Sikembar Sang Penguasa 2

Sikembar Sang Penguasa 2
nonton balap motor


__ADS_3

Nova langsung masuk ke kamar mandi gosok gigi dan cuci muka lalu kembali ke ranjangnya langsung memejamkan mata karna terlalu lelah.


di kamar Dylan dan Shindy


"mas ngomong apa tadi sama Keyzo? " tanya Shindy


"masalah perlombaan balap motornya". jawab Dylan


"waah... aku mau nonton". pekik Shindy dengan heboh


Dylan menautkan alisnya.


"kamu ngga takut dalam bahaya sayang? kejadian kemarin tidak membuatmu takut? hmm? ".


Shindy menggeleng kepalanya.


"aku ngga takut mas! bukankah ada Rilly dan juga topeng wajahku? aku akan pakai itu saat nonton Keyzo"


"yakin? ". tanya Dylan masih belum yakin membiarkan Shindy keliaran di luar sana


"sangat yakin mas! aku akan jaga diri dan pastinya aku akan selalu membawa Rilly".


Dylan menarik nafas berat.


"tidak bisakah kamu di rumah saja? "


"mas!! " rengek Shindy


"buat Novel Online aku yang baru harus ada nambah couple baru aku mau nambah kisah keren Keyzo! apa kelebihan Keyzo mas? ".


Dylan menjawab "Balap? menguasai ilmu beladiriku, granfa dan daddy walau masing-masing hanya 70% tapi itu sudah bagus dan dia juga menguasai detak jantung bom".


"menguasai detak jantung bom maksudnya bagaimana mas? ". tanya Shindy


"artinya dia penjinak bom dan dia bisa merakit bom". jelas Dylan


Shindy menganga lebar.


"Nova? Nova Mas? "


"dia menguasai IT dan ilmu beladiri ". jawab Dylan


"IT? ". beo Shindy


"hmm... kamu tau peretas handal bernama KO? " tanya Dylan


"tau.. tau.. aku tau peretas itu? saat aku bekerja di kota ku dulu hampir setiap saat boss aku ngeluh ingin menyewa KO untuk memberantas orang yang menghack komputer mereka tapi tidak ada yang tau siapa KO sebenarnya"


Dylan tersenyum miring.


"dialah KO"


Shindy tersedak salivanya sendiri hingga terbatuk-batuk Dylan malah memberikan susu kotak ke Shindy dan lucunya Shindy meminumnya sampai habis.


"KO mas? Nova itu KO? " tanya Shindy tak percaya dengan bibir yang sudah melepotan susu coklat


Dylan mendekat lalu mengem*t bibir Shindy,


"mas ". rengek Shindy belum terima ceritanya di gantung.

__ADS_1


"iya dia KO " jawab Dylan mengetuk kening Shindy hanya sekedar mengetuk saja bukan menyentil.


"Astagah...! dia KO? KO? luar biasa ternyata sosok keluarga Melviano sangat menakjubkan " gumam Shindy menggeleng-geleng takjub kepalanya.


"lalu Kaisha apa mas? ". tanya Shindy


"Shindy suka suaranya jadi dia seorang penerjemah bahasa drama negara asing yang sedang populer dan naik daun dan dia juga suka menyanyi ".


"waah... hanya Kaisha yang tampak normal ". gumam Shindy mengangguk-ngangguk setuju kesenangan Kaisha.


"jadi aku tidak normal? " tanya Dylan


Shindy tertawa pelan.


"bukan mas! aku suka kamu yang tidak normal aku juga mau tidak normal sepertimu"


Dylan mengacak rambut Shindy. "kamu sangat pandai memutar kata-kata hingga aku ngga bisa marah"


Shindy menyeringai lebar.


"udah cepat tidur". ajak Dylan memeluk Shindy seperti biasa.


Shindy memejamkan matanya di pelukan Dylan,


.


.


hari ini Shindy dan Rilly ikut menonton aksi Keyzo di tempat balapan motor.


"apa semua akan baik-baik saja Nona? ".


tanya Rilly pelan


"oke.. Kikan". senyum lebar Rilly


Shindy menebarkan senyum manisnya lalu kembali ke arah depan, "wajah Keyzo bagus ya? kenapa Keyzo menutupi mata aslinya yang sangat cantik berwarna biru laut". bisik Shindy di telinga Rilly.


"mungkin karna hanya ingin melindungi dirinya Kikan". jawab Rilly senatural mungkin


"iya juga". Shindy tidak jadi mempermasalahkannya.


Shindy mengedarkan pandangannya dan tak menemukan hal yang mencurigakan sepertinya tidak ada yang tau dirinya adalah Shindy sartika istri Dylan Mahardika Melviano karna memakai topeng wajahnya itu.


Shindy terkejut melihat Kinan ada di tempat ini juga dengan pakaian tomboinya terlihat begitu menarik mata pria yang menonton balapan motor.


"semangat Key... semangat...!! ". teriak Kinan yang paling heboh hingga semua mata tertuju pada Kinan.


Keyzo melihat ke arah Kinan dan hanya tersenyum tipis, ia dekat dengan Kinan tapi hanya sebatas kakak dan adik sedangkan Kinan suka sekali dengan Bagus.


"dia suka sekali datang ke acaramu Key..! apa dia kekasihmu? " tanya teman Keyzo


"tidak..! dia adik iparku yang lain". jawab Keyzo santai


"banyak sekali adik iparmu". celutuk teman Keyzo yang lainnya.


"hmm.. kami keluarga besar". jawab Keyzo apa adanya.


bendera pun di kibarkan sorak semangat penonton mulai terdengar heboh dan Shindy melompat-lompat senang menyemangati Key (nama samaran Keyzo)

__ADS_1


"Key.. semangat Key... yuhuuuuuh... ahahaha... semangat... ". teriak Shindy dengan girang Rilly hanya diam menonton aksi itu tapi dirinya masih bisa fokus menjaga Shindy walaupun sudah menyamar tetap saja dirinya merasa takut.


.


Keyzo memenangkan perlombaan lagi dan mendapatkan piala emas sang juara begitu juga mendalinya


"mas Dylan juga punya piala dunia dalam ajang adu kekuatan antar negara ! waah... satu lemari sampai penuh beserta piagamnya juga". batin Shindy teringat lemari kaca milik suaminya di ruang ganti banyak piala Dylan disana.


"selamat buat pemenang kita Key sang pembalap yang belum terkalahkan oleh siapapun". teriak MC pria dengan heboh


di sambut tepuk tangan meriah semua orang, Kinan mendekati Keyzo lalu memeluknya hingga semua perempuan menjerit histeris mereka tau sosok Kinan selalu hadir di perlombaan Key tapi tidak tau hubungan mereka apa dan Key tidak pernah mengatakan apapun pada media.


Shindy juga mendekati Keyzo.


"selamat ya Key..kakak senang sekali melihatmu secara langsung jadi juara nya"


Keyzo memeluk Shindy. "terimakasih kakak ipar" bisik Keyzo


"Key? siapa kakak ini? ". tanya Kinan penasaran tapi masih terlihat ramah


"kakak iparku". bisik Keyzo di telinga Kinan


Kinan membekap mulutnya sendiri lalu berbisik ke Keyzo. "kakak iparmu cuma 1 yaitu Nona Shindy juga aku calon adik iparmu ? lalu kakak ipar yang kamu maksud istrinya tuan muda? ".


"yap.. ". jawab Keyzo


Kinan tersenyum kikuk ke Shindy yang tersenyum lebar


"jaga rahasia ya? " kata Shindy dengan gerakan bibirnya saja.


Kinan tersenyum dan tentu mengiyakan apa yang Shindy perintahkan, Keyzo di kelilingi 3 gadis cantik pikir teman-teman Keyzo yang agak jauh dari posisi Keyzo saat ini..


Shindy terlihat masih muda dengan topeng wajahnya yang imut juga menggemaskan.


.


.


Shindy dan Rilly makan di pinggir jalan tempat makan yang sedang populer di jalanan.


"enak kan Ly? " goda Shindy


"iya Kikan..! sangat enak". senyum lebar Rilly


"aku panggil Lyli aja ya Ly? "


"iya Kikan! asalkan jangan Leo atau lilin saja". canda Rilly


Shindy tertawa lebar, mereka makan dengan tenang tanpa ada gangguan sedikitpun jujur Shindy sangat nyaman dengan situasinya yang tidak dikenal orang lain tapi tak bisa di pungkiri Shindy lebih suka wajahnya sendiri tanpa di tutup-tutupi namun demi kebaikannya sendiri Shindy rela memakai topeng wajah yang membentuk wajah cantiknya jadi gadis imut yang tidak terlalu cantik.


.


.


.


Waah.. aman deh Shindy tapi emang nggak enak wajah sendiri di tutup-tutupi kalau Shindy keluar tanpa topeng wajah ada aja masalahnya.. hahaha.. Esok lagi Sayangku... jangan lupa like, koment, dan Favoritkan Novel Othor ya?? hihihi..


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2