaran Hazel itu, maka perjanjian damai ini tidak akan dapat diperpanjang lagi.
Walaupun Kerajaan Atlantis tinggal di bawah laut, para Duyung tidak pernah keluar dari wilayah Kerajaan Atlantis.
Nenek moyang Duyung menceritakan kalau di kedalaman Samudera banyak mahkluk laut yang ganas dan berukuran jauh lebih besar yang tidak dapat mereka kalahkan.
Wilayah Kerajaan Atlantis tidak dapat dimasuki mahkluk-mahkluk lautan dari Samudera itu karena ada Perisai yang membentang di bagian luar Kerajaan mereka, hal itu juga yang menyebabkan Benua Grandland tidak pernah diinvasi entitas asing kecuali Dewa Cthulhu.
Einar terdiam sejenak dan menghela napas panjang. ”Tetap saja Aku tidak dapat membuat keputusan, karena Kaisar hanya menyetujui rencana melawan pengikut Dewa Cthulhu dan bukan menyetujui perjanjian damai.”
Para Utusan berbagai Kerajaan mulai berdiskusi dan mereka juga tidak dapat membuat keputusan bila perjanjian damai tidak diperpanjang, padahal kebanyakan dari mereka mengira perjanjian damai akan diperpanjang. Namun, siapa sangka Kekaisaran Hazel sepertinya ingin menjadi tokoh antagonis yang akan melawan seluruh Benua Grandland.
__ADS_1
”Keputusan apa yang kalian ambil, Lord Michael?” tanya Pangeran Gray Peddragon.
Lord Michael menghela napas panjang, karena ia juga Ras Manusia; tidak mungkin ia menyarankan kepada seluruh Kerajaan di Benua Grandland bersatu melawan Kekaisaran Hazel.
Saat para Manusia dibantai oleh Ras lain, ia yakin Alex pasti akan berbalik melawan Ras lain karena ia juga Manusia. Sebenarnya masalah ini mudah diatasi bila semua Kerajaan mengembalikan wilayah yang dimiliki oleh nenek moyang manusia, tetapi semua Kerajaan pasti akan menolak hal itu.
”Kota Perdamaian akan fokus menghadapi bahaya dari pengikut Dewa Cthulhu dan Kami tidak memiliki Kekuatan menekan Kekaisaran Hazel agar memperpanjang perjanjian damai,” sahut Lord Michael.
Pangeran Gray Peddragon mengangguk kepala dan berkata, ”Yang Mulia Raja Naga berpesan padaku bila perjanjian damai tidak dapat diperpanjang, maka Kerajaan Naga bersedia membentuk aliansi dengan Kerajaan yang belum diserang oleh Kekaisaran Hazel.”
Utusan Kerajaan Orc, Goblin, dan Kerajaan Iblis sangat kecewa mendengarnya, karena mereka tidak akan dapat bergabung dengan aliansi itu sehingga mereka terpaksa melawan Kekaisaran Hazel sendirian.
”Tujuan aliansi itu sederhana saja, saling membantu bila Kekaisaran Hazel menyerang salah satu anggota aliansi,” kata Gray Peddragon sembari menoleh ke arah Einar yang tetap tersenyum tipis.
Setelah Gray Peddragon mengatakan hal itu, Kerajaan-kerajaan yang tidak berkonflik dengan Kekaisaran Hazel segera mengajukan diri bergabung dengan aliansi bentukan Kerajaan Naga yang merupakan Ras terkuat di Benua Grandland tersebut.
Sementara itu, Utusan Kerajaan Orc diam-diam menghubungi utusan Kerajaan Iblis untuk membentuk aliansi juga melawan Kekaisaran Hazel.
Kerajaan Orc berharap dengan Tiga Kerajaan bersatu melawan Kekaisaran Hazel maka Kekaisaran Hazel akan kewalahan.
Alex hanya terdiam saja memperhatikan para utusan sedang berdiskusi, sejak awal ia tidak menyuarakan pendapatnya karena ia seperti Lord Michael, ia juga bingung harus memihak yang mana. Ayah, ibunya, teman-temannya serta keluarga dari Legiun Baratnya tinggal di Kekaisaran Hazel, tidak mungkin ia membiarkan mereka menderita bila Perang Rasial meletus lagi.
__ADS_1